Jumat, 16 Desember 2016

Bersahajanya Gereja Kuno Bongsorejo


Banyak yang mengangumi keindahan arsitektur Gereja Kuno Mojowarno itu sudah biasa. Tapi banyak yang tak tahu, bahwa Jombang juga punya gereja jawa kuno yang juga berdiri sejak zaman kolonial. Gereja Kristen Jawi Wetan Bongsorejo namanya.



Gerbang Bertuliskan Aksara Jawa

Terletak tak terlalu jauh dari Gereja Kristen Mojowarno, Gereja Bongsorejo berlokasi di Bongsorejo, Grogol, yang masuk Kecamatan Diwek. Bongsorejo sendiri adalah sebuah desa yang tenang dan asri, terasa begitu teduh saat melaluinya. Rumah-rumah penduduk berjajar rapi dengan halaman yang ditanami bunga dan pepohonan rindang. Sebuah tipikal rumah khas pedesaan yang adem ayem.

Hayo, bacanya apa???

Ornamen Kristiani di Gerbang Masuk

Bongsorejo, adalah salah satu kompleks kampung Kristen yang ada di Jombang. Sebuah kawasan yang penduduknya mayoritas beragama nasrani yang tinggal di hampir sepanjang jalan utama Desa Bongsorejo.




Memasuki kompleks gereja, Jombang City Guide terlebih dahulu meminta izin pada para pengurus gereja yang kantornya ada di seberang jalan yang lokasinya tepat di samping sekolah kuno peninggalan Belanda yang kini sudah tidak difungsikan lagi. Selain itu untuk menghindari kejadian aneh saat mengunjungi Kantor Pos Jombang tidak terjadi lagi.


Tampak di seberang ada Sekolah Kuno Belanda
Dengan sangat ramah, para pendeta dan pengurus gereja mempersilakan Jombang City Guide untuk mengambil gambar. Sungguh sebuah keramahan dan toleransi antar umat beragama yang sudah jarang kita temui di era yang penuh dengan sentimen keagamaan yang marak di media.


Kompleks Gereja Bongsorejo ini dilengkapi papan nama dan sebuah menara lonceng yang berdiri tepat di depan gereja. Sekilas, lonceng ini mengingatkan kami akan miripnya dengan  lonceng gereja di Eropa. Desainnya sangat mirip, namun berbentuk lebih sederhana dan dengan ukuran yang lebih kecil. Meski sederhana, tak mengurangi kemegahan sentuhan barat dalam penampilannya.

Lonceng Gereja Bongsorejo

Lonceng, memang difungsikan untuk memanggil jemaat untuk berkumpul dan berdoa. Lonceng yang merupakan instrumen liturgi, juga berfungsi untuk menandakan misa akan dimulai atau penanda peristiwa penting lainnya. Miriplah dengan masjid yang ada menara pengeras suaranya untuk mengumandangkan adzan saat panggilan sholat.



Halaman gereja begitu bersih dan asri, jalan setapak berhias kerikil kecil yang rapi ditata melingkar mengelilingi taman bunga. Beberapa pohon cemara yang biasa kita temui di dataran tinggi yang bentuknya menjulang seperti kerucut menambah keindahan pemandangan.






1898

Bangunannya sederhana, arsitekturnya mungkin masih kalah dengan rekannya yang sudah terkenal seantero negri. Tapi gereja ini juga tak kalah bersejarahnya. Dari angka tahun yang tertera di atap gereja, Gereja Bongsorejo ini berdiri sejak tahun 1898, dua tahun sebelum abad 20. Pastinya tak sedikit peristiwa yang sudah disaksikan oleh gereja ini. Berbagai misa dan perayaan, maupun peribadatan yang dilaksanakan jemaatnya.

Paviliun Kecil





Di samping gereja tampak ada sebuah paviliun kecil. Di samping sisi lainnya, ada semacam teras yang digunakan untuk acara maupun tempat meletakkan kursi untuk jemaat. Pintu dan jendelanya besar khas bangunan lama tampak bersih terawat.

Pintu Besar dan Tinggi



Ketika kami diperbolehkan mengintip bagian dalamnya, terlihat di dalam ruangan utama gereja tampak kursi berjajar rapi. Beberapa hiasan pesta tampak disematkan di beberapa sudut ke sudut untuk menyambut perayaan natal.










Lampu kuno dengan desain antik, serta altar untuk pendeta ketika memimpin misa. Sebagai salah satu gereja jawa kuno, altar tempat khutbah untuk pendeta terpahat aksara jawa di bawah tanda salib.



Gereja ini pernah direnovasi pertama kali tahun 2003, setelah lebih dari 100 tahun berdiri. Meski termasuk bangunan lama yang bisa masuk dalam kategori cagar budaya warisan kolonial, Gereja Kuno Bongsorejo masih kokoh dan bersih terawat dengan nuansa kesederhanaan yang begitu bersahaja.








Jadi, meski Jombang punya julukan sebagai Kota Santri, namun juga punya daya tarik sebagai cikal bakal Gereja Kristen Jawi Wetan di Jawa Timur. Sebuah tempat peribadatan yang juga destinasi wisata religi nasrani sekaligus wisata bangunan bersejarah yang tak boleh dilewatkan. Bila Gereja Kristen Mojowarno terkenal dengan kemegahannya, maka Gereja Kristen Bongsorejo kental akan kebersahajaannya.







Gereja Kristen Jawi Wetan Bongsorejo
Jl. Bongsorejo Grogol Diwek, Jombang 61471
Bongsorejo, Grogol, Diwek

0321-866160


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...