Senin, 10 Agustus 2015

Rawon Rosobo Mojoagung

Rawon Rosobo - The Javanese Black Soup

Kalau bicara rawon enak yang ada di Jombang, mungkin ada dua yang jadi unggulan. The Javanese Black Soup ala Jombang yaitu Rawon Pas dan Rawon Rosobo, yang keduanya bertempat di Mojoagung. Bisa dibilang bersama Mie Pak Potro, dua rawon enak ini menjadi kuliner kebanggaan perwakilan Mojoagung.


Monggo dipun Sekecaaken
Polo Shirt by Kaos Abangidjo
Bila dulu Jombang City Guide mampir ke Javanese Black Salad-nya Bu Bokin, kini kami mampir ke The Javanese Black Soup. Kali ini Jombang City Guide mampir di Rawon Rosobo milik Pak Kadir, dimana depot ini sudah berubah banyak dari saat Jombang City Guide masih percil-percil dulu. Bapak, paman, bahkan kakek Jombang City Guide, saat melewati Mojoagung entah pulang menuju Brangkal-Mojokerto, maupun saat berkunjung ke Jombang, pastilah mampir kemari. Sudah lama sekali keluarga Jombang City Guide menjadi pelanggan Rawon Rosobo, hingga Pak Kadir sendiri sempat menitipkan salam kepada ayah dan ibu Jombang City Guide yang kebetulan tidak turut serta dalam kesempatan kali ini.


Jadi, intinya, keluarga Jombang City Guide, ‘kontingen’ dari Brangkal itu, memang menggilai kuliner dari Jombang, yaitu Rawon Rosobo, Mie Pak Potro, Rawon Pas dan Sate Kambing dan Gule Pak Slamet. Kuliner Jombang memang istimewa.


Pak Kadir of Rosobo

Depot ini sangat legendaris, dimana menurut penuturan Pak Kadir, pertama kali buka tahun 1984, di Pasar Mojoagung yang kini sudah diubah menjadi taman. Karena pasarnya kebakaran berkali-kali, akhirnya direlokasi ke tempat lain, sedangkan Pak Kadir Alhamdulillah memiliki rezeki untuk melebarkan sayap warungnya menjadi depot di seberang tempatnya berjualan kini.

Rawon Rosobo Tampak Depan

Pintu masuk

Dari depan, depot ini tampak seperti tempat dengan bangunan yang agak lama, sedangkan ketika masuk, kita bisa menyaksikan bentuknya yang lebih baru dan telah direnovasi menjadi lebih modern, memanjang hingga ke belakang yang menunjukkan Rawon Rosobo ini mampu menampung kapasitas pengunjung yang datang dalam skala besar.

Lebih Baru


Depot ini sudah menjadi langganan para pelancong, maupun warga sekitar. Tampak para kaum santri yang berciri khas sarungers dan kuplukers menjadi salah satu golongan andokers yang berbahagia. Rawon ini buka pukul 05.30 WIB, hingga pukul 21.30 WIB. Bahkan depot ini sudah buka di hari ketiga lebaran Idul Fitri untuk menyanggupi kebutuhan pelancong yang lapar. Hehehhehe………………



Para kru yang berseragam tampak sigap dalam menyajikan hidangan yang terdiri dari dua menu utama, yaitu Rawon dan Nasi Rames. Selain tempatnya yang bersih, pelayanan yang cepat dan sigap adalah salah satu ciri khas depot ini. Tak jarang juga Pak Kadir turun tangan untuk membantu para kru untuk melayani pelanggan yang membludak. 


Rawon Rosobo's Crew

Dari segi rasa, Rawon Rosobo disini memiliki ciri khas daging empal yang besar, dengan topping kecambah dan kuah rawon. Sedangkan Nasi Rames mungkin hampir mirip dengan rawon karena berlauk daging yang sama, namun tidak dilengkapi dengan kuah rawon dan bertopping srundeng.
  
Nasi Rames


Pokoknya bila andok disini, rasanya puas gitu lihat empalnya yang besar, tapi nggak alot. Dibanderol seharga Rp. 24.000,- per porsinya, Nasi Rames dan Rawon Rosobo ini memang sudah ‘menyihir’ penggemarnya, setara dengan bleger dagingnya.

Nasi Rawon Siap Disajikan

Depot Rawon Rosobo

Monggo mampir ke depot Rawon Rosobo di Mojoagung, di samping Taman Mojoagung, dan menjadi bagian dari para penikmat Javanese Black Soup regional Jombang… Hehhehe………….


Depot Rawon Rosobo
Jl. Timur Taman Mojoagung
Samping Taman Mojoagung – Ex Pasar Mojoagung
0321-495746

Buka pukul 05.30 WIB – 21.30 WIB

Black Soup de Java

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...