Sabtu, 02 Desember 2017

Nasi Krawu nJombangan by Din Resto


Nasi Krawu memang makanan khasnya Gresik. Nama nasi krawu ini berasal dari istilah ‘krawuk’ dalam bahasa Jawa yang artinya mengambil dengan tangan seperti mencengkeram. Dalam perkembangannya, akhirnya istilah krawuk menjadi krawu yang kemudian menjadi label kebanggan Gresik, meski resep aslinya berasa dari Madura. Karena ciri khasnya dimakan dengan tangan seperti ‘dikrawuk’, maka disebutlah nasi daging suwir ini dengan Sego Krawu yang dalam Bahasa Indonesianya menjadi Nasi Krawu.


Jumat, 01 Desember 2017

Gua Jepang : Persembunyian Senjata Tentara Nippon

Menurut KBBI, penulisan yang benar adalah Gua, bukan Goa
Dan harusnya ditulis 'ke arah', bukan 'kearah'

Wana Wisata Gua Jepang Alas Gedangan Mojoagung memang menyajikan dua jenis wisata sekaligus. Pertama adalah wisata sejarah gua tentara Jepang yang dulunya merupakan tempat persembunyian senjata Nippon. Kedua, wisata panorama hutan dan jurang yang bisa dijadikan tempat pemotretan ataupun  foto selfie.


Rabu, 15 November 2017

Menanti Tuntasnya Renovasi Agrowisata Kebun Kelengkeng Suwarno


Jembatan Ploso yang sedang dalam taraf perbaikan dibuka sejenak. Rombongan Jombang City Guide pun segera meluncur ke Agrowisata Kebun Kelengkeng Suwarno yang ada di kawasan utara Ringin Conthong, tepatnya di daerah Plandaan.


Rabu, 08 November 2017

Rumah Hobbit di Ekowisata Taman Banyumili


Setelah berpetualang menemani Frodo Baggins membuang cincin sakti ke Kawah Gunung Mordor, Samwise Gamgee membangun keluarga kecil barunya. Sayangnya Frodo dan Bilbo Banggins harus pergi dari Shire ke alam keabadian bersama Gandalf Sang Penyihir Putih dan para peri termasuk Lord Elrond serta Lady Galadriel, sehingga meninggalkan rumah warisan keluarga Baggins. Akhirnya Sam yang menjaga dan merawat rumah yang medhag itu di Ekowisata Banyumili. Xixixixix………


Di seberang atas Villa Rosari Refresh Wonosalam, dibuka destinasi wisata baru. Ekowisata Banyumili, dibuka tanggal 4 November lalu yang sudah banyak didatangi para wisatawan yang penasaran dengan foto-foto rumah para Hobbit yang beredar di media sosial.

Kamis, 05 Oktober 2017

Agrowisata Taman Sayur Banjarsari : Keukenhofnya Jombang


Sekarang Jombang punya taman yang sangat indah. Kalau Belanda punya Keukenhof, taman bhunga terbesar di dunia itu, Jombang punya Taman Sayur Banjarsari. Taman Sayur Banjarsari ini berusaha membuat dirinya mirip dengan Keukenhof, yah dengan gaya  tropis nJombangan dan isinya sayur sih. Xixixixi...........


Minggu, 01 Oktober 2017

Senja Jingga di Pusat Kota

 

Sore itu seusai pulang berpetualang menyisir Kota Santri kelahiran kami, tak sengaja rombongan Jombang City Guide melihat ufuk barat yang begitu indah. Tampak dari depan rumah Jombang City Guide, langit senja berwarna oranye agak merah muda mengiringi matahari terbenam.

Rabu, 13 September 2017

Batik Jombangan Gionaji : Penuh Makna dan Filosofi


Siang itu rombongan Jombang City Guide sedang berpetualang berburu batik has nJombangan. Setelah pernah berkunjung ke batik Sekar Jati Ibu Maniati di sentra batik Jatipelem, kali ini Jombang City Guide menyambangi Batik nJombangan Gionaji. Info mengenai batik Gionaji pertama kali kami dapatkan setelah membaca dawetnesia, yang akhirnya membuat kami kengimpen-impen pengen lihat batik juga.

Jumat, 08 September 2017

Agrowisata Bale Tani : Arena Edukasi Tani dan Rekreasi Keluarga



Kini warga Jombang tak perlu lagi jauh-jauh ke Malang dan Batu bila ingin menikmati suasana agrowisata maupun mencari tujuan wisata untuk keluarga, karena Bale Tani di Dusun Serning Desa Banjaragung Kecamatan Bareng sudah memenuhi ekspektasi warga Jombang yang haus akan tempat wisata yang mendidik. Bale Tani yang dibuka untuk umum sejak bulan April 2017 menambah deretan destinasi wisata keluarga yang menghiasi Kota Santri Jombang BERIMAN.


Sabtu, 12 Agustus 2017

Dua Bule Cantik Sambangi Warung Favorki


Rupanya, ada bule lain yang membaca artikel Jombang City Guide tentang Favorki Polandianya Mas Yusuf. Mereka adalah Mbak Charlene dari Belgia dan Mbak Agatha dari Polandia. Ibu Kost mereka, Bu Endang Lukman, yang istilah kerennya home parents ingin mempertemukan manusia-manusia sama negara dan sama benua itu. Kebetulan dua londho cantik itu sedang ada di Waru, Sidoarjo, yang berjarak dua jam perjalanan dari Jombang bila tak macet. Mbak Agatha juga kangen makan favorki, katanya. Akhirnya disempatkanlah mampir ke Jombang sebelum besok mengeksplore Malang.

Kamis, 03 Agustus 2017

Favorki Keripik Khas Polandia ala Mas Jozaf

Ini yang lagi rame di Jombang : Ada bule, jualan gorengan. Katanya sih makanan tradisional Polandia. Wah-wah… seperti apa rasanya ya???


Adalah Jozaf Jan Panczyk, londho asli Polandia yang kesasar di Jombang. Sehari-hari dia berjualan Keripik Goreng khas Polandia yang dinamai Favorki dengan berkeliling ke sekolah-sekolah yang ada di Jombang.

Nah, ceritanya Si Mas Londho penjual Favorki yang bukan dari Holland tapi dari Poland ini kesasar sampai Jombang karena hidayah dan takdir dari Allah. Rupanya, Si Mas Yusuf Londho ini sudah jatuh cinta dengan Islam dari dulu. Sayangnya keluarga di desa asalnya tidak setuju dengan pilihannya untuk masuk ke agama Allah. Dia boleh jadi muallaf, tapi konsekuensinya tidak diakui lagi sebagai keluarga, sehingga galaulah hatinya.


Minggu, 09 Juli 2017

De' Durian : Spesialis Sop Durian Enak!


Durian memang rajanya buah, dan sumber daya Sang Raja Buah itu melimpah di Wonosalam, sebuah tempat dataran tinggi yang masuk dalam wilayah kota santri kita yang tercinta ini. Tak heran, di era yang sangat kompetitif ini, inovasi tiada henti sangat diperlukan, bahkan dalam industri makanan.

De' Durian

Kolak Ketan Durian yang disajikan di Warung ngGunung Wonosalam adalah bentuk pengembangan citarasa makanan traditional olahan durian. Sedangkan kali ini, Jombang City Guide sedang andok di lokasi pecinta durian yang tak perlu jauh-jauh ke Wonosalam dan bernuansa modern : Sop Durian.

Kamis, 06 Juli 2017

Dandelion Si Bunga Jombang


Banyak yang tak tahu, bahwa kembang sebul ini punya nama yang sama dengan sebuah kabupaten berjuluk Kota Santri yang menggunakan BERIMAN sebagai slogannya. Bunga yang tumbuh liar di berbagai tempat ini memang sering disebut kembang sebul karena saat mekar dan merekah, karang bunganya bisa ditiup dan benihnya yang berupa bunga kecil-kecil berterbangan dibawa angin dengan indahnya.

Senin, 12 Juni 2017

Wisata Warna Kampung Kelir Jombang


Wisata Kampung Kelir, adalah wisata baru di Kota Santri Jombang BERIMAN. Jombang pun tak mau kalah dengan kota lain yang berhias warna seperti di Malang, Semarang, Balikpapan, Jogjakarta, dan Surabaya yang sudah lebih dulu menghiasi sudut kotanya dengan spektrum warna dan karya-karya indahnya.




Jumat, 05 Mei 2017

Kopi Ekselsa Wonosalam : Varietas Kopi Langka Warisan Kolonial


Wonosalam juga dikenal sebagai penghasil Durian Bido yang terkenal itu, salak, cengkih, kokoa dan kopi. Kopi bahkan sudah dibudidayakan di Wonosalam sejak zaman pemerintah Hindia Belanda, yang sudah melihat potensi kopi di lereng Gunung Anjasmoro ini.

Saat itu, Alfred Wallace di abad ke-17 memberikan laporan banyak kopi yang tumbuh di lereng pegunungan yang berada di ketinggian 1000 mdpl. Melihat potensinya yang begitu besar dan pernah diteliti oleh Alfred Wallace dalam misinya mengumpulkan aneka spesimen fauna saat mengunjungi Wonosalam, Pemerintah Hindia Belanda pun membudidayakan kopi sebagai komoditas yang potensial di dataran tinggi Afdeeling Djombang kala itu. 

Kamis, 04 Mei 2017

Samsi Madu : Sentra Madu Murni Hasil Peternakan Lebah


Madu Samsi, adalah madu hasil peternakan lebah yang berasal dari Hutan Wonosalam. Lebah-lebah spesies jumbo diternakkan, lalu digembalakan ke daerah yang sedang musim bunga.

Pak Samsi

Kamis, 13 April 2017

Gerbang Hutan Wana Wisata Selo Ageng


Wana Wisata Selo Ageng sebenarnya bukan wisata baru di Wonosalam. Wana Wisata Selo Ageng adalah Bumi Perkemahan yang pertama kali buka tahun 2005. Namun dengan pengembangan dan perkembangan, akhirnya makin dipercantik tahun 2017.

Sabtu, 08 April 2017

Soto Dhog Pasar Senggol : Waspadai Gebrakannya


Bisa dikatakan Jombang adalah Kota Santri Gudangnya Soto Daging yang nikmatnya tiada tara. Selain citarasa unggulan, gebrakan botolnya yang bikin jantungan, tapi ngangenin.  Soto Dhog adalah makanan khas Jombang, dimana pemerintah memang sedang mengagendakan rancangan penetapan Soto Dhog sebagai makanan khas Kota Santri, di samping parade makanan khas Jombang lainnya seperti Lodeh Kikil Mojosongo dan aneka olahan Durian Bido endemik Wonosalam.

Rabu, 05 April 2017

Wana Wisata Gua Jepang : Wisata Sejarah Sambil Cuci Mata dan Berfoto Ria


Goa Jepang di Alas Gedangan, yang dulunya dijadikan tempat persembunyian senjata tentara Jepang sekarang dijadikan tempat wisata yang menarik untuk kalangan muda. Pihak Perhutani selaku pengelola menggandeng karang taruna setempat untuk menyulapnya menjadi destinasi wisata baru yang tak hanya menyuguhkan nilai sejarah tapi juga rekreasi yang digandrungi anak muda masa kini. Kids Jaman Now gitu loh.


Jumat, 10 Maret 2017

Berteduh Dalam Keheningan Villa Kampoeng City


Villa Kampoeng City, adalah kompleks villa dan penginapan yang ada di dusun Pucangrejo, Kulon Gunung Kuncung yang berada di wilayah lereng pegunungan Anjasmara. Kompleks villa ini masih berada dalam satu wilayah wisata dengan Wisata Lembah Giri Gunung Kuncung Wonosalam. Kedua tempat wisata ini bertetangga, masih dalam satu naungan tapi beda manajemen. Wisata Lembah Giri dikelola oleh Pak Harjo dan Villa Kampoeng City dalam arahan Pak Ferdy.


Selasa, 07 Februari 2017

Napak Tilas Reruntuhan Candi Tak Bernama


Tahun baru 2017 menjadi lebih gempar di Desa Sugihwaras Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang BERIMAN. Ini disebabkan ditemukannya puing-puing bangunan kuno yang diperkirakan merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit. Reruntuhan yang berserakan dengan dinding memanjang ini tidak sengaja ditemukan warga saat melakukan penambangan pasir di desa yang dekat dengan daerah Diwek dan Blimbing ini. 



Minggu, 05 Februari 2017

Porsi Jumbo Kikil Pandanwangi Bu Shokib


Makan kikil di Jombang memang tidak ada habisnya. Apalagi disantap bersama lontong dan kecrutan jeruk nipis. Tak heran memang, kikil sepertinya mulai diidentikkan dengan Jombang setelah pamor pecel lele Perak yang menurun. Pecel Lele Perak pun seakan digantikan dengan tren kikil di Mojosongo, dengan aneka warna penjualnya. Meski demikian, ada warung kikil di Jombang, yang telah lama menyajikan porsi jumbo dalam sajiannya : Kikil Pandanwangi ala Bu Shokib yang terkenal karena porsi jumbonya.

Senin, 30 Januari 2017

Jajan Gonceng : Serunya Memilih Aneka Kue Tradisional Keliling


“Setiap Ahad pagi setelah pukul enam tepat, kami selalu rajin nyanggong di depan rumah untuk sweeping jajan gonceng. Bangun sepagi mungkin supaya siap untuk nyegat jajan gonceng, karena telat sedikit, jajan goncengnya sudah habis.”

Itulah kenangan yang tertancap di memori Jombang City Guide tentang Jajan Gonceng yang setiap hari lewat di depan rumah saat kami masih sekolah dasar dulu. Berhubung masih sekolah dan siapapun paham betapa ruwetnya suasana pagi sebelum berangkat, jadi kesempatan nyegat jajan gonceng itu hanya bisa dilakukan di Ahad pagi.


Jajan Gonceng, begitulah kami menyebutnya, adalah kue-kue yang dijajakan setiap pagi dalam sebuah rengkek yang biasanya diletakkan di belakang sepeda atau sepeda motor yang dikendarai oleh bapak-bapak penjualnya. Berhubung diletakkan di belakang sepedanya, sehingga seakan dibonceng oleh penjualnya, sehingga kami menyebutnya Jajan Gonceng.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...