Tampilkan postingan dengan label Unique. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unique. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Februari 2020

Hiasan Dekoratif dan Rumah Kayu Unik Kreasi Anak Alam Zarmaentree Wooden Craft



Rumah kayu unik tampak ada di sebuah warung makan yang menyajikan rica-rica sebagai menunya. Jika dilihat lebih lanjut, dekorasinya terlihat mirip dengan rumah-rumah kayu dan arsitektur yang ada di Wisata Sumber Banyu Biru yang ada di Wonomerto, bagian selatan Wonosalam. Ada ciri khas khusus yang mengingatkan Jombang City Guide akan karya Zarmaentree Wooden Craft, termasuk font dan gaya bahasa yang digunakan.


Kecurigaan ini memang benar, bahwa pembuat rumah kayu berikut aneka hiasannya adalah dari buah karya Eko Zarmaento pemuda desa setempat penggagas wisata hits Sumber Banyu Biru yang hingga kini mampu memacetkan Wonosalam bagian selatan. Di Sumber Banyu Biru, karya ‘Cak Sarmin’ ini bahkan terlihat di semua sudut, mulai kursi, rumah kayu, sampai hall yang dibuat khusus untuk pengunjung.

Rabu, 01 Januari 2020

Nikmatnya Jus Durian Wonosalam Berpadu Bakso Durian Spesial



Warung Tombo Luwe adalah warung yang menyajikan makanan pedesaan lereng Anjasmoro pada umumnya. Tombo Luwe dalam Bahasa Indonesia artinya penawar lapar. Warung Tombo Luwe ini dimiliki oleh Pak Slamet, karena itulah, kadang kedai ini disebut juga Warung Pak Slamet. Warung Tombo Luwe ini, memiliki spesialisasi pada hidangan seperti sate-gule dan rica-rica  meski kolak ketan durian dan nasi jagung tetap menjadi andalan. Warung Tombo Luwe menawarkan satu menu yang sangat istimewa di sini dan tak banyak orang menjualnya : Jus Durian.


Di berbagai sudut kota banyak penjual minuman smoothies atau yang di Indonesia lebih sering dikenal dengan jus buah. Aneka varian jus ditawarkan, hingga mix buah pun dijadikan alternatif untuk modifikasi rasa bagi minuman yang diblender dalam pembuatannya ini.

Jumat, 04 Oktober 2019

Sayur Lompong Anti Plompang-Plompong : Kuliner Tradisional Penyemarak Sumberboto Reborn


Wana Wisata Sumberboto sepertinya tak mau ketinggalan dalam perkembangan destinasi yang sedang menjadi tren saat ini. Selain mempercantik area wisatanya dengan membangun beberapa bangunan baru, arena selfie, maupun menghiasinya dengan berbagai ornamen kekinian, rupanya Wana Wisata Sumberboto juga menawarkan fitur kuliner dalam sajian destinasinya. Dengan tagline ‘Sumberboto Reborn’, fitur kuliner berupa makanan tradisional Nasi Sayur Lompong didapuk menjadi andalan.

Sayur Lompong adalah makanan ‘spesies’ sayuran yang terbuat dari batang umbi talas. Bentuknya panjang dan teksturnya empuk mirip spons. Jadi bukan hanya umbinya yang dimanfaatkan, tapi batangnya juga bisa disantap. Jika sudah disajikan dalam mangkuk, pasti tak ada yang mengira bahwa bahan sayuran itu terbuat dari batang sebuah tanaman.



Jumat, 09 Agustus 2019

Peyek Cantik ala Keripik Kembang Goyang


Ada sebuah perusahan produsen kerupuk rempeyek di Wonosalam yang melakukan sebuah inovasi dengan membuat keripik peyek yang tidak biasa. Ketidak-umuman peyek yang diproduksi ini berupa keripik peyek yang digoreng menjadi bentuk yang sangat cantik seperti bunga. Keripik peyek Mentari Putri Ayu produksi Jombang ini berbentuk seperti keripik kembang goyang. Ada-ada saja.

Jumat, 02 Agustus 2019

Semangat Nasionalisme di Puncak Merah-Putih Gunung Kekep


Warna merah-putih terlihat begitu mencolok dari kejauhan saat menyusuri Jalan Cemorosewu menuju De Durian Park. Warna bendera pusaka kebanggaan negeri ini, sangat kontras dengan hijaunya perbukitan di seberang lereng. Sepertinya itu sebuah bendera, tapi sebenarnya itu tempat apa???


Lokasi menarik itu akhirnya terkuak. Rupanya tempat itu merupakan sebuah musholla sederhana, yang pemiliknya mendirikan bendera merah putih raksasa. Bendera itu bukan dikibarkan, tapi didirikan di dua buah tiang. Awalnya Jombang City Guide mengira Sang Dwiwarna itu adalah dinding yang diwarnai merah-putih, ternyata terbuat dari kain. Bendera merah-putih itu begitu besar, ukurannya sekitar 9 meter hingga tampak dari seberang bukit.

Sabtu, 06 Juli 2019

Legenda Joko Mujung dan Sang Boklorobubuh dari Gunung Anjasmoro Versi Panglungan


Bentuk Puncak Kukusan yang ikonik memunculkan cerita yang berkembang di kalangan penduduk setempat. Legenda Joko Mujung dan Sang Boklorobubuh juga menjadi cerita yang berkembang turun temurun. Lekuknya yang menarik dan tak biasa, serta memiliki bentuk yang berbeda tergantung darimana kita melihatnya, memberikan kisah tersendiri. Ada beberapa versi, yang kali ini Jombang City Guide akan menceritakan dari edisi yang berkembang dari warga Panglungan.

Via Blentreng

Secara administratif, Puncak Kukusan masuk wilayah Mojokerto dan dapat dicapai paling aman meski tetap super ekstrim melalui Nawangan. Meski demikian, view terdekat berbentuk lancip bisa didapat melalui Blentreng, sedangkan panorama paling cantik dari kemegahan Kukusan yang ikonik adalah dari Panglungan, Wonosalam.

Kamis, 04 Juli 2019

Kopi Jegidik : 'Sentuhan' Tupai dalam Cita Rasa Kopi Istimewa


Dunia sudah terlalu dibuai dengan kenikmatan Kopi Luwak. Jombang pun punya lokasi wisata penangkaran luwak yang memang memproduksi Civet coffee asli yang bukan sekedar kopi yang logonya diberi gambar musang. Lalu bagaimana kalau kopi yang sama, diproduksi dengan campur tangan tupai??? Jenis kopi yang serupa, tapi tak sama namun juga tak kalah nikmat dan eksotisnya. Sudah pernah mencicipinya? Atau malah baru dengar pertama kali??

Di samping sebagai penghasil durian, Wonosalam memang dikenal sebagai kawasan hamparan kebun kopi sejak masa kolonial Belanda. Kopi ekselsa, merupakan andalan Wonosalam karena varietas ini merupakan jenis kopi eksotis nan langka yang tak banyak dibudidayakan, tak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia.

Senin, 01 Juli 2019

Senangnya Berwisata Menunggang Kuda Galengdowo



Rekreasi ke Galengdowo sepertinya tak ada habisnya dan masih punya banyak potensi yang tersembunyi. Berkonsep wisata desa, tentunya destinasinya tersebar di banyak titik termasuk satu hiburan menarik di Desa yang berbatasan dengan Kandangan-Kediri ini : Wisata Naik Kuda di Istal Sekar Wangi.


Adalah Mbak Agustin yang sehari-harinya merawat kuda anteng jantan berwarna brunette ini. Kuda besar berwarna coklat itu rupanya keturunan kuda luar negri, jadi ukurannya begitu menjulang lebih besar dibanding kuda lokal. Jadi agak takut pertama kali melihatnya, namun ke-antengan kuda itu sepertinya meruntuhkan semua kekhawatiran. Jombang City Guide tiba-tiba teringat kuda-kuda keren harga milyaran milik Pak Prabowo yang impor itu. Iri.

Jumat, 07 Desember 2018

Teh Basil Mendiro: Teh Tradisional Khas Wonosalam


Tak hanya kopi, Wonosalam juga punya teh tradisional yang khas. Adalah Teh Basil, minuman seduhan daun sejenis kemangi yang khas dari daerah Mendiro. Di tangan warga Mendiro, Basil tak hanya menjadi penyegar lalapan dan pelengkap hidangan seperti pecel lele, tapi juga juga diseduh sebagai teh tradisional. Bersama Nasi Bumbung, Teh Basil menjadi duet kuliner eksotis kebanggaan Dusun  Mendiro.


Basil atau Ocimum basilicum, merupakan sejenis tanaman lokal yang tumbuh liar di hutan atau di pekarangan penduduk. Di Wonosalam tanaman yang mirip kemangi ini yang kerap disebut sweet basil oleh para peneliti.

Selasa, 06 November 2018

Nasi Bumbung : Sensasi Kuliner Khas Hutan Belantara


Berbeda dengan nasi pada umumnya, nasi bumbung dimasak menggunakan batang bambu sehingga memunculkan wangi yang khas dan aromanya dijamin menambah selera makan. Kuliner unik nan langka ini bisa dijumpai di Kawasan Wisata Coban Selo Lapis Dusun Mendiro, Panglungan Wonosalam Jombang.

Dibakar di atas api yang membara

Ide memasak dengan bumbung atau batang bambu ini awalnya muncul dari kebiasaan warga yang bekerja dengan menjelajah hutan. Banyak warga yang mencari jamur, madu, kayu dan aneka kekayaan alam di hutan sehingga membuat mereka kadang harus bermalam di hutan untuk beberapa waktu. Karena sering tidak pulang, warga selalu membawa bekal berupa beras, lauk dan peralatan seadanya untuk menyambung hidup di tengah hutan. Warga mendiro sudah terbiasa dengan lauk seadanya, misalnya sayur lalapan dan jamur yang didapat dari gunung.

Rabu, 01 Agustus 2018

Wisata Sumber Banyu Biru : Makan Sambil Kecek-Kecek!


Destinasi Sumber Banyu Biru menawarkan sensasi wisata kuliner yang tak hanya berfokus pada makanannya melainkan keunikan cara menyantapnya. Sumber Banyu Biru membuat diferensiasi berupa warung air yang menyajikan sensasi wisata kuliner unik berupa makan sambil merendam kaki di sungai.


Warung air adalah elemen paling unik dari Wisata Sumber Banyu Biru. Para pemuda yang merintis destinasi Sumber Banyu Biru memiliki ide dengan menyediakan beberapa set meja dan kursi di tengah aliran sungai. Meja dan kursi air ini nantinya digunakan sebagai service convenience bagi pengunjung untuk merasakan sensasi andok di atas Sungai Biru yang mengalir di tengah areal wisata.

Jumat, 06 Juli 2018

Ladang Arofah : Arena Renang, Berkuda dan Panahan


Sekarang tak perlu lagi jauh-jauh ke kota sebelah untuk berwisata naik kuda. Di Banjardowo, Jombang sudah tersedia wisata berupa arena renang, berkuda dan memanah yang dinamai Ladang Arofah. Ladang Arofah menyediakan jenis wisata berkuda, bukan naik kuda dengan dokar seperti naik kereta kuda keliling sekitar Kebon Rojo, tapi benar-benar kita mengendarai kudanya sendiri. Bahkan kita juga bisa rutin belajar menunggang kuda dan mencoba wahana panahan di sini.

Sabtu, 09 Juni 2018

Wisata Penangkaran Luwak Wonosalam


Bila di Kebun Kelengkeng Suwarno luwak ini dianggap hama yang memakan buah kelengkeng, berbeda halnya di Wonosalam. Luwak-luwak ini ditangkarkan untuk dipelihara dan diberi makan berupa buah kopi yang nantinya diolah menjadi Kopi Luwak, kopi ternikmat di muka bumi.

Senin, 07 Mei 2018

Miniatur Mobil Klasik Mewah Made in Jombang


Deretan mobil klasik mewah melintasi jalanan kota santri Jombang BERIMAN siang itu. Jajaran nama terkenal hadir, seperti Jeep, Rolls-Royce, Mercedes-Benz, Aston Martin, Ford, Volkswagen dan masih banyak lagi. Semua mata tertuju pada mobil-mobil mewah itu. Kepingin punya, satu dulu aja. Berapa harganya ya??


Minggu, 04 Maret 2018

Uniknya Bakso Durian dan Durian Bakar Bu Iis Marta Bareng


Kuliner ‘bernafaskan’ durian sepertinya makin merajalela di Jombang. Si Buah Berduri ini umumnya diolah menjadi minuman seperti Sup Durian, Es Degurian, Jus Durian, Kolak Ketan Durian, maupun Es Kopi Durian (asal jangan es kopi Vietnam deh). Lalu bila durian yang legit diolah menjadi makanan berupa Bakso Durian, seperti apa rasanya???

Jumat, 09 Februari 2018

Lucunya Miniatur Truk Karoseri nJombangan


Saat berkendara di Malang Selatan, pernahkah Anda melihat miniatur truk yang dijual di pinggir jalan??? Aih… lucu sekali ya… mirip sekali dengan aslinya!

Rabu, 08 November 2017

Rumah Hobbit di Ekowisata Taman Banyumili


Setelah berpetualang menemani Frodo Baggins membuang cincin sakti ke Kawah Gunung Mordor, Samwise Gamgee membangun keluarga kecil barunya. Sayangnya Frodo dan Bilbo Banggins harus pergi dari Shire ke alam keabadian bersama Gandalf Sang Penyihir Putih dan para peri termasuk Lord Elrond serta Lady Galadriel, sehingga meninggalkan rumah warisan keluarga Baggins. Akhirnya Sam yang menjaga dan merawat rumah medhag itu di Ekowisata Banyumili. Xixixixix………

Di seberang atas Villa Rosari Refresh Wonosalam, tak jauh dari Kampoeng Djawi, dibuka destinasi wisata baru. Ekowisata Banyumili, dibuka tanggal 4 November lalu yang sudah banyak didatangi para wisatawan yang penasaran dengan foto-foto rumah para Hobbit yang beredar di media sosial.


Sabtu, 12 Agustus 2017

Dua Bule Cantik Sambangi Warung Favorki


Rupanya, ada bule lain yang membaca artikel Jombang City Guide tentang Favorki Polandianya Mas Yusuf. Mereka adalah Mbak Charlene dari Belgia dan Mbak Agatha dari Polandia. Ibu Kost mereka, Bu Endang Lukman, yang istilah kerennya home parents ingin mempertemukan manusia-manusia sama negara dan sama benua itu.

Kebetulan dua londho cantik itu sedang ada di Waru, Sidoarjo, yang berjarak dua jam perjalanan dari Jombang bila tak macet. Katanya, Mbak Agatha kangen makan favorki. Akhirnya disempatkanlah mampir ke Jombang sebelum besok mengeksplore Malang.

Kamis, 03 Agustus 2017

Favorki Keripik Khas Polandia ala Mas Jozaf


Ini yang lagi rame di Jombang : Ada bule, jualan gorengan. Katanya sih makanan tradisional Polandia. Wah-wah… seperti apa rasanya ya???


Adalah Jozaf Jan Panczyk, londho asli Polandia yang kesasar di Jombang. Sehari-hari dia berjualan Keripik Goreng khas Polandia yang dinamai Favorki dengan berkeliling ke sekolah-sekolah yang ada di Jombang.

Kamis, 23 Maret 2017

Tak Tega Menyantap Tumini Yang Imut Akut


Terdengar seperti nama seorang wanita, Tumini sebenarnya adalah singkatan dari Tumpeng Mini. Tumpeng merupakan makanan yang dipopulerkan oleh Ibu Tien Soeharto melalui setiap acara yang diselenggarakan ibu negara era orde baru ini. Konsep perayaan dan syukuran yang biasanya dilengkapi dengan kue tart ala barat, diganti dengan tumpeng sehingga menonjolkan ciri khas Indonesia.


Salah satu makanan khas Indonesia ini berupa nasi kuning yang dibentuk seperti menara kerucut dan dikelilingi oleh lauk-pauk yang kemudian disebut Tumpeng. Karena bentuknya yang besar untuk disantap ramai-ramai, dibuatlah inovasi berupa tumpeng cilik, yang dibuat untuk perorangan.

Tentang Jombang Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...