Sabtu, 20 Agustus 2016

Batik Jombangan Sekar Jati : Pencipta Corak Relief Candi Rimbi dan Ringin Conthong Tower


Belum banyak yang tahu bahwa Jombang juga punya corak batik khas. Meski sudah dipajang di Museum Batik di Pekalongan, Jawa Tengah, warga Jombang sendiri belum banyak mengerti maupun mengetahui eksistensi batik kota kelahirannya sendiri. Ketidaktahuan ini mungkin juga disebabkan motif Batik Jombangan ini baru berkembang di era pertengahan 2000-an, cukup terlambat untuk sebuah motif khas dimana kekayaan batik sudah dimiliki Indonesia sejak dulu.






Sekitar tahun 1940-an membatik banyak dilakukan wanita-wanita Jombang di desa Candimulyo, sebuah kawasan desa yang berada di timur Ringin Conthong. Kala itu, batik hasil karya Jombang belum memiliki corak yang khas. Empat tahun sebelum disahkan UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia, batik Jombangan mulai menggeliat, dan kini muncul beberapa sentra batik nJombangan yang dirintis di Desa Jatipelem dan Desa Sukorejo yang berada di Kecamatan Diwek.






Awalnya corak batik di Jombang belum memiliki kekhasan yang memang digali dari kekayaan budaya endemik Jombang sendiri. Motif-motif yang ada berkisar corak bunga melati, kuda putih, cengkeh, tapak lima, sandur, dan ringin conthong. Atas prakarsa pecinta budaya, pembatik dan Bupati Jombang kala itu, digalilah kekayaan budaya yang benar-benar asli Jombang.



Berjumpa dengan Ibu Maniati



Ibu Maniati, selaku pencipta gambar ini, melakukan penelusuran bersama timnya. Teringat Pak Bupati Suyanto yang sedang menjabat berasal dari Kecamatan Bareng dan disana Candi Rimbi berdiri anggun sebagai cagar budaya kebanggaan Jombang.


Ibu Maniati Sang Maestro Batik Khas Jombang
82 tahun, tapi masih segar bugar


Motif bunga ini terpahat di dua batu yang diletakkan menghadap Candi Rimbi. Dua batu ini ditata berjajar mengapit batu yang sama namun berpahatkan Kalamakara. Dua batu ini yang mungkin dulunya merupakan bagian reruntuhan dari Candi Rimbi yang kini tersisa tinggal separuh. Akhirnya sepakatlah ditetapkan motif bunga yang ada di relief reruntuhan Candi Rimbi sebagai corak khas batik nJombangan.





Motif Bunga dari Relief Candi Rimbi

Corak batik khas Kota Santri Jombang BERIMAN ini terinspirasi dari motif bunga dalam salah satu relief yang ada di Candi Rimbi ini kemudian dikreasikan dan dimodifikasi tanpa mengubah pakem dasarnya yaitu tawang dan kaning. Corak bunga ini seperti tanda mata di tengah dengan rumbai dan juntaian daun yang memanjang di sampingnya. Juntaian daun ini mengerucut ke bawah seakan membentuk segitiga terbalik yang merupakan struktur geometris relief yang ada di Candi Rimbi.

Motif Asli dari Relief Candi Rimbi

Untuk mempopulerkan motif khas Jombang ini, Bupati Jombang mewajibkan semua pegawai negeri sipil di Kabupaten Jombang mengenakan seragam bermotif relief Candi Rimbi. Batik Jombangan ini diwarna dasar merah dengan motif berwarna hijau yang melambangkan dua warna unsur Kota Santri Jombang BERIMAN. Setelah batik ini cukup dikenal, barulah dibuat kreasi warna lainnya.



Saat Jombang City Guide mampir ke workshopnya, betapa senang melihat toko batik yang memang benar-benar khas Jombang, kota kelahiran kita tercinta ini. Banyak sekali motif dan warna, tinggal pilih. Mulai Batik cap, maupun batik tulis.

Batik Tulis

Berbagai warna

Monggo dipilih, dipilih, dipilihhhhh......................



Bu Inggil menjelaskan tentang Batik Khas nJombangan





Arek Ilang




Selain menjual batik khas nJombangan di toko Sekar Jati Jatipelem, di sini juga membuka kursus dan pelatihan membatik lho.... Wajarlah memang Desa Jatipelem sekarang sudah jadi sentra batik nJombangan sih...









Bahkan di bagian belakang toko batik, ada workshop yang digunakan para pembatik untuk mengerjakan batik karyanya. Mengesankan sekali.



Bu Inggil sedang menjelaskan mengenai proses permbatikan dan pewarnaan batik

Kami disambut dan ditemani Bu Inggil, anak kelima dari Bu Maniati Sang Pencipta natik nJombangan. Beliau menjelaskan sejarah batik nJombangan dengan sangat bangga, yang kemudian Jombang City Guide tuangkan di artikel ini, dan bisa dibaca lebih lengkap di sini. 


Menyimak penjelasan Bu Maniati

Sang Maestro Batik nJombangan

Kini Bu Maniati Sang Maestro yang sudah sepuh, menikmati masa senjanya. Dan urusan perbatikan dilanjutkan anak-anaknya.


Motif Batik Menara Air Ringin Conthong
Kemudian, kreasi batik di Jombang makin berkembang. Batik menara air peninggalan Belanda yang ada di Ringin Conthong menjadi obyek baru yang bersanding dengan motif corak bunga relief Candi Rimbi.



Motif ini diciptakan oleh anak keenam Ibu Maniati yang bernama Mbak Ririn. Mbak Ririn inilah yang paling menonjol mewarisi bakat desain dan gambar dari Ibundanya.



Motif Batik Khas Jombang Hasil Kreasi Mbak Ririn : Ringion Conthong Tower

Batik yang mengusung nama beken Ringin Conthong Tower juga menjadi batik khas Jombang yang menjadi populer, terutama saat Bupati baru yang menjabat memberikan anjuran untuk mengenakannya dan menjadikannya seragam PemKab Jombang yang sarat akan kuningisasi yang diderita Jombang saat ini.

Seragam PNS Jombang

Batik Ringin Conthong ini bergambar menara air Ringin Conthong yang biasanya saat dibuat menjadi baju dijahit tepat di bagian dada dan perut. Corak Ringin Conthong dibuat seperti lebih ‘gendut’ dari postur aslinya dan dengan hiasan bunga di atasnya. Motif batik ini juga dilengkapi dengan gambar bunga relief Candi Rimbi yang sudah dimodifikasi, yang juga mempengaruhi bentuk Ringin Conthong menjadi seperti seikat dedaunan panjang dengan hiasan bunga menjuntai. Motif ini pun mengingatkan kita pada logo ASEAN.




Aneka modifikasi warna batik motif Ringin Conthoing Tower



Jombang City Guide juga sempat melihat halaman belakang workshop Sekar Jati milik Bu Maniati. Para pembatik sedang beristirahat, jadi lokasinya sedang kosong. Tak tampak hiruk pikuk pembatikan, namun tak menyurutkan ketertarikan kami terhadap proses pembuatan batik khas nJombangan ini. Bu Inggil mengantarlkan kami dan menjelaskan berbagai hal tentang prosesnta. Menarik sekali. Bangga pula.



Pembatiknya Lagi Istirahat



Selama ini kita selalu hanyut dalam corak yang sudah terkenal di dunia perbatikan dan batik asal Jombang seakan belum muncul ke permukaan. Kini dengan semakin berkembangnya batik nJombangan, kita sebagai generasi penerus bangsa harus makin memajukan kota kelahirannya tercinta, salah satunya dengan melestarikannya dan bangga mengenakan batik khas nJombang BERIMAN yang makin hari makin keren lhooow…..




Kerajinan Batik Tulis Sekar Jati Star
Jatipelem 1, Diwek Jombang
Pertigaan Jatipelem dekat ex-Pohon Loh
0321-866344
Bu Inggil : 081938221105



4 komentar:

  1. Thanks for sharing.. Kalau anda mau tahu lebih banyak tentang ragam motif batik yang ada di Indonesia, anda bisa mendownlod E-Book dari Fitinline..

    BalasHapus
  2. Makasih mas infonya bermanfaat sekali 🙏

    BalasHapus
  3. Adakah sosial media dari jombang city guide ini? Saya mahasiswa pariwisata yang ingin meneniliti ttg batik Jombang. Mungkin bisa colab dg Jombang city guide :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau mau kolaborasi, sepertinya langsung saja ke pabriknya mbak. Karena apalah hamba, cuma manusia biasa #halah yang kebetulan nulis tentang batik njombangan yang pernah kami kunjungi untuk beli jariknya pas mau ikut lomba guk yuk cilik.
      Alamat terlampir, monggo langsung werdor kesana deh :)

      Hapus

Tentang Jombang Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...