Berawal
dari bencana badai yang merusak ratusan rumah warga di Desa Karanglo tahun lalu,
akhirnya pemerintah Kabupaten Jombang dengan sigap menurunkan bantuan. Dari
sinilah kemudian dilakukan inovasi dengan budidaya tanaman hidroponik yang
digagas pertama kali oleh seorang warga yang berhasil menggunakan metode ini
dalam aktivitas bercocok tanamnya.
Budidaya
tanaman hidroponik ini kemudian diikuti oleh beberapa warga desa lain sehingga
membuat Camat Mojowarno berani menetapkan Dusun KarangLo, Desa KedungLo sebagai
kampung hidroponik pertama di Jombang kebanggaan Mojowarno. Dari keberhasilan
inilah, akhirnya Wisata Kampung Hidroponik tercetus kemudian diresmikan di
akhir November 2018 oleh Bupati Jombang terpilih.