Tampilkan postingan dengan label Majapahit Treasure. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Majapahit Treasure. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 September 2020

Unfinished Arca Jemparing : Berhasil Lolos dari Perdagangan Ilegal

Tak jauh dari lokasi Candi aRimbi, terdapat sebuah desa yang bernama Jemparing. Sudah bukan rahasia lagi bila kawasan ini dan sekitarnya dikenal sebagai wilayah yang banyak peninggalan purbakala yang tersebar di berbagai sudut. Diantaranya adalah dua arca yang belum tuntas dikerjakan dan kini sudah diboyong ke Museum Trowulan.

Seperti pada umumnya, kedua arca ini dijadikan atribut punden bin pekunden yang dikeramatkan warga Jemparing, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Warga menjadikan dua arca ini sebagai patung yang sakral dan menjadi warisan leluhur yang sangat dihormati.

Minggu, 06 Oktober 2019

Candi Dempok : Singgasana Pertapaan Damarwulan



Tumpukan bata kuno membentuk bangunan mirip candi Majapahit disinyalir merupakan peninggalan Damarwulan. Dari cerita penduduk setempat, dulunya tumpukan batu bata berukuran jumbo itu merupakan lokasi dimana Sang Ksatria andalan Majapahit itu bersemedi.


Diantara batu bata merah berukuran jumbo itu, terdapat beberapa yang memiliki ukiran khas guratan peninggalan bersejarah kerajaan kuno. Kebanyakan situs non-andesit memang tersusun dari batu bata kuno yang dihiasi guratan bentuk setengah lingkaran di permukaannya. Situs bersejarah yang dominan dari batu bata kuno bisa ditemukan di Situs Sugihwaras, Prasasti Tengaran, Prasasti Watu Gilang, Petilasan Damarwulan Sudimoro, dan masih banyak lagi.

Minggu, 09 September 2018

Patok Menturo : Jejak Sungai Yang Hilang


Patok kecil berbentuk persegi dengan sudut lembut setia berdiri di pinggir jalan Desa Menturo, tak jauh dari kediaman keluarga Cak Nun dan rumah kepala desa. Tepat di depan pagar sebuah rumah kuno bergaya Belanda, patok batu yang sekilas terlihat seperti batu biasa setinggi sekitar betis bawah orang dewasa itu sebenarnya menyimpan sejarah tentang rangkaian kisah Majapahit yang tercecer.

Patok Batu Kuno di depan rumah kuno

Minggu, 15 Juli 2018

Puing-Puing Candi Mireng : Perabuan Sang Perwira Yudha


Selain sebagai bagian dari ibukota Majapahit, Jombang juga merupakan wilayah ibukota Kerajaan Mataram Kuno atau yang kerap disebut Medang Kamulan pimpinan Raja Mpu Sindok. Dengan dua kerajaan besar yang bertahta di Jombang pada masa lalu, tentunya banyak benda peninggalan era kerajaan kuno yang ada di Jombang.


Senin, 12 Maret 2018

Situs Grobogan : Misteri Berselubung Mistis


Situs purbakala dengan delapan umpak sederhana ini berada di Dusun Sukorejo, Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Situs Grobogan, dinamakan demikian karena situs peninggalan sejarah Kerajaan Majapahit ini berada di Desa Grobogan.

Minggu, 17 Desember 2017

Penemuan Potongan Arca Kepala Brahma Empat Wajah di Makam Keramat Pandegong


Tahun 2017 sepertinya menjadi tahun dimana banyak penemuan sejarah peninggalan kerajaan kuno ditemukan di Jombang setelah lama terkubur di bawah permukaan tanah. Setelah penemuan Situs Sugihwaras dan Situs Karobelah, sebuah potongan arca berbentuk kepala Dewa Brahma dengan empat wajah ditemukan seorang warga di makam keramat Pandegong, di Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno.

Pak Jayadi menunjukkan temuannya

Jumat, 01 September 2017

Yoni Gambar : Tapal Batas Kota Raja Wilwatikta


Yoni Gambar berada di tengah hamparan sawah yang berada di Dusun Sedah, Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Yoni Gambar, disebut demikian karena lokasinya yang berkaitan dengan Mbah Gambar, yang dianggap sebagai sesepuh desa setempat. Berbeda dengan rekannya yaitu Yoni Badas yang diduga sudah diboyong ke Museum Nasional Indonesia, lokasinya Yoni Gambar masih In Situ, yang artinya masih berada di tempat aslinya.



Selasa, 02 Februari 2016

Yoni Watukucur : Tanpa Cerat Bersanding Umpak dan Reruntuhan Candi


Beberapa umpak bundar sedikit persegi, struktur batu bata kuno dan dua yoni persegi berukuran cukup besar berceceran di sebuah lahan persawahan. Ada sekitar sembilan umpak berbentuk bundar yang mungkin dulunya menjadi pondasi pilar sebuah bangunan. Sedangkan pondasi memanjang dengan sisa sebuah struktur batu bata kuno menandakan di lokasi ini dulunya pernah ada bangunan bersejarah. Bisa jadi bangunan suci atau sisa sebuah pemukiman penting.


Menariknya, ada dua yoni yang berukuran cukup besar di sekitar umpak-umpak tersebut. Yoni tersebut berbentuk persegi dan tak punya pahatan apapun di permukaannya. Memang, kedua yoni ini ukurannya tak sebesar Yoni Gambar maupun lekuknya yang semegah Yoni Badas. Meski tak punya ukiran apapun, tapi lekuknya tak bisa dikatakan polos layaknya Yoni Balongrejo di Sumobito. Lekuk-lekuk dan ukuranya menandakan bahwa yoni ini seakan punya 'kasta' sedikit lebih tinggi dibanding rekan-rekannya yang punya bentuk polos.

Minggu, 12 Juli 2009

Candi Rimbi dalam Mimpi


Potret Candi Rimbi dalam Mimpi
Sang Dewi yang berharap restorasi

Tentang Jombang Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...