Selasa, 07 Februari 2017

Napak Tilas Reruntuhan Candi Tak Bernama


Tahun baru 2017 menjadi lebih gempar di Desa Sugihwaras Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang BERIMAN. Ini disebabkan ditemukannya puing-puing bangunan kuno yang diperkirakan merupakan peninggalan kerajaan kuno. Reruntuhan yang berserakan dengan dinding memanjang ini tidak sengaja ditemukan warga saat melakukan penambangan pasir di desa yang dekat dengan daerah Diwek dan Blimbing ini. 



Minggu, 05 Februari 2017

Klenger Porsi Jumbo Kikil Pandanwangi Bu Shokib


Makan kikil di Jombang memang tidak ada habisnya. Apalagi disantap bersama lontong dan kecrutan jeruk nipis. Tak heran memang, kikil sepertinya mulai diidentikkan dengan Jombang setelah pamor pecel lele Perak yang menurun. Pecel Lele Perak pun seakan digantikan dengan tren kikil di Mojosongo, dengan aneka warna penjualnya. Meski demikian, ada warung kikil di Jombang, yang telah lama menyajikan porsi jumbo dalam sajiannya : Kikil Pandanwangi ala Bu Shokib yang terkenal karena porsi jumbonya.

Sabtu, 07 Januari 2017

Sekolah Kuno Bongsorejo Warisan Belanda


Bangunan kuno yang dulunya adalah sekolah di zaman Belanda ini masih berdiri tegak. Arsitektur Belanda yang sederhana, namun tetap dengan ciri khas kekokohan bangunan kunonya. Karena berdiri di zaman kolonial, tentunya gedung ini sudah masuk dalam salah satu bangunan cagar budaya yang ada di Jombang.

Jumat, 06 Januari 2017

Pecel Gonceng : Pecel Rengkek Sederhana Khas Jombang


Di Jombang banyak hal-hal yang dijual ‘berbau’ goncengan. Maksudnya banyak yang berdagang keliling dengan menggunakan rombong yang dibonceng untuk membawa dagangannya. Rombong yang kerap disebut Rengkek ini juga digunakan masyarakat Jombang untuk berdagang banyak hal. Misalnya pedagang Pentol, maupun Favorki yang dijual Mas Yusuf Londo asli dari Polandia. Bahkan ada pula Jajan Gonceng, dan Lijo Si Penjual Sayur Gonceng Keliling.

Pecel Rengkek by Pecelwoman

Jumat, 16 Desember 2016

Bersahajanya Gereja Kuno Bongsorejo


Banyak yang mengangumi keindahan arsitektur Gereja Kuno Mojowarno itu sudah biasa. Tapi banyak yang tak tahu, bahwa Jombang juga punya gereja jawa kuno yang juga berdiri sejak zaman kolonial. Gereja Kristen Jawi Wetan Bongsorejo namanya.


Rabu, 07 Desember 2016

Warung ngGunung : Menikmati Kolak Ketan Durian dan Sego Jagung di Lereng Anjasmoro

Kolak Ketan Durian

Wonosalam identik dengan Durian Bido-nya. Tak heran, masyarakat Jombang Regional Wonosalam makin cerdik menciptakan ide kuliner olahan durian melimpah di Wonosalam. Adalah Warung ngGunung yang menggagas Kolak Ketan Durian yang digandengkan dengan Nasi Jagung yang super klop ini menjadikan Wonosalam makin josss…


Selasa, 08 November 2016

Arca Durga Candi aRimbi : Krodha Indikasi Tantrayana


Seperti tempat wisata pada umumnya, Candi Arimbi banyak dikunjungi para pelancong yang melintas dari dan ke Wonosalam. Jadi biasanya, setelah berwisata ke Wonosalam, pengunjung mampir ke Candi Arimbi sebagai tambahan destinasi. Wajarlah karena lokasinya memang berada di salah satu jalur utama rute Wonosalam.

Senin, 07 November 2016

Aquatics Waterpark : Serunya Waterboom dan Ember Tumpah!


Baru saja dibuka, taman bermain air Aquatic Waterpark yang merupakan proyek rintisan STKIP PGRI Jombang. Meski sudah diresmikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga Pak Imam Nahrawi di awal 2016, namun taman wisata air bertaraf nasional dan berstandar internasional dengan kadar kualitas air yang sudah tersertifikasi ini baru resmi dibuka untuk umum di 10 September lalu.


Jumat, 04 November 2016

Sensasi Dingin Makan Es Grem Mangkok Batok Kelapa


Yang suka makan es krim, hayo ngacuuung???!!?? Sebagai penggemar es krim, belum lengkap rasanya kalau tidak mencoba varian baru yang unik berupa ice cream yang disajikan dalam mangkuk batok kelapa segar. Tak hanya makanan saja yang bisa berevolusi, kini makanan penutup pun bisa menjadi lebih inovatif. Sesuai namanya, Es Grem Mangkok Batok memang disajikan dalam batok kelapa segar yang dibelah dan disajikan bersama dua scoop es krim yang dilengkapi topping. Wuih segarnyaaa…..

Rabu, 19 Oktober 2016

Warung MiTro : Mie Pak Potro Mojoagung


Sreng... sreng.. sreng... bunyi spatula beradu dengan kompor yang tangkas dipegang oleh Sang Koki. Asap penggorengan membahana, aromanya sedap membuat yang sudah makan pun jadi ingin makan lagi...

Asapnya Kebul-Kebul

Ya, itu adalah suasana di depan Depot Mitra Mojoagung. Depot Mitra adalah Warung Mie milik Pak Potro yang ada di Jalan Raya Mojoagung, di samping Alun-Alun Taman Mojoagung. Apabila Anda ada di perjalanan Jombang arah Surabaya, sebelum Taman Mojoagung kiri jalan, depan Kantor Cabang BRI Mojoagung, kita akan temukan warung yang ramai oleh pelanggan-pelanggan yang lapar duduk manis mengantre di Warung Pak Potro.

Senin, 03 Oktober 2016

Masjid Moeldoko : Gaya Turki Usmani, Suasana nJombangan


Masjid Moeldoko termasuk masjid baru di Jombang. Didirikan atas pendanaan sepenuhnya mantan Panglima TNI Jendral Moeldoko atas kecintaannya terhadap masa remajanya di Jombang. Meski bergaya mirip Turki Usmani, masjid ini tidak dinamai kearab-araban seperti nama masjid pada umumnya,. Masjid ini dinamai Masjid Moeldoko seperti nama Sang Jendral, yang pernah mencicipi jabatan tertinggi karir seorang prajurit di negeri ini.  Jendral Moeldoko menambah rentetan orang penting di Indonesia yang pernah mencicipi teduhnya suasana di Kota Santri.

Gaya Turki Usmani, Suasana nJombangan

Kamis, 22 September 2016

Wisata Lembah Giri Gunung Kuncung Wonosalam

 

Ibarat Malang punya Batu dan Mojokerto punya Pacet, Jombang punya Wonosalam. Kawasan dataran tinggi lereng pegunungan Anjasmara ini kaya potensi alam dan pariwisata. Pemandangan hijaunya pegunungan dan hawa yang sejuk menjadi daya tarik utama Wonosalam, terutama bagi para pelancong domestik.

Tak perlu jauh-jauh ke Malang, di Wonosalam juga banyak lokasi wisata yang belum banyak digali. Sebagai manusia asli kelahiran Kota Santri Jombang BERIMAN, Jombang City Guide kali ini memilih berwisata ke Lembar Giri Gunung Kuncung, karena selain dekat, juga murah.

Jumat, 02 September 2016

Kisah Inspiratif dari Rawon Bu Ida Selorejo


Semua berawal dari bisnis suami yang terpuruk. Sebagai seorang istri yang ingin juga berkontribusi menyelamatkan perekonomian keluarga, Bu Ida pun berinisiatif untuk membuka warung kecil-kecilan. Rawon adalah menunya, dengan konsep warung yang buka 24 jam nostop dan menyasar segmentasi para pengendara yang melintas maupun melakukan perjalanan. Sedikit demi sedikit dan dijalani dengan penuh ketelatenan, Rawon Bu Ida mulai dikenal oleh pelanggannya, hingga akhirnya jadi sebesar sekarang.

Bu Ida

Sabtu, 20 Agustus 2016

Batik nJombangan Sekar Jati : Pencipta Corak Relief Candi Rimbi dan Ringin Conthong Tower


Belum banyak yang tahu bahwa Jombang juga punya corak batik khas. Meski sudah dipajang di Museum Batik di Pekalongan, Jawa Tengah, warga Jombang sendiri belum banyak mengerti maupun mengetahui eksistensi batik kota kelahirannya sendiri. Ketidaktahuan ini mungkin juga disebabkan motif Batik Jombangan ini baru berkembang di era pertengahan 2000-an, cukup terlambat untuk sebuah motif khas dimana kekayaan batik sudah dimiliki Indonesia sejak dulu.

Selasa, 09 Agustus 2016

Prasasti Kusambyan : Prasasti Grogol Peninggalan Prabu Airlangga Dirusak Hanya Demi Emas


Ada sembilan bongkahan batu yang berasal dari pecahan Prasasti Grogol. Dulunya, prasasti ini utuh seperti prasasti batu balok pada umumnya. Diperkirakan dulunya prasasti ini berbentuk balok berpuncak runcing. Sayangnya karena ketololan tingkat tinggi, oknum yang mengklaim mendapat ilham alias bisikan setan bahwa di dalamnya ada emas, akhirnya batu bertulis berisi informasi penting yang penuh sejarah itu dipecah hingga menyisakan sembilan bagian. 



Faktanya, emasnya ada atau tidak??? Jelas tidak, tapi prasasti telanjur dirusak. Entah alat apa yang digunakannya, entah pula apa yang dipikirkannya. Yang pasti pelakunya adalah oknum congok pol. Tak ada catatan apapun mengenai kapan terjadinya peristiwa pengrusakan Prasasti Grogol. Yang jelas ketika Pak Badri Sang Juru Pelihara Prasasti Grogol mulai bertanggung jawab merawat tugu batu bertulis ini, kondisinya sudah tinggal pecahan berkeping-keping.

Kamis, 04 Agustus 2016

Samsi Madu : Sentra Madu Murni Hasil Peternakan Lebah



Madu Samsi, adalah madu hasil peternakan lebah yang berasal dari Hutan Wonosalam. Lebah-lebah spesies jumbo diternakkan, lalu digembalakan ke daerah yang sedang musim bunga. 

Kamis, 07 Juli 2016

Wisata Kampung Durian Wonosalam


Berbeda dengan wisata kampung coklat di Blitar yang memang berkonsep sebuah areal wisata yang ada dan dikelola dalam satu area khusus, wisata kampung durian wonosalam tidak berada dalam satu wilayah khusus, tetapi berada dalam wilayah desa secara keseluruhan. Jadi pengertian Kampung Durian bukan sekedar nama merek, tapi sebuah kampung dalam artian sebenarnya.


Wisata kampung durian di Wonosalam, salah satu daya tarik pariwisata dari Kota Santri Jombang BERIMAN bertempat di Desa Sumber Kecamatan Wonosalam. Sebagai penghasil durian, di seluruh Wonosalam sebenarnya banyak penjual buah durian, namun di Desa Sumber inilah paling banyak terkonsentrasi lapak pedagang yang menjual buah durian hasil kebunnya.

Minggu, 03 Juli 2016

Kuliner Sayur Daun Sintrong : Rumput Liar Sejuta Khasiat


Bahasan kuliner tradisional Wonosalam sepertinya tak ada habisnya. Belum habis rame-rame pesta durian berikut aneka olahannya dicicipi, ternyata ada kuliner tradisional yang didapat dari bahan-bahan tanaman liar di pekarangan rumah penduduk lereng Anjasmoro. Urap-Urap Daun Sintrong namanya, yang didapat dari daun-daun kembang sebul yang tumbuh liar di pekarangan.


Daun Sintrong memang kerap dianggap sebagai gulma yang mengganggu tampilan taman karena sering tumbuh liar dan tidak diinginkan. Tanaman ini kerap dijadikan pakan kambing dan sapi oleh para penduduk. Padahal, meski berupa tanaman liar, daun sintrong memiliki sejuta kandungan gizi dan khasiat yang bisa menyehatkan badan.

Jumat, 10 Juni 2016

Berbagai Penjuru Pendakian Gunung Anjasmoro


Gunung Anjasmoro memang tak terlalu populer di kalangan pendaki yang gemar menaklukkan gunung. Selain tak terlalu tinggi, jalur pendakiannya pun sepi. Meski hari libur, pendakian di Gunung Anjasmoro tidak ramai. Jadi bisa dijadikan alternatif untuk para pendaki sejati yang sudah lelah dengan ramainya pendakian ke puncak gunung yang sangat populer di kalangan pendaki alay.

 Gunung yang membentang di empat kota yaitu Jombang, Mojokerto, Malang dan Kediri di bagian kakinya, merupakan sebuah gugusan pegunungan hijau nan subur. Karena berupa gugusan pegunungan, Anjasmoro memiliki banyak puncak yang sangat menantang untuk ditaklukkan.

Senin, 06 Juni 2016

Kawasan Kuliner Pecel Lele Perak


Sungguh Jombang City Guide kebingungan ketika mendengar maupun makan Pecel Lele Perak ini. Karena memang ada lelenya, tapi pecelnya mana??? Dimanakah Bumbu kacang ala pecel yang ada di Pecel Petra Mak Nah, Pecel Kebon Rojo, Pecel Pincuk Bu dJiah….?? Mana bumbu pecelnya………..??? Kok gak ada?????
Oo…. Oalah…. Ternyata….


Pecel lele yang dimaksud disini adalah lalapan penyetan lele, dimana lelenya dipenyet dalam cobek sambel uleg ditemani oleh lalapan dan nasi. Ini lho yang namanya pecel lele : Lelenya ada, tapi pecelnya adalah sambel uleg.

Tentang Jombang Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...