Sabtu, 26 Desember 2015

Bubur Sumsum-Campur Muslimat

 

Pagi ini, Jombang City Guide mampir ke lapak bubur sumsum ala Bu Susiati. Lapak bubur Bu Susiati ini, buka setiap pagi mulai pukul 05.30, dan biasanya habis sekitar pukul 08.30 WIB.


Lapak bubur sumsum ini digelar di samping RSAB Muslimat Jombang yang merupakan rumah sakit favorit, jujugan warga Jombang apabila akan bersalin atau anaknya sakit.



Nah, Jombang City Guide yang sedang antri untuk konsultasi laktasi di Klinik Laktasi rumah sakit yang dulunya namanya BKIA Muslimat Jombang ini kengangguren dan akhirnya beli bubur sumsum bu susiati. Syukur deh, meski agak siangan masih kebagian. Hhehhe...

Sumsum

Mutiara

Agar-Agar Alias Gudir
 
Ketan Hitam
Bubur sumsum ini terdiri dari sumsum putih (tentu saja, sesuai namanya), godir alias puding agar-agar yang biasanya hijau, dawet, ketan hitam, santan, mutiara dan gula merah. Waaah enaknya..

Gula Merah Cair

Santam Segar

Selain nikmat dikonsumsi sebagai jajanan, bubur ini juga cocok dikonsumsi oleh orang yang sedang sakit. Terutama anak-anak apalagi yang sedang sakit dan rewel makannya, karena warnanya yang beragam dan rasanya yang manis.

Beli Buat Yang Di Rumah Lagi Sakit


Jadi kalau Bu Susiati buka lapak bubur campur ini di samping RS yang juga dimana Jombang City Guide dulu lahir, ya cocok sekali. Karena pangsa pasarnya dekat. Hehhehe.... Bahkan tak jarang banyak pembeli yang memang tidak sedang rawat inap di RSAB Muslimat, tapi anggota keluarganya sakit, membeli bubur di sini.

Take Away Cup

Bubur sumsum ini, bisa dibungkus untuk dibawa pulang dengan kemasan gelas plastik. Sedangkan saya, yang masih nunggu antrian di klinik laktasi, memilih untuk makan di tempat karena sudah gak sabar untuk menikmatinya.


Ayo warga Jombang, kalau pengen bubur sumsum campur ini monggo mampir ke lapak bubur Bu Susiati di samping BKIA Muslimat yaa...

Di dekat RSAB Muslimat Jombang

Bubur Sumsum Campur Bu Susiati
Jl. Urip Sumoharjo
Samping BKIA Muslimat, dekat Resto Padang
Buka setiap hari

pukul 05.30-08.30

Minggu, 08 November 2015

Sate Kambing dan Gule Pak Tolabi Tugu


“Kamu tau Masjid Tugu? Kamu lihat di seberang selatannya, tepat di depan masjid ada  warung sate di pojok tikungan. Memang tempatnya kecil dan terkesan kurang nyaman, tapi soal rasa gak pernah bohong. Di situ warung Sate Pak Tolabi. Daging satenya besar dan gulenya paling cocok dengan seleraku,”- Sandy Tabah Setiawan -


Kalimat diatas adalah untaian kata yang diucapkan kawan Jombang City Guide saat membahas tentang beberapa legenda kuliner unggulan kebanggaan Jombang yang salah satunya tentang Sate dan Gule Kambing Pak Tolabi di Perempatan Tugu.


Kaos Sego Kikil by Kaos Abangidjio

Ya, memang Sate Kambing Pak Tolabi di perempatan tugu merupakan salah satu legenda kuliner Jombang yang sudah berdiri sejak tahun 1945. Dulunya Pak Tolabi-lah yang menggawangi warung Sate ini. Seiring dengan perkembangan zaman, usaha makanan ini kemudian diwariskan anak dan cucunya, dan kini dikelola oleh cucu Pak Tolabi.


Tawa Bu Titin Bersama Sate Kambing Pak Tolabi Kebanggaan Jombang

Bu Titin, yang setiap harinya melayani pelanggan setia Pak Tolabi merupakan istri dari cucu Pak Tolabi yang kini membantu mengelola warung sate dan gule ini. Dengan ramah, Bu Titin meramu dan menyajikan porsi demi porsi sate dan gule yang dipesan para andokers setia. Berada di perempatan tugu, tepatnya di seberang Masjid Tugu tepat di pojok tikungan Jalan Urip Sumoharjo dan jalan Wahid Hasyim, warung ini buka setiap hari mulai pukul 14.00 sampai habis.

Mengipas Sate

Selalu Ramai
Bu Titin mengisahkan, bahwa dulunya warung sate ini memiliki lokasi yang lebar, namun karena adanya pelebaran jalan, sehingga ruangan yang tersedia dalam warung sate ini makin sempit. Namun, meski tempatnya sangat sempit dan berada di tikungan yang sangat ramai, tempat ini tidak pernah sepi dan selalu ramai dikunjungi para Andokers setia.


Jangan kaget bila belum petang namun warung ini sudah tutup karena sold out, sebab Sate dan Gule Kambing Pak Tolabi ini memang selalu ramai dikunjungi pelanggan setianya, meski pasokan sate dan gule sudah ditambah sedemikian rupa. Berkali-kali Jombang City Guide mampir kemari, namun keberuntungan yang diberikan Allah masih sebatas menikmati Sate Kambingnya, belum sempat menikmati gulenya. Gulenya masih ada, tapi sisa kuahnya thok… T______T Datangnya kurang siang sih…..


Warung Sate dan Gule ini buka setiap hari, namun bila kelelahan atau kehabisan stok karena ada pesanan, biasanya warung ini rehat tidak buka dulu. Sate dan Gule Kambing Pak Tolabi ini memang menerima order untuk berbagai acara, termasuk aqiqah yang biasanya menggunakan kambing sebagai menu makanan. Jadi bila Anda melintas di depan warung ini pukul 03.00 sore tapi belum juga buka, mungkin Anda harus mengurungkan niat untuk menikmati Sate dan Gule kambing ini hingga esok. Hehehhe…….


Warung Sate dan Gule Kambing ini, melengkapi khazanah kuliner Kota Santri Jombang BERIMAN yang juga memiliki legenda kuliner Sate dan Gule Kambing sejenis yaitu Sate dan Gule Kambing Pak Slamet Ringin Conthong yang telah Jombang City Guide bahas sebelumnya.

Harus Tetap Bersyukur Meski Kehabisan Gule *nangismbatin*
Ayo-ayo, monggo mampir ke sini.
Jangan kemaleman ya, nanti kehabisan kayak Jombang City Guide yang selalu kehabisan gule….. T_______T


Warung Sate dan Gule Kambing Pak Tolabi Perempatan Tugu
Seberang Masjid Tugu
Pojok Tikungan Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Wahid Hasyim
0321-862005
081-332 7572 95
Buka setiap hari
Pukul 14.00 - Habis

Menerima pesanan untuk acara

Sabtu, 07 November 2015

RCTV, Tivine Wong Jombang

Jombang sekarang punya stasiun tv lokal sendiri lho, judulnya RCTV, kependekan dari Ringin Conthong TV.


Seperti yang kita ketahui ringin contong adalah ikon kota santri jombang beriman. Namun yang dijadikan lambang bukannya ringin conthongnya, tapi monumen menara airnya.

Nah, sinyal tv njombangan ini bisa dicari di sebelum sinyal transtv saat search di manual tuning. Setelah sempat kesamber bledhek, pemancar rctv kini katanya berdiri kokoh di wonosalam, sehingga daya pancarnya bisa ditangkap lebih baik dari sebelumnya.

Kantor rctv bisa 'digrebreg' di samping kantor kecamatan jombang, di gang kecamatan Nomor 12.

Sayangnya nama RCTV ini sudah ada kembarannya yang eksis di cirebon. Jadi bila kita search di google, maka akan menemukan nama tv yang sama di kota kesultanan jawa barat itu. Yah... apa boleh baut ya. Setudaknya bersama stannic tv mojoagung, dunia broadcasting jombang sudah lumayan lebih bertaji dari sebelumnya.

Liputan lengkapnya mungkin jombang city guide akan bahas lebih lanjut di kesempatan selanjutnya.

Masalahnya, apa yang salah dengan warna merah ya, sehingga hanya dapat bagian terlalu sedikit dalam logo? RCTV itu Jombang kan ya???

Jumat, 16 Oktober 2015

Save PSID dJombang


Masih sangat melekat di ingatan Jombang City Guide, salah satu sahabat terdekat bercerita bahwa ayahnya (yang kini sudah almarhum) adalah salah seorang pemain PSID kebanggaan Jombang. Dulunya, setiap pulang bertanding maupun berlatih, bau balsem untuk otot semerbak memenuhi seluruh ruangan di rumahnya di Jalan Sam Ratulangi. Ini disebabkan, kaki dan sekujur tubuh Sang Ayah yang memar-memar akibat bertanding. Ibu, kawan saya dan saudara-saudaranya 'bahu-membahu' membalsem badan Sang Ayah. Woow… memang benar-benar atlet ya..

Senin, 05 Oktober 2015

Warung Nasi Lodeh Mbok Semah - Satlantas

Lodeh Mbok Semah

Bila sebelumnya Jombang City Guide sudah membahas tentang Lodeh yang dijadikan es oleh Pak Seger, kali ini liputan mengarah pada Nasi Lodehnya. Lodeh adalah makanan yang terbuat dari olahan tewel. Dan Jombang punya jujugan wisata kuliner Nasi Lodeh yang tersembunyi di pelosok desa, yang disajikan di Warung Lodeh Mbok Semah.

Jumat, 25 September 2015

Soto Dhog Pak Mas'ud Stadion Merdeka


Soto Dhog Stadion Merdeka adalah salah satu Soto Dhog di Kota Santri Jombang BERIMAN. Digawangi oleh Pak Mas’ud sejak tahun 1985, Soto Dhog ini berjualan setiap sore di Stadion Merdeka Jombang. Buka Sejak pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB, Soto Dhog ini setia menanti pelanggannya. Dulunya, soto ini buka di depan Stadion Merdeka. Namun karena renovasi dan berbagai sebab, akhirnya berpindah-pindah di beberapa tempat di dekat stadion, hingga akhirnya menetap di salah satu stan Stadion Merdeka yang bernuansa JNS kini. 

Minggu, 06 September 2015

Pawai Budaya Jombang 2015


Pawai Budaya Jombang 2015 telah selesai digelar pada tanggal 5 September kemarin. Sebenarnya event tahunan ini diselenggarakan pada bulan agustus, untuk perayaan hari kemerdekaan Indonesia.


Rabu, 12 Agustus 2015

Gerdu Papak : Mini Arc de Triomphe de Jombang




Gerdu Papak adalah sebuah gardu kuno yang ada di Parimono, Jombang. Gardu ini disebuk Papak karena bentuknya yang ‘papak’ atau lurus, tanpa lengkungan dalam bahasa jawa. Hal ini benar adanya karena Gerdu Papak berbentuk lurus seperti kotak balok.

Senin, 10 Agustus 2015

Rawon Rosobo Mojoagung

Rawon Rosobo - The Javanese Black Soup

Kalau bicara rawon enak yang ada di Jombang, mungkin ada dua yang jadi unggulan. The Javanese Black Soup ala Jombang yaitu Rawon Pas dan Rawon Rosobo, yang keduanya bertempat di Mojoagung. Bisa dibilang bersama Mie Pak Potro, dua rawon enak ini menjadi kuliner kebanggaan perwakilan Mojoagung.

Senin, 27 Juli 2015

Sirene 'Seruling' Penanda Buka Puasa Peninggalan Belanda

Di Bulan Ramadhan ada tradisi unik yang terjaga di Jombang sejak abad ke-18. Selain muncul tradisi baru berupa Bazaar Ramadhan yang hanya ada di bulan puasa yang bikin kalap itu, ada seruling berupa sirine penanda buka dan imsak selama bulan puasa.


Sirine ini lebih dikenal sebagai seruling oleh masyarakat Jombang, dimana lidah Jawa akhirnya menyebutnya menjadi suling. Seruling yang berupa sirine ini akan berbunyi saat waktu imsak dan buka puasa tiba sepanjang bulan Ramadhan.

Minggu, 12 Juli 2015

Bubur Srunthul Sidobayan ala Pak Toni



Waktu Jombang City Guide masih SD, Ada bubur seruntul nikmat yang mangkal di dekat Sungai Sidobayan. Rupanya, bubur serunthul yang nikmat itu digawangi oleh Pak Toni, yang sampai sekarang masih setia mangkal di samping Kali Sidobayan Jalan Gus Dur.



Rabu, 17 Juni 2015

Soto Nglaban : Cak Har Lamongan Kalahh


Selain ada Soto Ayam Gang Buntu yang cepet habis itu, ada lagi soto ayam andalan Jombang yang melegenda nikmatnya. Hyaaaayyy............. sedikit berlebihan memang Jombang City Guide menyebutnya... Tapi... ampun deh... enak puooooll!

Selasa, 05 Mei 2015

Melihat Pohon Gharqad dari Dekat

Boxthorn - Gojiberry - Christmasberry

Di ex –Guest house samping Food Court Ringin Conthong, ada tanaman yang lucu yang buahnya merah pentul-pentul. Tanaman berbuah unik ini dijadikan pagar hidup di ex-guest house Jombang, dan Jombang City Guide belum pernah menemui tanaman yang seperti itu. Menurut penuturan Ibu Erlina yang merupakan penjaga rumah, ini adalah tanaman yang kerap dijadikan hiasan natal, atau disebut Christmas Berry.


Rangkaian Christmasberry untuk Natal

Sabtu, 02 Mei 2015

Pethulo Klanting Stadion Merdeka


Menurut Wikipedia, Klanting adalah salah satu cemilan tradisional Jawa. Klanting terbuat dari tepung jagung, menjadikan tekstur makanan ini seperti karet mirip agar-agar. Warna klanting dapat bermacam-macam, termasuk merah dan hijau. Makanan ini sebenarnya hambar namun menjadi nikmat dan manis karena ditaburi bubuhan parutan kelapa dan siraman gula merah. Makanan ini sering dijumpai di pasar-pasar tradisional.

Minggu, 12 April 2015

Tahu Pong Gloria : Asli Made in JOMBANG


Tahu memang lebih identik dengan Kota Kediri. Ada tahu kuning, tahu pong, tahu takwa, dan lain sebagainya. Namun, bukan berarti Jombang Kota Santri tidak punya tahu andalan yang juga tidak kalah enak dengan tahu pong Kediri.

Kamis, 12 Februari 2015

Pecel Petra ala Mak Nah



Selain Pecel Pintjoek Bu Djiah dan Pecel Merah Kebon Rojo, Jombang juga punya sajian kuliner pecel unggulan lainnya. Adalah Pecel Pincuk Mak Nah yang berada di salah satu emperan trotoar Jalan Profesor Buya Hamka. Pecel ini mangkal dekat sekolah Kristen Petra, sehingga Pecel Mak Nah ini jadi sering disebut Pecel Petra. Setiap hari setiap pagi kira-kira pukul setengah enam pagi, Mak Nah dan putrinya bersiap dan sudah dikerubuti pelanggan yang ganas. Hehhehe… *Lapar maksudnya…. Kruyuk-kruyuk….


Senin, 05 Januari 2015

Road to Kedung Cinet Adventure Forest : Jombang Secret Canyon

Kedung Cinet : Jombang Mini Canyon

Jadi ini merupakan lanjutan penasarannya Jombang City Guide dan para pembaca semuanya mengenai The Secret Canyon Kedung Cinet Pojok Klitih Jombang. Kedung Cinet adalah bentuk mini dari Green Canyon dan Grand Canyon yang terdapat di Jombang.
  
 Tebing Karang yang sangat runcing
foto diambil dari Grup Facebook Seputar Jombang dan Info Terkini

Alhamdulillah Jombang City Guide bisa menjadi salah satu oknum yang menggelitik keingintahuan para adventurer sekalian mengenai ngarai mini yang tersembunyi di ujung Kota Santri Jombang BERIMAN.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...