Kamis, 06 Juli 2017

Dandelion Si Bunga Jombang


Banyak yang tak tahu, bahwa kembang sebul ini punya nama yang sama dengan sebuah kabupaten berjuluk Kota Santri yang menggunakan BERIMAN sebagai slogannya. Bunga yang tumbuh liar di berbagai tempat ini memang sering disebut kembang sebul karena saat mekar dan merekah, karang bunganya bisa ditiup dan benihnya yang berupa bunga kecil-kecil berterbangan dibawa angin dengan indahnya.



Bunga Jombang yang nama latinnya Taraxacum officinale, adalah jenis tumbuhan yang masuk keluarga tanaman Asteraceae. Asteraceae sendiri adalah golongan keluarga aster atau bunga daisy. Kenikir-kenikiran merupakan rumpun tanaman Dandelion. Masuk dalam kategori herba pendek, bunga Jombang di Cina disebut Gong Yin.


Beberapa literatur maupun artikel kopas para blogger mencantumkan tanaman ini dalam sejarah Jombang. Entah bagaimana sejarahnya dan darimana asal muasalnya tanaman yang punya nama lain sebagai Bunga Randa Tapak ini disebut tanaman Bunga Jombang oleh etnis Melayu. Kaitan ini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan, namun memang tanaman ini tumbuh di berbagai tempat termasuk pula di Jombang.



Kembang Sebul versi Jowo

Di Jerman, tanaman ini disebut Löwenzahn yang artinya Gigi Singa, mungkin karena terinspirasi daunnya yang bergerigi. Benar saja, Dandelion yang berasal dari bahasa Prancis dent de lion yang berarti taring singa memang mengacu pada daunnya yang bergerigi tajam.




Tanaman Jombang berasal dari Eropa dan Asia Barat. Karena penyebarannya tanaman ini tumbuh di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Tanaman Jombang tumbuh pesat dan liar di kawasan lereng gunung, hamparan luas, padang bunga, lapangan, maupun pinggir jalan yang berhawa sejuk. Ketika Jombang City Guide menemukannya, tanaman ini tak sungkan-sungkan tumbuh di berbagai tempat bahkan di sela-sela trotoar.




Karena tumbuh liar, orang-orang yang punya taman di pekarangannya yang terawat menganggap tanaman ini adalah gulma yang menjadi biang pengganggu keindahan dan kebersihan.  


Tampilannya yang masih kalah menarik dibandingkan bunga cantik lainnya seperti Tulip, Lily, Gladiol, Amarilis maupun Marigold, membuat Bunga Jombang makin ‘terpinggirkan’ seperti tidak berharga. Padahal, dibalik keindahan bunganya yang kuning yang tumbuh liar itu, tanaman Jombang ternyata punya banyak khasiat.



Biasanya tanaman Jombang mekar di musim semi dan berkembang di musim panas, dan mulai layu di musim gugur. Namun di Indonesia, tanaman ini bisa mekar sepanjang tahun, mengingat bumi pertiwi ini yang terlalu subur. Tak heran memang  bila orang timur tengah mengagumi Sang Zamrud Khatulistiwa karena layaknya negeri impian dimana musim semi terjadi sepanjang tahun.

Dandelion Kecil di Indonesia : Kuncup bunganya berwarna ungu

Di Indonesia, jenis Bunga Dandelion yang tumbuh lebih banyak yang berukuran kecil dengan bakal bunga berujung warna ungu. Karangan benih dandelion yang mekar pun berukuran lebih kecil daripada Bunga Jombang. Meski berukuran lebih kecil, namun tidak mengurangi keindahannya.



Daunnya berwarna hijau dan berlekuk-lekuk mirip gerigi tajam. Apabila diamati dari dekat, daun yang berlekuk-lekuk itu dilapisi rambut halus warna putih, lebar mendatar. Daunnya beralur pada batang daunnya, fungsinya mengalirkan air hujan ke akar.



Bagian daun yang masih muda, ternyata bisa dijadikan lalapan dan dijadikan salad yang punya kandungan herbaltonik. Sedangkan daun tua bisa dikukus atau dimasak sebagai sayuran. Kandungannya bisa meningkatkan trombosit dalam darah dan meningkatkan antibody sebagai antikanker.



Tanaman Bunga Jombang ini berkelamin ganda, bisa tumbuh hingga 10-25 cm, dan pangkal daunnya membentuk rangkaian pola menyebar seperti jeruji dengan mahkota bunga sebagai porosnya. Seluruh bagian Bunga Jombang mengandung cairan seperti susu, terbukti saat kita memotong tangkainya akan keluar cairan putih. Rasanya manis, dan terasa ada sedikit rasa pahit.


Tanaman Jombang bersifat dingin dan mendinginkan, karena itu bisa digunakan untuk mendinginkan kulit. Untuk khasiat mendinginkan kulit, daun Jombang digiling halus yang kemudian bisa digunakan menjadi semacam bobok untuk jerawat dan bisul. Bahkan di luar negri, tanaman ini sudah dijadikan bahan lotion maupun perawatan kulit lainnya.



Akarnya berwarna coklat gelap, tapi rapuh. Berdaging dan rasanya sangat pahit. Meski demikian, menyimpah aneka manfaat termasuk untuk meningkatkan produksi ASI, dan memperlancar buang air besar.



Karena tanaman ini mengandung sejuta khasiat yang bisa disimak di sini, kini banyak obat kapsul herbal dijual dengan tanaman jombang sebagai bahan bakunya.



Mahkota bunganya berwarna kuning seperti kuning kelopak bunga matahari, dan sekilas bentuknya mengingatkan kita pada bunga krisan tapi ukurannya lebih kecil. Mahkota bunga Jombang bisa digunakan untuk memberi warna kuning pada minuman atau kain.



Bunga Jombang dikatakan sensitif terhadap cahaya, sehingga bunga akan terbuka ketika terkena sinar matahari pagi dan menguncup saat cuaca mendung dan matahari terbenam. Mirip seperti bunga matahari yang juga punya sifat yang sama dan dari keluarga bunga yang sama : Sama-sama kuning, sama sama rumpun bunga daisy, sama-sama 'menatap' matahari.


Fase Bunga Dandelion

Ketika sudah saatnya, bunga kuning tanaman Jombang ini akan berubah merekah menjadi karangan buah yang dengan mudahnya tertiup angin. Bentuk mahkotanya berubah menjadi karangan bunga yang bentuknya seperti bola. Sebetulnya, mahkota bunganya adalah sekumpulan bunga kecil yang berkarang pada satu bonggol bunga sebuah ciri khas tanaman suku kenikir-kenikiran.



Bunga Jombang yang telah berubah menjadi karangan bunga yang bentuknya aneh dengan serpihan bunga kecil-kecil yang sangat rapuh inilah saat yang populer disebut sebagai Bunga Dandelion.


Jika tiap serpihan karangan bunga diamati dari dekat, serpihan bunga kecil itu bentuknya memanjang dengan akar tunggal. Serpihan bunga ini putih halus seperti kapas, lebih ringan dari bulu. Meski sederhana dan terlihat ringkih, namun sebenarnya sangat indah. Tangkainya kecil dengan bakal akar di pangkalnya. Ujungnya merekah, semacam parasut yang menjaganya tubuhnya yang ringan tetap di angkasa.


Serpihan-serpihan kecil bunganya menjadi benih yang berterbangan karena sifatnya yang ringan dan rapuh. Terbang tinggi menantang angin, berpetualang menjelajah angkasa.


Kemanapun angin membawa Dandelion berhenti di situlah bunga ini tumbuh. Serpihan kecil karangan bunga Dandelion tadi akan tertancap dengan sendirinya saat ‘tiba’ setelah terbang dibawa angin yang kemudian menjadi bakal tanaman baru. Sehingga Tanaman Jombang ini sangat mudah tumbuh di berbagai tempat.


Setelah menancap, benih dandelion ini yang terlihat ringkih ini bergeliat, menumbuhkam kecambah kecilnya lalu bertunas. Tunas itu bertahan menghadapi terik matahari, terpaan badai dan derasnya hujan. di fase inilah Dandelion menunjukkan kekuatannya.



Sebuah bukti ketangguhan dari sebagian perjuangan hidup yang tidak sempat dialami benih lainnya yang tidak bisa bertahan, seperti benih Dandelion yang jatuh di bukit kapur maupun tebing gersang. Benih yang ‘kurang beruntung’ itu tidak dapat tumbuh kecuali dibasahi air hujan.




Siklus kehidupan Dandelion ini sering dijadikan puisi dan filosofi oleh para pujangga. Bunga dandelion ini juga banyak muncul dalam film terutama kartun anak-anak, karena bentuknya yang lucu.

Tinkerbell dan Perwinkle : Berasal dari bunga dandelion yang sama

Digambarkan di film Tinker Bell and The Secret of Wings, Tinker Bell dan saudari kembarnya Perwinkle lahir dari perpaduan sinar tawa kebahagiaan seorang anak dan bunga Dandelion yang sama.

Serpihan bunga dandelion kecil menjadi peri


Sedangkan petualangan terbangnya serpihan Dandelion ini muncul dalam salah satu adegan film kartun Disney Pixar berjudul The Bugs Life, dimana tokoh utamanya seekor semut jantan bernama Flik ‘mengendarai’ setangkai kecil serpihan Dandelion untuk menyeberang tebing dan sungai.

Flik mengendarai Dandelion

Dandelion adalah bunga kesukaan Jombang City Guide bersama bunga bintang karena bentuknya yang lucu. Ternyata Jombang City Guide tak salah suka karena ternyata selain kaya manfaat, Si Kembang Sebul ini namanya sama dengan Jombang, kota kelahiran kami tercinta.

     
 

1 komentar:

  1. bagaimana cara mengkonsumsinya jika dipergunakan untuk obat kangker

    BalasHapus

Tentang Jombang Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...