Kamis, 12 Desember 2013

Pecel Kebon Rojo : Merahnya Raja Pecel, Lauknya Juara

Pecel Kebon Rojo : Bumbunya Merah

Warung Pecel Kebon Rojo, begitulah namanya. Bertempat di Jalan Wahidin Sudiro Husodo 12, sangat dekat dengan Kebon Rojo, Warung Pecel Kebon Rojo ini buka setiap pagi (buta!) pukul 04.00 WIB dan tutup pukul 14.00 WIB. Salutnya, pecel ini libur selama Ramadhan. Wajarlah, mungkin Ibu Purwati pemilik warung pecel ini ingin berkonsentrasi untuk beribadah dan tidak ingin menjual makanan di siang hari selama Ramadhan, karena hukumnya haram.

Rabu, 04 Desember 2013

Jombang Car Free Day


Tak mau kalah dengan kota besar yang menghelat Car Free Day, Jombang pun mengadakan acara bebas kendaraan bermotor ini di Jalan Wahid Hasyim yang dimulai dari Menara Air Ringin Conthong. Sepanjang Jalan Wahid Hasyim ditutup dan dijaga oleh aparat kepolisian, mulai pukul 05.30 WIB sampai 08.30 WIB.


Jombang City Guide berkesempatan hadir dan
mengambil gambar di momen mingguan warga Jombang ini.



Kamis, 14 November 2013

Barisan Es Degan Kombinasi : Duren + Leci + Avokad


Di awal era 2000-an, ada sebuah rombong Es Degan yang ‘ngiter’ di sekitar Ringin Conthong. Setiap pulang sekolah, saya selalu menemukan rombong tersebut. Rombong Es Degan itu berwarna biru, istimewanya es kelapa muda itu dilengkapi buah alpukat* di dalamnya. Wow... Seperti penjual yang bermoral pada umumnya, rombong es degan apukat* itu pun ‘menghilang’ selama Ramadhan. Namun sayangnya pasca bulan Ramadhan, saya tidak lagi menemukan Pak Es Degan Rombong Biru itu..... Sampai detik ini saya tidak tau kemana Bapak penjualnya pergi....


Es Degan, atau yang sering disebut Es Kelapa Muda bagi pengucap bahasa non-Jawa, saat ini menjadi makanan baru khas Jombang. Ramainya jalan Merdeka, mengundang masyarakat Jombang yang kreatif untuk membuka rombong jualan Es Degan yang populer. Maraknya rombong es degan kemudian menjadi tren dan wisata kuliner baru yang ada di Jombang. Semakin banyak rombong es degan yang menjual es kelapa muda unik di Kota Santri. Mereka bahkan memiliki ciri khas sendiri; hampir semua rombong es degan berwarna hijau dan merah, melambangkan kota Jombang yang diwakili oleh warna ‘ijo lan abang’.



Senin, 04 November 2013

Candi Pundong : Candi 'Berkotak Hitam'


Candi Pundong merupakan salah satu candi yang tersisa di Jombang. Lokasinya tak jauh dari Watugaluh, yang dulunya merupakan ibukota kerajaan yang didirikan Mpu Sindok di Jombang.

Foto Lawas Candi Pundong

Senin, 28 Oktober 2013

Komunitas Sugar Glider Jombang

Saat ini, di Jombang banyak sekali komunitas yang sedang tumbuh. Komunitas sepeda biasa berkumpul di Ringin Conthong, komunitas lain berkumpul di Pasar Buah Jombang. Ada pula komunitas reptil yang sering mengadakan pertemuan di Alun-Alun Jombang.

Nah, kini, sudah ada komunitas SugarGlider Jombang. Komunitas ini 'diawali' oleh Anggi Rahmat Zulfikar dan Iva Aminatus Solihah. Dua orang ini adalah arek nJombang yang juga anggota dari Komunitas Sugar Glider Surabaya. Secara teknis komunitas Sugar Glider Jombang ini, awalnya beranggotakan dua orang yang juga menghirup hawa Jombang, namun dengan berkembangnya waktu, mulai banyak anggotanya. Hingga kini, masih terbuka keanggotaan komunitas ini.

Rabu, 16 Oktober 2013

Rainbow Noodle : Mie Pelangi Yoim Aneka Warna


Sekali lagi, Jombang City Guide katakan, Kota Santri Jombang BERIMAN memang belum pernah memiliki makanan khas seperti Gudeg dari Jogja, Tahu Sumedang dari Sumedang, Tahu Pong dari Kediri, maupun makanan legendaris lainnya. Kalau ada pun, itu adalah Soto Daging yang lebih sering disebut Soto Dhog, karena bunyi Dhog! penjualnya saat meletakkan botol kecapnya. Kota Santri ini terllu damai, sehingga warganya masih tetap damai dengan makanan-makanan yang tersedia di Jombang.


Minggu, 08 September 2013

Petjel Pintjoek Bu Djiah Djombang

Petjel Pintjoek Bu Djiah

Banyak Nasi Pecel yang enak dijual di Jombang, Pecel Petra Mak Nah, Pecel Merah Kebon Rojo, dan Pecel Bu Djiah. Kali ini, Jombang City Guide akan membahas tentang salah satu dari nasi pecel pincuk yang enak itu, yaitu Petjel Pintjoek Bu Djiah. Nasi Pecel Pincuk Bu Djiah yang kini membuka warung nasinya di salah satu ruko di Jalan Wahid Hasyim Jombang.

Pecel Pincuk Bu Djiah Djombang

Selasa, 03 September 2013

Rumah Kuno di Jln. Achmad Yani


Di tengah Kota Santri Jombang BERIMAN, sudah jarang bangunan era kolonial yang tersisa terutama di tengah kota. Seiring dengan perkembangan zaman, bangunan lama makin tergerus digantikan oleh bangunan-bangunan yang desainnya cenderung untuk mendukung roda perekonomian.

Jumat, 16 Agustus 2013

Festival Zakat Becak 2013


Alhamdulillah, Festival Zakat Becak Jombang 2013 kemarin berjalan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya. Dibuka oleh duo Muslim Drum Band dan dimeriahkan oleh Spongebob dan Tiger, pembagian zakat becak berlangsung tertib.

Kamis, 15 Agustus 2013

Duo Drum Band Membuka Festival Zakat Becak 2013


Setiap tahun, dua hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, Jalan Merdeka yang kini bernama Jalan Gus Dur di Jombang menjadi penuh sesak. Bahkan, bila saking sesaknya, polisi yang bertugas kadang menutup jalan masuk Jalan Gus Dur ini, untuk mengurangi kemacetan.

Kamis, 01 Agustus 2013

Bakso Vava : Bakso RakVaVa

  

Jombang juga punya bakso yang berukuran besar. Meski tidak sebesar bola Volley, tapi setidaknya sudah menyamai besar bola Tenis. Dibanding bakso pada umumnya, tentunya ukurannya sudah raksasa.



Salah satu bakso raksasa di Jombang adalah Bakso Vava, yang bertempat di Pendopo Pasar Legi Jombang, persis di samping Es Godir Konco DeWe Pak Khambali.

Selasa, 30 Juli 2013

Durian Bido von Jombang


Durian, adalah buah tropis yang bentuknya khas dengan duri-duri pada kulitnya. Wajarlah dinamai ‘Durian’, karena mengandung banyak duri, seperti halnya rambut-rambut pada ‘Rambutan’.




Jumat, 19 Juli 2013

Bazaar Ramadhan Jombang : Awas Kalap


Ramadhan datang, semaraknya pun terjadi di Jombang. Salah satunya ada Ramadhan Bazaar, dimana para penjual kaki lima dadakan menjual aneka makanan, mulai makanan berat, sayur dan sop, bahkan aneka jajanan dan minuman segar untuk takjil pelengkap buka puasa.
     

Selasa, 18 Juni 2013

Nasi Bali Tersenyum : Smile Impact


Nasi Bali adalah nasi yang dilengkapi lauk pauk yang dibumbui dengan bumbu merah. Lauk-pauk yang biasanya menyertai hidangan Nasi Bali adalah daging, ayam, telur (rebus maupun goreng), tempe, bahkan tahu. Entah mengapa dinamakan Nasi Bali, apa penemunya berasal dari Bali atau Nasi Bali adalah makanan khas Bali??? Jombang City Guide belum temukan jawabannya.


Nasi Bali bukan dari Bali

Yang pasti, makanan khas Bali bukan Nasi Bali, tapi Nasi Jinggo yang mungkin di Surabaya lebih dikenal dengan Sego Sadukan, di Jogja dengan Sego Kucing dan di Jombang dengan Sego Sepak.


Nasi Bali yang paling enak di Jombang adalah Nasi Bali tersenyum. Entah mengapa dinamakan tersenyum, apa karena penjualnya tak berhenti tersenyum, atau para ‘pelahapnya’ yang selalu tersenyum ketika pertama kali merasakan Nasi Bali yang fenomenal ini (*mulai lebay). Memang, para ‘pelahap’nya ini selalu tersenyum ketika memakan Nasi Bali ini. Rasanya yang begitu manis dan pas, daging dengan bumbunya pun mantab, maka pantaslah Nasi Bali Tersenyum ini dinobatkan sebagai salah satu makanan paling enak di Jombang.


Minggu, 02 Juni 2013

Keluarga Ponpes Tebuireng Helat Nonton Bareng 'Sang Kiai'


Beberapa hari kemarin, berbagai infotainment dunia hiburan dipenuhi berita tentang Ahmad Dhani yang merayakan ulang tahun El, Anak ke-2nya dengan memaksa anak-anaknya menonton bareng film ‘Sang Kiai’. Tidak kalah dengan Ahmad Dhani, film garapan Rako Prijatno ini rupanya juga ditonton secara bersamaan oleh para Nahdliyin Kediri.

Bila keluarga kerajaan Inggris mengadakan nonton bareng ‘King’s Speech’, maka keluarga dan anak keturunan KH. Hasyim Asyari dari Ponpes Tebuireng Jombang dan Pesantren Madrasatul Quran, juga mengadakan nonton bareng 'Sang Kiai' di Bioskop 21 Delta Plaza Surabaya, hari ini 2 Juni 2013. Acara dihadiri tak lebih dari 75 orang keluarga Ponpes Tebuireng dan Madrasatul Quran Tebuireng. Seluruh ‘kontingen’ berkumpul di Delta Plaza Surabaya dengan berbagai kendaraan, mulai mobil pribadi, bemo, hingga mengendarai Bus Ponpes Tebuireng dari Jombang untuk mengangkut semua penonton ke lokasi nonton bareng di Surabaya.

  

Sabtu, 01 Juni 2013

Kursus Rajut GRATIS untuk Warga Jombang di Bulan Juni

PENGUMUMAN : Diadakan Kursus Rajut GRATIS alis FREE untuk Warga JOMBANG!!!!!!!

Pingin bisa ngerajut macam-macam bentuk kayak gini?
  


Kamis, 16 Mei 2013

Bakso Huda Candimulyo : From Zero to Hero


“Biyen, wong sing duwe bakso iki nyurung rombong muter-muter kampung,
saiki tutuk usahane nyurung rombong keliling nang endi-endi,
iso mbangun omah apik magrong-magrong lan buka warung bakso dhewe....”

Begitulah kata setiap orang yang membonceng saya tiap kali melintas depan warung bakso ini (maaf gambar belum tersedia). Warung bakso ini ada di garasi sebuah rumah bergaya cukup modern dimana memang bangunannya masih terlihat baru. Tampak bahwa pemilik rumah itu juga merupakan pemilik warung bakso yang selalu ramai dikunjungi pelanggannya.

Rabu, 01 Mei 2013

Monumen Brigjen Kretarto Jombang : Siapa Dia????


Bila kita menyebut nama jalan dengan nama “Brigjend”, pastilah kita langsung mengingat Jalan Brigjend Katamso. YA, Brigjen Anumerta Katamso Darmokusumo, lahir di Sragen, Jawa Tengah, 5 Februari 1923. Brigjend Katamso Darmokusumo adalah salah satu pahlawan nasional Indonesia yang terbunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara,Yogyakarta (Wikipedia, 2013).


 


Namun, siapa yang kenal dengan Brigjend Kretarto yang sosoknya dijadikan monumen di Jombang????

Minggu, 07 April 2013

Jombang Muslim Marching Band


Ramadhanfest adalah momen yang paling ditunggu oleh warga Jombang saat menjelang lebaran. Wajarlah, di berbagai sudut Jombang terdapat berbagai event tahunan seperti Festival Zakat Becak dan Ondel-Ondel. Bahkan ada pula yang dadakan seperti pasar jajanan buka puasa di Stadion Merdeka yang baru ada beberapa tahun belakangan ini.



Kamis, 04 April 2013

Rujak Cingur Bu Bokin : Javanese Black Salad




Rujak Cingur, adalah salah satu makanan khas Jawa Timur. Bila ingin berwisata kuliner mencoba-coba rujak cingur, maka Jawa Timur tempatnya. Seluruh penjuru Jawa Timur pastilah memiliki black salad ajaib ini, tak terkecuali Jombang. 


Rujak Bu Bokin, merupakan Warung Rujak Cingur kebanggaan Jombang. Bu Bokin dan (mungkin) suaminya, mengelola warung ini telah lama. Mengenai nama yang cukup catchy, ‘Bu Bokin’ ini membuat diferensiasi brand name yang menjadi ciri khas yang mudah diingat. Tepatnya kapan dan mengapa, mohon maaf saya lupa tanya. Hehehehe…….

Bila Gus Ipul alias Syaifulloh Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Timur yang menjabat (saat ini) menggilai Lalapan Bambu Asri, salad hitam dengan bumbu petis khas Jawa Timuran ini punya penggemar berat yang tak kalah terkenalnya.

Ya, Rujak ini dikenal sebagai rujak favorit (alm) KH. Abdurrahman Wahid atau sering disebut Gus Dur, Presiden Indonesia yang keempat, Bapak Humanisme Indonesia, yang juga lahir dan tumbuh di kota yang sama, Jombang. Apabila Gus Dur pulang ke Jombang, tak lupa selalu memesan Rujak Bu Bokin yang fenomenal ini. Kliping mengenai Gus Dur yang gemar dengan Rujak Bu Bokin bisa dilihat di warung Bu Bokin, yang buka tiap hari kecuali hari Jumat.

Kamis, 28 Maret 2013

Ondel-Ondel di Jombang!!!!



Ondel-Ondel identik dengan Jakarta. Orang Indonesia pasti tahu, kalau ingin lihat ondel-ondel, harus datang ke Jakarta. Tunggulah setiap bulan Juni saat Jakarta merayakan hari jadinya, Ondel-Ondel adalah pemandangan yang bisa disaksikan di hampir seluruh sudut kota.


Menurut Wikipedia, Ondel-ondel adalah bentuk pertunjukan rakyat Betawi yang sering ditampilkan dalam pesta-pesta rakyat. Nampaknya ondel-ondel memerankan leluhur atau nenek moyang yang senantiasa menjaga anak cucunya atau penduduk suatu desa.

Kamis, 07 Maret 2013

STMJ Pak Gempol : Murni Poll




Dulu ketika saya kecil yang saya masih bisa ingat, Ayah saya tercinta yang penggemar susu sapi, selalu mengajak saya membeli susu disini. Ayah saya suka minum STMJ disini, entah mengapa. Sedangkan saya, sering dipesankan susu sirup yang berwarna pink.



Selama beberapa lama, saya tidak pernah tahu bahwa nama penjualnya bernama Pak Gempol. Baru tahu setelah baca spanduk yang dipampang. “STMJ Pak Gempol”.

Kamis, 07 Februari 2013

Amazing Green Ancient Yard : Believe Me, It's in Jombang!!!


Percayakah Anda, bahwa halaman yang menakjubkan ini
ternyata ada di Tengah Kota JOMBANG?!?!?!?!?!?







Mungkin di masa lampau Jl. Wahid Hasyim Jombang adalah Jalan Darmo-nya Surabaya, ini terbukti dengan banyaknya rumah besar nan kuno yang berjajar di sepanjang jalan, dengan halaman yang super luas. Alhamdulillah, pemerintah Kabupaten Jombang sudah lumayan memperhatikan pelestarian bangunan kuno sebagai cagar budaya.

Tidak seperti di Jalan Achmad Yani yang sebagian besar rumah kunonya sudah hilang tak berbekas… Padahal, bangunan-bangunan saksi sejarah kota jombang ini harus dijaga, tidak boleh diruntuhkan, termasuk rumah kuno di balik pagar tanaman yang ada di dekat Ringin Conthong. Rumah ini ternyata pernah dipakai sebagai guest house Pemerintah Kabupaten Jombang yang samar-samar terlihat di balik rimbun suburnya tanaman yang menjadi pagarnya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...