Jumat, 06 April 2018

Hanyut Dalam Ketenangan di Telaga Jambe


Angin semilir menerpa air danau hingga permukaannya tampak mengalir lembut…


Wisata Telaga Jambe bukan kategori destinasi pemacu adrenalin yang penuh keseruan. Destinasi ini cenderung pada menikmati keindahan alam dengan pemandangan danau di tepian telaga sambil menenangkan diri dari hiruk pikuk perkotaan yang begitu semrawut.




Telaga Jambe, cocok dinimati sore hari dengan berpiknik di tepiannya, maupun sekedar memandangi keindahannya. Pemandangannya yang asri, dan masih alami setidaknya bisa sebagai sarana cuci mata dan melepas penat akibat tekanan pekerjaan di weekdays seperti Jombang City Guide yang dikejar target.





Telaga Jambe, adalah sebuah danau kecil yang ada di Dusun Jambe, Bangsri Plandaan. Danaunya masih alami, sehingga belum dioptimalkan sebagai destinasi wisata. Bila duduk di tepiannya, kita bisa menikmati pemandangan alam yang masih begitu asri diantara lahan kapur Plandaan yang mulai ‘menyubur’ karena teknologi yang dijalankan oleh Pak Suwarno penggagas Kampung Kelengkeng Plandaan.



Kluwing

Letaknya bersebelahan dengan lokasi Kebun Kelengkeng Suwarno, sehingga ketika mengunjungi kebun ini, kita juga bisa menikmati indahnya danau kecil ini. Memang, Telaga Jambe lebih nyaman dinikmati dari sisi Kebun Kelengkeng Suwarno.



Dari sisi kebun kelengkeng


Selain karena aksesnya lebih mudah, juga terdapat fasilitas dari Kebun Kelengkeng seperti parkir, toilet, menara pantau, maupun gubuk kecil di tepian telaga. Tentunya fasilitas ini bisa dinikmati dengan masuk dulu ke areal Agrotani Kebun Kelengkeng Suwarno.

Menara pantau

Melamun Location




Telaga Jambe ini bisa ditempuh dengan rute yang sama dengan ke Kebun Kelengkeng Suwarno, karena lokasinya bersebelahan. Dari arah Jombang Kota menuju Jembatan Ploso. Dari Jembatan belok kiri hingga sampai di Polsek Plandaan. Masuk Gang sebelah Polsek, lurus hingga KUA Plandaan ada perempatan belok kanan. Di akses jalan yang cukup urban legend belok kiri dan lurus saja hingga menemukan kebun kelengkeng Suwarno.




Kedalaman danau sekitar satu meter untuk tepiannya, empat hingga lima meter di bagian tengah telaga. Tanaman air tampak tumbuh di pinggiran telaga, termasuk beberapa ilalang air yang tinggi menjulang.

Tanaman air


Ilalang air



Beberapa warga setempat ada yang berenang, dan ada pula yang mengisi waktu dengan memancing di tepian telaga. Sepertinya danau ini cukup subur sebagai habitat ikan dan tumbuhan air beserta plankton-planktonnya, sehingga tak jarang beberapa pemancing puas mendapatkan hasil tangkapannya.

Memancing


Cermin air

Jombang City Guide tidak bisa memastikan Telaga Jambe ini kategori danau atau waduk. Bentuknya tidak terlalu luas seperti danau, namun sudah dibangun pinggiran pembatas supaya tepi danau tidak erosi. Yang pasti, keberadaan telaga ini membuat penduduk setempat bisa mendapat aliran air untuk mengairi lahannya yang berkontur tanah kapur yang kering.






Kebun Kelengkeng Suwarno yang masih dalam taraf renovasi berencana menggunakan telaga ini untuk wisata air mengelilingi danau dengan perahu dayung dan perahu kayuh berbentuk bebek dan anjing laut.




Garasi perahu



Karena masih belum beroperasi maksimal, perahu-perahu itu tampak masih terparkir di garasinya. Sepertinya pengunjung harus puas menikmati pinggiran telaga dengan thenguk-thenguk di sebuah gubuk kecil yang dulunya reyot namun sekarang sudah diperbaiki, sambil menanti perahu dinyatakan siap berlayar.

Menunggu perahu layak layar



Pesisir telaga Jambe dari sisi kebun kelengkeng juga memiliki tempat yang bisa dijadikan sarana bermain anak-anak, termasuk Bayi Jombang City Guide yang begitu riang berlarian diantara rerumputan.

Berlarian di antara rerumputan




Di dekat danau sebelum turun ke jalan setapak telaga, terdapat pohon kelengkeng yang berdiri sendirian menghadap danau. Cocok untuk tempat nongkrong memandangi lembutnya angin menerpa permukaan danau sambil melamun, awas kesambet tentunya.

Siluet

Bukit Kelengkeng





Tak jauh dari bukit kelengkeng ini, ada jalan setapak menurun menuju telaga. Gubuk kecil yang sudah diperbaiki bisa digunakan untuk bersantai, menghirup udara segar pedesaan beriklim tropis sambil ditemani angin sepoi-sepoi.

Gubuk Tani



Di sebelah telaga yang masuk area Kebun kelengkeng Suwarno, terdapat kebun labu madu yang lumayan juga untuk wisata edukasi anak-anak mengenai tanaman yang menjadi makanan mengembali energi Nabi Yunus setelah keluar dari lambung ikan paus. Bila beruntung datang ketika masa panen, kita bisa memetik labu madu langsung dari pohonnya yang menjalar diantara pergola bambu.

Kebun Labu Madu

Kegirangan

Beruntung datang saat panen labu madu

Ada tiga telaga di Jombang yang sudah Jombang City Guide kunjungi,; Telaga Gondang, Embung Kepuhrejo dan Telaga Jambe. Ketiganya ini cukup recommended untuk destinasi wisata keluarga dengan menggelar piknik maupun cuci mata, dan Telaga Jambe salah satunya.





Menatap masa depan


Wisata Telaga Jambe ini merupakan salah satu potensi destinasi yang ada di utara Jombang. Tempatnya masih belum banyak dieksplorasi seperti banyak potensi wisata di utara Jombang yang masih alami. Meski demikian, bukan berarti tidak bisa dinikmati keindahannya ‘kan??





Selfie dulu

Saran Jombang City Guide, menikmatinya lewat sisi Kebun Kelengkeng Suwarno saja. Mungkin sekalian membawa peralatan memancing? Aahh... pokoknya ayo berwisata ke Telaga Jambe..


Telaga Jambe
Dusun Jambe, Desa Bangsri
Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...