Senin, 07 November 2016

Aquatics Waterpark : Serunya Waterboom dan Ember Tumpah!


Baru saja dibuka, taman bermain air Aquatic Waterpark yang merupakan proyek rintisan STKIP PGRI Jombang. Meski sudah diresmikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga Pak Imam Nahrawi di awal 2016, namun taman wisata air bertaraf nasional dan berstandar internasional dengan kadar kualitas air yang sudah tersertifikasi ini baru resmi dibuka untuk umum di 10 September lalu.


Berbeda dengan Tirta Wisata Keplaksari yang sudah diperbarui itu yang berada di jalur bus antarkota, lokasi waterpark terbaru di Kota Santri Jombang BERIMAN ini berada di tengah kota, tak jauh dari kompleks sekolah. Alamatnya yaitu di Jalan Pattimura Gang III no.15, dan tepat berada di seberang STKIP PGRI Jombang.

Seberang STIKIP

Untuk menuju ke lokasi, kita bisa menyusuri Jalan Pattimura Jombang. Tempatnya agak masuk di dalam perumahan PGRI, sehingga kita harus jeli melihat gang yang ada di kompleks pemukiman. Tepat di depan Kantor Kementrian Agama, terdapat sebuah gapura bertanda Pattimura Gang III dan di situlah kita masuk. Lurus saja menyusuri Gang III, maka kita akan menemukan Aquatics berada di kiri jalan.

Kolam Renang dan Wisata Air

Aquatics Waterpark, merupakan kolam bermain pertama di Jombang yang dilengkapi dengan prosotan ala waterpark di kota-kota besar. Proyek wisata air ini digagas oleh pihak yayasan STKIP sebagai pemilik. Dulunya, lokasi ini akan dijadikan untuk pembangunan gedung pascasarjana, karena gedung belakang STKIP masih dipakai STIE PGRI Dewantara. Setelah STIE PGRI Dewantara pindah dan membuat gedung sendiri, sepertinya pihak yayasan memiliki ide lain untuk membuat sebuah ekspansi bisnis yang profitable.


Awalnya, kolam renang ini diperuntukkan untuk sebagai sarana kebugaran para mahasiswa STKIP sekaligus lahan praktikum jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Kemudian pihak kampus lalu membuka Aquatics untuk umum, selain juga bermanfaat menambah pemasukan yayasan.


Di hari pertama pembukaan, pihak pengelola menggratiskan tiket saat grand opening. Tentunya kolam terbaru dan termewah di Jombang ini seketika langsung dipenuh sesaki oleh pengunjung. Ini merupakan bukti bahwa warga Jombang memang merupakan bagian dari tipikal masyarakat Indonesia pada umumnya yang suka dengan hal-hal gratis-gratis ya. Hehehhehe….


Setelah promo hari pembukaan usai, harga tiket kembali normal dengan tarif hari biasa. Awalnya tiket dibanderol seharga 15ribu rupiah untuk dewasa dan 12ribu rupiah untuk anak-anak. Masih cukup terjangkau untuk kantong wong njombangan. Tarif ini berlaku bagi semua orang yang masuk area Aquatics, baik nyemplung maupun nggak. Jadi bila kita masuk cuma untuk nungguin tapi nggak nyemplung juga tetap harus bayar yey


Kemudian setelah beroperasi, tiket dinaikkan sedikit, kini bertarif sebesar 17ribu rupiah untuk dewasa saat weekdays. Tarif akan menjadi 20ribu rupiah di Sabtu, Minggu dan hari libur. Tiket bisa didapatkan dengan pembelian di loket karcis yang disediakan pengelola di pintu masuk.


Uniknya, diadakan promo gratis satu tiket untuk setiap pembelian seupuh lembar tiket renang dan tiket masuk gratis untuk pengunjung yang sedang merayakan hari lahirnya. Pengunjung yang sedang berulang tahun juga bisa merayakan hari lahirnya di wisata taman bermain air ini dengan mengundang tamunya turut bermain air. Paket ulang tahun yang ditawarkan bagi pengunjung yang sedang ultah, berupa paket makanan dari kantin sambil bermain air bersama para tamunya.


Untuk pengunjung kolektif, bisa membooking tiket masuk seminggu sebelumnya. Biasanya untuk kunjungan rombongan skala besar, akan didapat harga penawaran khusus dari pengelola selama booking kunjungan bukan di hari libur dan weekend.




Terdapat dua area utama dalam Aquatics yaitu area pool dan waterpark. Pool terdiri dari kolam dewasa dengan ukuran 50x25 meter dengan kedalaman maksimal 2 meter dan juga kolam untuk anak-anak dengan kedalaman satu meter dengan ukuran yang lebih kecil.



Sedangkan waterpark yang berukuran sekitar penggabungan area pool, berisi kolam dengan berbagai fasilitas bermain air seperti waterboom, perosotan air, bahkan ember gelas besar yang menyajikan atraksi air tumpah.


Menanti Atraksi Gelas Tumpah


Waterboom

Waterboom setinggi 20 meter memang menjadi tantangan bagi para pecinta adrenalin. Memang tak semua pengunjung berani meluncur dari jarak tertinggi ini. Meski demikian, waterboom ini masih kalah tinggi dan seru dibanding perosotan luncur air di kota besar. Perosotan air berliku yang bisa dilalui dengan ban delapan mini ini tetap mampu menghibur masyarakat Jombang yang haus akan wisata keluarga dalam kota.




Di bawah wahana waterboom, terdapat padang batu berhias lukisan hewan air berwarna-warni. Area ini memang diperuntukkan untuk taman batu sebagai wahana lain yang melengkapi waterboom. Beberapa anak yang mungkin sudah bosan bermain air bisa berlarian dan bermain kejar-kejaran di taman batu ini.

Di bawah waterboom ada Taman Batu



Lahan kosong di bagian barat waterboom dan Taman Batu kini sudah dilengkapi ayunan dan dibangun wahana baru berupa Rumah Angker. Rumah Angker ini merupakan wahana seperti rumah hantu yang bisa dinikmati pengunjung dengan membayarkan tarif tambahan  berupa selembar sepuluh ribu rupiah.


Sayangnya saat berkunjung kemari, wahana ini sedang tidak beroperasi karena adanya kerusakan kabel akibat kebocoran atap. Kebocoran ini juga merupakan imbas dari hujan deras yang melanda Jombang. Mungkin bila sudah kembali beroperasi, Jombang City Guide akan membuat laporan khusus di Rumah Angker ini.


Di bawah depan waterboom terdapat beberapa prosotan air kecil yang merupakan kelengkapan wahana taman bermain air. Mengikuti tren waterpark di kota besar, Aquatics pun melengkapinya dengan ember besar yang menyajikan atraksi gelas air tumpah.

Gelas Tumpah

Gelas air tumpah ini sudah didesain untuk terisi penuh setiap dua menit dan anak-anak yang bermain air sudah siap menunggu guyuran air tumpahan ember besar di bawahnya. Saat terisi penuh, gelas menjadi oleng dan byur…. mengguyur bagian bawahnya. Deburan guyuran air ini menjadi hiburan tersendiri yang dinanti-nanti namun tetap aman bagi pengunjung.







Baywatch

Tak perlu khawatir bila orang tua yang ketakutan anak-anak tenggelam. Karena area kolam  bermain air tak terlalu dalam. Selain itu pihak pengelola pun sudah menyediakan pengawas air seperti Baywatch yang selalu siaga di tepi kolam. Jadi petugas jaga tersebut akan selalu sigap bila terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Meski sama-sama berseragam merah, petugas 'Baywatch' ini mungkin lebih tepat disebut poolwatch ya, soalnya ada di kolam renang. Xixixixi…………

Poolwatch

Diawasi poolwatch

Terdapat kantin yang menjual aneka es krim dan jajanan kegemaran anak-anak yang berada di bangunan yang memisahkan area pool dan taman bermain air. Di sampingnya juga terdapat toilet yang cukup bersih karena infrastruktur yang masih baru. Ada pula loker untuk menempatkan barang, musholla dan tempat guyur air di tepi kolam.



Sayangnya jumlah loker masih terbatas sehingga masih belum bisa menampung semua barang bawaan pengunjung. Tampak barang bawaan pengunjung masih diletakkan di luar dan memenuhi kursi tunggu dekat kolam, lengkap dengan ibu-ibu dan para guru yang menanti anaknya berenang maupun menjaga bakelannya.


Jumlah kamar mandi juga masih belum bisa menampung pengunjung yang membludak, sehingga bila ada rombongan anak sekolah maka dipastikan antrian begitu panjang sehingga memakan waktu tunggu lebih lama.

Penunggu Bakelan

Ngantuk ya Dik...

Awalnya lokasi parkir masih sama dengan tempat parkir STKIP. Namun dengan kesuksesan operasional, kini Aquatics mulai melakukan pebangunan lapangan parkir yang juga menjadi garasi minibus dan bison operasional. Kendaraan operasional ini dipergunakan untuk menjemput pengunjung dari satu titik melalui booking sebelumnya. Penjemputan pengunjung kolektif ini adalah bagian dari fasilitas Aquatics, yang menyediakan layanan bagi order penjemputan dengan booking awal.

Parkiran

Pihak pengelola juga menawarkan kursus renang ‘Flamingo’ dengan pelatih profesional berlatar belakang atlet renang dan guru olah raga. Kursus renang ini diperuntukkan bagi anak-anak maupun dewasa yang ingin belajar berenang. Sekolah renang ini diadakan setiap hari Sabtu dan Minggu, dengan biaya tambahan yang telah ditentukan.



Tunggu besar sedikit lagi ntar kita main nyemplung di sini ya Dik..

Dengan adanya kursus Flamingo dan Aquatics ini, juga diharapkan Jombang mampu menambah ‘stok’ atlet muda berbakat yang bisa menjadi andalan Kabupaten Jombang dalam aneka turnamen olahraga.




Istimewanya, kursus renang Flamingo juga menyediakan kelas khusus untuk lansia dan anak berkebutuhan khusus, sehingga pembelajaran berbasis terapi didampingi ahlinya bisa didapatkan untuk segmentasi ini. Waah cocok sekali untuk adik Jombang City Guide ya, tapi dia takut air… gimana ya???



Aquatics beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Khusus hari Jumat ada jeda tengah hari untuk memberikan kesempatan pengelola dan pengawas kolam melakukan ibadah Sholat Jumat.


Jam operasional Aquatics menandakan wisata air ini tidak menyediakan sensasi berenang beratapkan langit berbintang. Padahal dengan iklim tropis dengan sinar matahari begitu terik, membuat pengunjung bisa terpanggang selama bermain air. Aquatics memang merupakan taman bermain air outdoor tanpa penutup apapun di atasnya. Suasana panas makin terasa karena di area Aquatics masih minim pepohonan untuk sarana berteduh.

Pwanas puoool

Silau Cyiiin

Meski sudah dilengkapi ornamen kolam berwarna biru dan lukisan di dinding pembatas bertema kesejukan laut dan perairan, namun nuansa gersang masih terasa begitu menyengat. Dengan kondisi berenang di tengah hari tanpa rimbun-rimbunan, bersiaplah terpapar sinar matahari secara langsung. Siapkan sublock Anda supaya badan tidak ‘hangus’ disengat teriknya cahaya matahari.



Seperti biasa, yang tidak asik sama sekali dari tempat ini adalah pengunjung yang merokok termasuk petugas yang berjaga. Sebagai wahana wisata keluarga dengan mayoritas kunjungan anak-anak, belum ada larangan jelas untuk dilarang merokok di seluruh area.

Kantin


Sebagai lokasi olah raga yang menjunjung tinggi kebugaran dan kesehatan tubuh, di sisi lain pihak Aquatics malah tidak menjaga kebersihan udara yang dihirup pengunjungnya. Terlihat tidak konsisten akan tujuannya sebagai sarana olah raga. Bahkan petugas yang berjaga malah merokok dengan santainya di pintu masuk. Begitu ironis.


Tempat rekreasi ini masih baru. Meski berbayar, para pengunjung juga harus memiliki kesadaran berkontribusi dalam menjaga kebersihan lokasi. Fasilitas yang ada hendaknya selalu diperbarui dan dirawat dengan baik. Beberapa cat perosotan dan terowongan air sudah banyak yang mengelupas. Termasuk landasan luncur yang sudah mulai kotor seakan jarang dibersihkan.


Meski menerima saran, pihak pengelola tidak menyediakan kotak saran dengan jelas. Terdapat tulisan kotak saran di pintu masuk namun fisik boxnya tidak ada. Aneh sekali. Semoga pihak Aquatics makin reaktif terhadap saran yang membangun karena kapasitasnya yang begitu besar sebagai jujugan wisata dalam kota begitu potensial.


Aquatics Waterpark
Kolam Renang dan Wisata Air
Jalan Pattimura Gang III Nomor 15
Seberang STKIP
Buka Setiap Hari
Pukul 07.00 WIB – 17.00 WIB
0321-8494319
IG : aquaticsjombang
aquatics.jombang@gmail.com

www.aquaticsjombang.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...