Rabu, 10 Oktober 2012

Ziarah Makam Gus Dur : Wali Kesepuluh???


Bila di bagian utara Jombang ada ziarah kompleks Tarekat Shiddiqiyah, di bagian selatan Jombang ada ziarah makam Gus Dur, yang menjadi jujugan baru para peziarah dari seluruh penjuru Indonesia.

Kompleks Makam Tebuireng, merupakan tempat dimakamkannya Pendiri Nahdatul Ulama, KH. Hasyim Asyari dan Menteri Agama Pertama Indonesia, KH. Wahid Hasyim. 31 Desember 2009, KH. Abdurrahman Wahid, atau sering disapa Gus Dur, generasi ketiga dari dua orang diatas wafat. Upacara pemakaman kepresidenan dilakukan disini, mengingat beliau adalah orang yang pernah memimpin negri ini. Presiden yang menjabat saat ini, Susilo Bambang Yudhoyono, datang dan memimpin langsung upacara pemakaman ini. Bahkan saking ramainya, para santri yang berdomisili disini harus dievakuasi akibat membludaknya pelayat. Wow.




Tampak Ayam Kate Peliharaan Pesantren
dengan Damainya Berlarian di Halaman



Sejak Presiden Keempat Indonesia yang juga seorang kiai besar itu wafat, Jombang menjadi lebih ramai. Kompleks pemakaman Bapak Humanisme Indonesia di Tebuireng, menjadi jujugan para peziarah dari berbagai penjuru Indonesia. Bahkan, kompleks makam Ponpes Tebuireng itu dijadikan tujuan Ziarah Wali Kesepuluh, melengkapi Ziarah Wali Songo yang sudah banyak dijalani sebelumnya.



Makam Gus Dur sempat ambles tiba-tiba di tahun 2011. Tampak kain kafannya masih putih bersih. Untuk mengantisipasi ambles ulang, pihak pengurus makam pun membuat kebijakan untuk membatasi makam dengan tali pembatas.



Keluarga Jombang City Guide, berkesempatan berziarah ke area makam. Setelah cukup memanjatkan doa, kami berkeliling dan dijelaskan mengenai silsilah dan penghuni makam oleh sesepuh yang berwenang di Kompleks Makam Tebuireng.






Kebetulan Bapak ‘Shrek’ ini adalah saudara dekat kami juga, akhirnya kami dipersilakan untuk melompati pagar pembatas, (Meski nggak minta... -_-"). dengan sangat sungkan dipaksa untuk masuk melewati pagar pembatas (JANGAN DITIRU YA), kami kemudian dilihati dengan sinis oleh para peziarah lain, karena kamu satu-satunya yang boleh melewati pembatas karena channel orang dalam....

FYI : Ternyata bunga diatas makam diperbarui SETIAP HARI. Mereka mengering dan ditambah lagi diatasnya, lagi dan lagi. Ketika saya pegang bunganya, ternyata di bawahnya ada bunga kering bekas kemarin-kemarin dengan ketebalan sekitar 5-7 cm!!!! 


Malu-maluin ya, 

Anda juga harus sempatkan mampir ke Souvenir Shop yang ada di dekat area makam. Anda bisa dapatkan aneka Souvenir bergambar Gus Dur yang bisa menjadi oleh-oleh untuk keluarga di rumah.





Banyak acara dihelat disini, terutama bila ada hari-hari tertentu yang kemudian diadakan tabligh akbar. Dipastikan peziarah akan membludak. Karena kapasitas yang sudah tidak memungkinkan lagi itu, sebuah rancangan kompleks wisata ziarah akan segera dibangun. Maket dan desain visual 3D sudah ada, dan pernah ditampilkan di Jatim Expo Surabaya tahun 2011. Rancangan itu tinggal direalisasikan.

Hendaknya ketika berziarah kemari,
Anda harus berperilaku sopan dan menaati semua peraturan yang ada,


Ayo, siapa yang belum berkunjung kemari?
Mumpung tempatnya masih ‘asli’ belum dirombak…
Hehehehe……..





1 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...