Tampilkan postingan dengan label nJombangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nJombangan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Mei 2019

Bahasa nJombangan : Potret Dialek Jawa Timuran Yang Khas dan Moderat dari Kota Santri


Bicara tentang bahasa nJombangan tentunya harus memperhatikan letak geografis Kota Santri ini terlebih dahulu. Jombang berada di Jawa Timur yang mayoritas penduduknya berbahasa Jawa dan masih dipertahankan hingga kini. Meski sama-sama berbahasa Jawa, namun bahasa Jawa yang digunakan penduduk Jawa Timur dan Jawa Tengah-Jogjakarta mungkin agak sedikit berbeda. Uniknya, meski berbeda namun keduanya bisa saling mengerti satu sama lain saat bercakap-cakap.

Bahasa Jawa sendiri, memiliki banyak tingkatan untuk pemilihan kata tergantung lawan bicara. Sebut saja Ngoko, Krama, dan Krama Inggil. Tentunya, sebagai manusia Jawa-ensis pastinya sudah paham benar bahwa Ngoko merupakan level terendah dan Krama Inggil adalah tingkatan tertinggi. Umumnya Ngoko digunakan untuk berbicara dengan kawan seumuran, Krama digunakan untuk bicara dengan orang yang lebih tua, dan Krama Inggil untuk komunikasi dengan raja, pejabat, nigrat maupun dalam momen kehormatan yang sangat resmi.

Sabtu, 09 Februari 2019

Batik Colet : Orisinalitas Batik nJombangan Berpadu Corak Batik Profesi Spesial

Ada yang menarik dari motif batik yang dibuat oleh rumah Batik Colet Jatipelem : Corak batik nJombangannya bisa direquest sesuai permintaan dan disesuaikan dengan profesi pemesan. Hmm.... maksudnya???


Batik Colet merupakan salah satu pengrajin batik tulis di Jombang yang menggunakan metode colet atau tolet dalam pewarnaannya. Entah bahasa Indonesianya apa, tapi colet dalam istilah Jawanya yaitu ditutulno atau ditul-tulno ke bagian yang diinginkan. Ibaratnya sama dengan makan tahu solet. Apakah tahunya disobek atau tak disobek, tapi tetap dicocolkan ke bumbu petis. Aahhhh.... henyaaakkk.... Lho kok malah ngiler tahu petis ya???

Sabtu, 30 Juni 2012

Bahasa nJombangan : Dialek Jawa Timuran Khas Kota Santri


Bicara tentang bahasa nJombangan tentunya harus memperhatikan letak geografis Kota Santri ini terlebih dahulu. Jombang berada di Jawa Timur yang mayoritas penduduknya berbahasa Jawa dan masih dipertahankan hingga kini. Meski sama-sama berbahasa Jawa, namun bahasa Jawa yang digunakan penduduk Jawa Timur dan Jawa Tengah-Jogjakarta mungkin agak sedikit berbeda. Uniknya, meski berbeda namun keduanya bisa saling mengerti satu sama lain saat bercakap-cakap.

Bahasa Jawa sendiri, memiliki banyak tingkatan untuk pemilihan kata tergantung lawan bicara. Sebut saja Ngoko, Krama, dan Krama Inggil. Tentunya, sebagai manusia Jawa-ensis pastinya sudah paham benar bahwa Ngoko merupakan level terendah dan Krama Inggil adalah tingkatan tertinggi. Umumnya Ngoko digunakan untuk berbicara dengan kawan seumuran, Krama digunakan untuk bicara dengan orang yang lebih tua, dan Krama Inggil untuk komunikasi dengan raja, pejabat, nigrat maupun dalam momen kehormatan yang sangat resmi.

Rabu, 08 September 2010

Desain Arsitektur Seragam dari 'Rumah Adat nJombangan'


Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari ribuan suku dengan berbagai budayanya. Bentuk kebudayaan pun ada berbagai macam, termasuk seni yang diwujudkan dalam aneka karya. Salah satu bentuk karya itu adalah arsitektur rumah adat yang hampir setiap daerah dan propinsi di Indonesia memiliki ciri khasnya masing-masing.

Jombang, adalah bagian dari Jawa Timur yang berkultur selayaknya masyarakat Jawa pada umumnya. Tentunya, pengaruh budaya Jawa jelas begitu mendarah daging di Kota Santri yang diiringi kearifan lokal sesuai kultur setempat. Rumah Joglo masih diakui sebagai rumah khas dari Propinsi Jawa Timur dimana Jombang menjadi bagian di dalamnya. Tapi bukan berarti setiap daerah termasuk Jombang, tak punya bentuk rumah adat khas lainnya.

Tentang Jombang Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...