Kamis, 21 Desember 2017

Pondasi Candi Misterius di Situs Punden Pandegong


Penemuan potongan arca kepala brahma dan kucur candi di areal Punden Pandegong menguak fakta baru terkait lokasi penemuan arca yaitu di makam keramat Pandegong, yang diyakini sebagai lokasi makam yang dipercaya sebagai pesarean Mbah Nambi Suro dan Mbah Ijo. Dua leluhur ini merupakan orang yang pertama kali membangun kampung dengan membabat Desa Kwasen yang dulunya merupakan hutan belantara

Jalan setapak menuju makam

Tempat punden tak jauh dari jalan utama desa, dan mudah terlihat dari jalan dimana warga berlalu-lalang. Ada jalan setapak kecil untuk mencapai lokasi dengan menyusuri lahan dari bibir jalan raya desa.

Minggu, 17 Desember 2017

Penemuan Potongan Arca Kepala Brahma Empat Wajah di Makam Keramat Pandegong


Tahun 2017 sepertinya menjadi tahun dimana banyak penemuan sejarah peninggalan kerajaan kuno ditemukan di Jombang setelah lama terkubur di bawah permukaan tanah. Setelah penemuan Situs Sugihwaras dan Situs Karobelah, sebuah potongan arca berbentuk kepala Dewa Brahma dengan empat wajah ditemukan seorang warga di makam keramat Pandegong, di Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno.

Pak Jayadi menunjukkan temuannya

Rabu, 06 Desember 2017

Mengincar Sambosa Kebab Durian dan Durian Bakar Bu Berta


Durian bakar Bu Berta cukup viral di media sosial, apalagi setelah sudah diliput di beberapa stasiun televisi lokal.


Lokasinya di belakang SMPN 1 Bareng, di Warung ASHEAN. Namanya mirip dengan asosiasi negara asia tenggara ya. Warung ASHEAN jadi satu dengan lokasi gantangan burung yang sepertinya juga tempat festival burung.


Sayangnya saat mampir, warung sedang tutup, dan pasti buka di hari ahad. Jombang City Guide akan update laporannya nanti bila sudah incip andok di sini. Penasaran kan rasanya???

Sabtu, 02 Desember 2017

Nasi Krawu nJombangan : Pol Mantapnya Pol Pedesnya


Nasi Krawu memang makanan khasnya Gresik. Nama nasi krawu ini berasal dari istilah ‘krawuk’ dalam bahasa Jawa yang artinya mengambil dengan tangan seperti mencengkeram. Dalam perkembangannya, akhirnya istilah krawuk menjadi krawu yang kemudian menjadi label kebanggan Gresik, meski resep aslinya berasa dari Madura. Karena ciri khasnya dimakan dengan tangan seperti ‘dikrawuk’, maka disebutlah nasi daging suwir ini dengan Sego Krawu yang dalam Bahasa Indonesianya menjadi Nasi Krawu.


Jumat, 01 Desember 2017

Gua Jepang : Persembunyian Senjata Tentara Nippon

Menurut KBBI, penulisan yang benar adalah Gua, bukan Goa
Dan harusnya ditulis 'ke arah', bukan 'kearah'

Wana Wisata Gua Jepang Alas Gedangan Mojoagung memang menyajikan dua jenis wisata sekaligus. Pertama adalah wisata sejarah gua tentara Jepang yang dulunya merupakan tempat persembunyian senjata Nippon. Kedua, wisata panorama hutan dan jurang yang bisa dijadikan tempat pemotretan ataupun  foto selfie. Spot selfie dengan view jurang, sudah dibahas Jombang City Guide di postingan Cuci Mata di Wana Wisata Gua Jepang.

Pohon Ungu di tengah Pepohonan Hijau

Rabu, 15 November 2017

Menanti Tuntasnya Renovasi Agrowisata Kebun Kelengkeng Suwarno


Jembatan Ploso yang sedang dalam taraf perbaikan dibuka sejenak. Rombongan Jombang City Guide pun segera meluncur ke Agrowisata Kebun Kelengkeng Suwarno yang ada di kawasan utara Ringin Conthong, tepatnya di daerah Plandaan.


Jumat, 10 November 2017

Bakso Kikil Citarasa Yang Penuh Sukacita


Hingar bingar bakso kekinian berbentuk bakso beranak, bakso kotak, bakso durian, bakso nuklir, mungkin membuat bakso klasik jadi terlihat kuno. Semangkuk bakso yang dipenuhi dengan kikil mungkin sudah biasa. Namun rasa klasik dan cita rasa unggulan memang tidak pernah bohong, dan tercermin dari kenikmatan menyantap Bakso Kikil Citarasa legendaris buatan Pak Toni.

Bakso dipenuhi kikil

Rabu, 08 November 2017

Rumah Hobbit di Ekowisata Taman Banyumili


Setelah berpetualang menemani Frodo Baggins membuang cincin sakti ke Kawah Gunung Mordor, Samwise Gamgee membangun keluarga kecil barunya. Sayangnya Frodo dan Bilbo Banggins harus pergi dari Shire ke alam keabadian bersama Gandalf Sang Penyihir Putih dan para peri termasuk Lord Elrond serta Lady Galadriel, sehingga meninggalkan rumah warisan keluarga Baggins. Akhirnya Sam yang menjaga dan merawat rumah medhag itu di Ekowisata Banyumili. Xixixixix………

Di seberang atas Villa Rosari Refresh Wonosalam, tak jauh dari Kampoeng Djawi, dibuka destinasi wisata baru. Ekowisata Banyumili, dibuka tanggal 4 November lalu yang sudah banyak didatangi para wisatawan yang penasaran dengan foto-foto rumah para Hobbit yang beredar di media sosial.


Minggu, 08 Oktober 2017

Rawon Janti Mojoagung


Tak dapat disangkal, Mojoagung memang punya banyak warung rawon yang mampu memanjakan lidah para penikmatnya. Sup Daging berkuah legam ini banyak ditemui di berbagai sudut kecamatan Mojoagung, dan makin banyak pula pilihan wisata kuliner rawon untuk para pecintanya. Salah satu warung rawon yang cukup ramai adalah Warung Rawon Janti Bu Sumarni.

Kamis, 05 Oktober 2017

Agrowisata Taman Sayur Banjarsari : Keukenhofnya Jombang


Sekarang Jombang punya taman yang sangat indah. Kalau Belanda punya Keukenhof, taman bunga terbesar di dunia, Jombang punya Taman Sayur Banjarsari. Taman Sayur Banjarsari ini berusaha membuat dirinya mirip dengan Keukenhof, yah dengan gaya  tropis nJombangan dan isinya sayur sih. Xixixixi...........


Senin, 02 Oktober 2017

Penemuan Situs Karobelah : Pesanggrahan Tamu Kerajaan Majapahit


Setelah penemuan situs pra-Majapahit di Sugihwaras, ditemukan lagi situs dengan material bata kuno berukuran besar khas zaman Majapahit di Karobelah, Mojoagung. Penemuan Situs Karobelah menambah panjang daftar penemuan situs kuno di Jombang, yang diduga dulunya adalah bagian bangunan dari ibukota kerajaan Majapahit.

Struktur bangunan yang ditemukan oleh Pak Slamet saat mencangkul di ladang untuk jalan lingkungan di bekas saluran irigasi. Saat menggali, cangkul Pak Slamet mengenai benda keras. Ketika mencoba mencangkul di titik lain tak jauh dari titik pertama, ternyata terjadi hal yang sama. Karena berkali-kali membentur benda keras, Pak Slamet pun melakukan penggalian sedikit demi sedikit. Ketika digali lebih lanjut, ditemukanlah susunan batu bata yang menyerupai sebuah dinding.


Minggu, 01 Oktober 2017

Senja Jingga di Pusat Kota

 

Sore itu seusai pulang berpetualang menyisir Kota Santri kelahiran kami, tak sengaja rombongan Jombang City Guide melihat ufuk barat yang begitu indah. Tampak dari depan rumah Jombang City Guide, langit senja berwarna oranye agak merah muda mengiringi matahari terbenam.

Jumat, 08 September 2017

Agrowisata Bale Tani : Arena Edukasi Tani dan Rekreasi Keluarga



Kini warga Jombang tak perlu lagi jauh-jauh ke Malang dan Batu bila ingin menikmati suasana agrowisata maupun mencari tujuan wisata untuk keluarga, karena Bale Tani di Dusun Serning Desa Banjaragung Kecamatan Bareng sudah memenuhi ekspektasi warga Jombang yang haus akan tempat wisata yang mendidik. Bale Tani yang dibuka untuk umum sejak bulan April 2017 menambah deretan destinasi wisata keluarga yang menghiasi Kota Santri Jombang BERIMAN.


Senin, 04 September 2017

Renyahnya Lumpia Ditemani Legitnya Bubur Sagu


Di tengah maraknya kuliner kekinian yang cenderung kebarat-baratan, di Jombang sekarang sudah hadir kedai yang khusus menjual duet sajian tradisional : Lumpia dan Dawet Sagu.

Sabtu, 12 Agustus 2017

Dua Bule Cantik Sambangi Warung Favorki


Rupanya, ada bule lain yang membaca artikel Jombang City Guide tentang Favorki Polandianya Mas Yusuf. Mereka adalah Mbak Charlene dari Belgia dan Mbak Agatha dari Polandia. Ibu Kost mereka, Bu Endang Lukman, yang istilah kerennya home parents ingin mempertemukan manusia-manusia sama negara dan sama benua itu.

Kebetulan dua londho cantik itu sedang ada di Waru, Sidoarjo, yang berjarak dua jam perjalanan dari Jombang bila tak macet. Katanya, Mbak Agatha kangen makan favorki. Akhirnya disempatkanlah mampir ke Jombang sebelum besok mengeksplore Malang.

Selasa, 08 Agustus 2017

Gerbang Hutan Wana Wisata Selo Ageng


Wana Wisata Selo Ageng sebenarnya bukan wisata baru di Wonosalam. Selo, yang artinya batu dan Ageng yang artinya besar. Sesuai namannya, Selo Ageng memang sebuah tempat yang memiliki batu yang besar. Tak hanya besar, bahkan bisa dikatakan raksasa.


Wana Wisata Selo Ageng adalah bumi perkemahan yang pertama kali buka tahun 2005. Namun dengan pengembangan dan perkembangan, akhirnya makin dipercantik tahun 2017. Sedikit mengikuti tren traveling di kalangan generasi milenial, Selo Ageng pun kini menyajikan pemandangan yang instagramable.

Kamis, 03 Agustus 2017

Favorki Keripik Khas Polandia ala Mas Jozaf


Ini yang lagi rame di Jombang : Ada bule, jualan gorengan. Katanya sih makanan tradisional Polandia. Wah-wah… seperti apa rasanya ya???


Adalah Jozaf Jan Panczyk, londho asli Polandia yang kesasar di Jombang. Sehari-hari dia berjualan Keripik Goreng khas Polandia yang dinamai Favorki dengan berkeliling ke sekolah-sekolah yang ada di Jombang.

Minggu, 09 Juli 2017

De' Durian : Spesialis Sop Durian Enak!


Durian memang rajanya buah, dan sumber daya Sang Raja Buah itu melimpah di Wonosalam, sebuah tempat dataran tinggi yang masuk dalam wilayah kota santri kita yang tercinta ini. Tak heran, di era yang sangat kompetitif ini, inovasi tiada henti sangat diperlukan, bahkan dalam industri makanan.

De' Durian

Kolak Ketan Durian yang disajikan di Warung ngGunung Wonosalam adalah bentuk pengembangan citarasa makanan tradisional olahan durian. Sedangkan kali ini, Jombang City Guide sedang andok di lokasi pecinta durian yang tak perlu jauh-jauh ke Wonosalam dan bernuansa modern : Sop Durian.

Kamis, 06 Juli 2017

Dandelion Si Bunga Jombang


Banyak yang tak tahu, bahwa kembang sebul ini punya nama yang sama dengan sebuah kabupaten berjuluk Kota Santri yang menggunakan BERIMAN sebagai slogannya. Bunga yang tumbuh liar di berbagai tempat ini memang sering disebut kembang sebul karena saat mekar dan merekah, karang bunganya bisa ditiup dan benihnya yang berupa bunga kecil-kecil berterbangan dibawa angin dengan indahnya.

Senin, 12 Juni 2017

Wisata Warna Kampung Kelir Jombang


Wisata Kampung Kelir, adalah wisata baru di Kota Santri Jombang BERIMAN. Jombang pun tak mau kalah dengan kota lain yang berhias warna seperti di Malang, Semarang, Balikpapan, Jogjakarta, dan Surabaya yang sudah lebih dulu menghiasi sudut kotanya dengan spektrum warna dan karya-karya indahnya.




Selasa, 06 Juni 2017

Sentra Kuliner Lontong Balap dan Degan Ijo Perak


Lontong Balap adalah makanan khas Surabaya. Makanan yang punya sejarah penjualnya memanggul lonthong dagangannya sambil ‘balapan’ untuk mendapatkan pembeli ini rupanya ada sentra kulinernya di Jombang.


Jumat, 05 Mei 2017

Kopi Ekselsa Wonosalam : Varietas Kopi Langka Warisan Kolonial


Wonosalam dikenal sebagai surga durian, penghasil salak, manggis, cengkih, kokoa dan kopi. Kopi bahkan sudah dibudidayakan di Wonosalam sejak zaman pemerintah Hindia Belanda, yang sejak pendudukan mereka di bumi pertiwi sudah melihat potensi kopi di lereng Gunung Anjasmoro ini.


Rabu, 03 Mei 2017

Batik Jombangan Gionaji : Penuh Makna dan Filosofi


Siang itu rombongan Jombang City Guide sedang berpetualang berburu batik khas nJombangan. Setelah pernah berkunjung ke Batik Sekar Jati Ibu Maniati di sentra batik Jatipelem, kali ini Jombang City Guide menyambangi Batik nJombangan Gionaji. Info mengenai batik Gionaji pertama kali kami dapatkan setelah membaca Dawetnesia, yang akhirnya membuat kami kengimpen-impen pengen lihat batik juga.

Sabtu, 08 April 2017

Soto Dhog Pasar Senggol : Waspadai Gebrakannya


Soto Dhog adalah makanan khas Jombang, dimana pemerintah Kabupaten Jombang sedang mengagendakan rancangan penetapan Soto Dhog sebagai makanan khas Kota Santri, di samping parade makanan khas Jombang lainnya seperti Lodeh Kikil Mojosongo dan aneka olahan Durian Bido endemik Wonosalam.


Bisa dikatakan Jombang adalah Kota Santri Gudangnya Soto Daging yang nikmatnya tiada tara. Selain citarasa unggulan, gebrakan botolnya yang bikin jantungan. Meski bikin jantung korslet, tapi makanan ini tetap ngangenin

Rabu, 05 April 2017

Wana Wisata Gua Jepang : Wisata Sejarah Sambil Cuci Mata dan Berfoto Ria


Goa Jepang di Alas Gedangan, yang dulunya dijadikan tempat persembunyian senjata tentara Jepang sekarang dijadikan tempat wisata yang menarik untuk kalangan muda. Pihak Perhutani selaku pengelola menggandeng karang taruna setempat untuk menyulapnya menjadi destinasi wisata baru yang tak hanya menyuguhkan nilai sejarah tapi juga rekreasi yang digandrungi anak muda masa kini. Kids Jaman Now gitu loh.


Kamis, 23 Maret 2017

Tak Tega Menyantap Tumini Yang Imut Akut


Terdengar seperti nama seorang wanita, Tumini sebenarnya adalah singkatan dari Tumpeng Mini. Tumpeng merupakan makanan yang dipopulerkan oleh Ibu Tien Soeharto melalui setiap acara yang diselenggarakan ibu negara era orde baru ini. Konsep perayaan dan syukuran yang biasanya dilengkapi dengan kue tart ala barat, diganti dengan tumpeng sehingga menonjolkan ciri khas Indonesia.


Salah satu makanan khas Indonesia ini berupa nasi kuning yang dibentuk seperti menara kerucut dan dikelilingi oleh lauk-pauk yang kemudian disebut Tumpeng. Karena bentuknya yang besar untuk disantap ramai-ramai, dibuatlah inovasi berupa tumpeng cilik, yang dibuat untuk perorangan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...