Tampilkan postingan dengan label Monumen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Monumen. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Oktober 2020

Monumen Torpedo Taman Bahagia : Saksi Sejarah Agresi Militer Belanda 2 di Wonosalam


Ada sebuah monumen berbentuk torpedo tegak di kompleks Taman Bahagia, Jalan Anjasmoro, Dusun Tukum, Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam. Rupanya, monumen ini didirikan untuk mengenang peristiwa nahas yang pernah terjadi di Wonosalam yaitu penyerangan pihak Belanda terhadap para pejuang di Wonosalam tahun 1948.


Penyerangan itu mungkin menjadi bagian dari Agresi Militer Belanda 2 yang menewaskan banyak rakyat Indonesia. Kala itu, Indonesia sudah memproklamasikan kemerdekaan, namun penjajah Belanda masih ingin kembali menjajah negeri ini. Mereka masih enggan melepaskan tanah jajahan yang telah didudukinya selama lebih dari 350 tahun, setelah sebelumnya sempat lepas dan menjadi jajahan Jepang.

Kamis, 07 Juni 2018

Gapura Sigar Tugu Jombang BERIMAN


Tugu Jombang BERIMAN termasuk bangunan baru di Jombang. Tugu ini, katanya merepresentasikan batas antara daerah tengah kota dan pinggir kota. Sepertinya anggapan ini benar karena tugu ini terletak di Jalan Hasyim Asyari 211, dan disinyalir kuat sebagai tapal batas antara Kecamatan Jombang sebagai ibukota kabupaten dan Kecamatan Diwek.

Tapal Batas Kota

Minggu, 01 Oktober 2017

Senja Jingga di Pusat Kota

 

Sore itu seusai pulang berpetualang menyisir Kota Santri kelahiran kami, tak sengaja rombongan Jombang City Guide melihat ufuk barat yang begitu indah. Tampak dari depan rumah Jombang City Guide, langit senja berwarna oranye agak merah muda mengiringi matahari terbenam.

Jumat, 08 Januari 2016

Tugu Albatross Wonosalam : Monumen Peringatan Musibah Kecelakaan Pesawat TNI-AL di Kawasan Anjasmoro

Ada sebuah tugu mirip gapura mojopahitan di Jalan Kartosari, Dusun Banyon, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam. Tugu ini didirikan untuk mengenang peristiwa nahas yang pernah terjadi di Wonosalam yaitu musibah jatuhnya pesawat TNI-AL Albatross ALR-302 tanggal 18 Januari tahun 1967. Monumen peringatan itu dinamakan Tugu Albatross sesuai jenis pesawat yang jatuh kala itu.

Tugu Albatross ini bewarna hitam dan terbuat dari batu bata. Ada empat sisi prasasti yang terpasang, dimana di salah satu sisinya terukir nama-nama penumpang pesawat yang menjadi korban. Sedangkan sisi lainnya memuat logo TNI-AL beserta sedikit informasi terkait peristiwa nahas itu termasuk tanggal peresmian tugu.

Senin, 10 November 2014

Gang Suling Jombang

Selama bulan Ramadhan ada yang unik di Jombang. Selain ada bazaar ramadhan yang bikin kalap itu, ada sirine penanda buka dan imsak selama bulan puasa. Ya, sirine ini lebih dikenal sebagai suling oleh masyarakat Jombang. Seruling yang berupa sirine ini akan berbunyi saat waktu imsak dan buka puasa tiba sepanjang bulan Ramadhan.


Di Jombang ada dua suling yang berbunyi yaitu di Gardu Suling sebelah lapangan tenis Pendopo Kabupaten Jombang dekat Alun-Alun Jombang, dan di Gang Suling yang menghubungkan antara Jalan Achmad Yani dan Jalan Professor Buya Hamka.

Rabu, 01 Mei 2013

Monumen Brigjen Kretarto Jombang : Siapa Dia????


Bila kita menyebut nama jalan dengan nama “Brigjend”, pastilah kita langsung mengingat Jalan Brigjend KatamsoNamun, Jombang juga kenal nama Jalan dengan sebutan Jalan Brigjend Kretarto. Sama-sama berawalan K, dan berakhiran O. Sekilas mirip tapi jelas beda. Menariknya, Jombang bahkan punya dua monumen Brigjend Kretarto, pastinya beliau ini begitu berjasa pada Kota Santri Jombang BERIMAN. Tak populer memang, tapi siapakah gerangan beliau ini????

Coba klik search di google, Anda akan sangat sulit temukan tentang profil Brigjend Kretarto. Yang ada hanyalah aktivitas dan bisnis yang ada di Jalan Brigjend Kretarto di Jombang dan Liputan kunjungan Monumen Brigjend Kretarto oleh Jombang City Guide (Hehheheheheheee.....). 

Jumat, 02 September 2011

"Monumen" Angry Birds Embong Miring

Truk Merah yang melintas di Embong Miring Besar
Matching dengan Angry Birds-nya

Jombang punya dua Embong Miring. Yang pertama ada di tengah kota, di jalan veteran yang ukurannya kecil. Yang kedua, ada di ‘luar kota’ dan ukurannya lebih besar, di jalan Panglima Sudirman tempat melintasnya kendaraan besar dan mobil-mobil rute antarkota.

Minggu, 05 Juni 2011

Monumen Piala Adipura Jombang


Jombang adalah salah satu kota yang langganan meraih Piala Adipura, dan seperti di banyak kota lain, Jombang juga punya Monumen Piala Adipura, sebagai bentuk kebanggaan warga Jombang, atas keberhasilan mereka menyabet penghargaan kebersihan lingkungan.
 

Piala Adipura, adalah sebuah penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan (Wikipedia, 2013). Penghargaan di bidang lingkungan ini tentu saja diselenggarakan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup dimana peraih lima kali Piala Adipura akan mendapat Piala Adipura Kencana yang paling spesial, karena piala yang diterima akan berupa piala berlapis emas sebagai bentuk keberhasilan gemilang atas pencapaian yang konsisten.

Tentang Jombang Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...