Senin, 01 April 2013

Plat Kendaraan Jombang




Dalam hal berlalu-lintas, Jombang kini masuk dalam satu grup bersama Mojokerto, Tuban, dan Lamongan, beserta Bojonegoro sebagai ‘markasnya’. Penggolongan kota-kota ini dimulai sekitar tahun 2007an (Entah ya kalau salah, seingat saya sih...). Mengapa demikian, karena akhirnya plat nopol kendaraan di Jombang akhirnya seragam dengan grup tersebut dan dipusatkan di Bojonegoro. Akhirnya, semua kota di grup Bojonegoro memiliki plat awal “S”.



Banyak orang mengira bahwa nopol dengan plat huruf awal “S” adalah Bojonegoro. Hal ini benar adanya, namun harus dilihat huruf di bagian belakang nopol.


Sebagai anggota ‘markas Bojonegoro’, Jombang juga kemudian berplat 'S'. lalu bagaimana membedakannya??? Tenang. begini caranya : Jombang mendapat bagian plat S namun dengan abjad akhir dengan awalan W, X, Y, Z. Misalnya S 4345 ZK. Huruf plat menandakan area Bojonegoro dengan S, dan huruf awal belakang plat adalah Z, yang masuk dalam kategori Jombang. Berarti, kendaraan dengan plat tersebut dari Jombang. HOREEE.... -_-''


Berbeda halnya dengan tetangga kota Jombang yang terkenal dengan peninggalan prasejarahnya, yaitu Mojokerto yang mendapat bagian huruf akhir dengan awalan S, T, U, V. Maka kendaraan bernopol S **** VM adalah plat daerah Mojokerto.



Begitu pula dengan Bojonegoro yang mendapat huruf plat bagian akhir dengan abjad awal, yaitu A, B, C, D. Sedangkan Lamongan dengan huruf plat bagian akhir dengan abjad setelah Bojonegoro E, F, G, H.


Jombang juga pernah menyandang plat awal W di awal 2000an, namun berbagi dengan beberapa kota diantaranya Gresik dan Sidoarjo. Namun, tentu saja, kita harus melihat huruf awal bagian akhir plat terkait. Ini disebabkan Jombang mendapat huruf awal bagian akhir plat nopol dengan V, W, X, Y, Z.  Kala itu, huruf akhir V masih dipakai di Jombang, yang kemudian ketika berganti menjadi S, huruf V menjadi milik Mojokerto. Misalnya W 2126 VJ, maka nopol tersebut dari Jombang. Kini, huruf awal W dipakai hanya di Gresik dan Sidoarjo.




Sebelum menyandang plat awal W, Jombang mengalami plat L, yang berbagi dengan Surabaya. Plat L ini disandang Jombang di awal 1990an. Tentunya, dengan ciri khas Jombang yang juga mendapat grup huruf paling akhir. Yang saya ingat ketika itu adalah huruf Z. Kini plat nopol dengan huruf awal L dimiliki sepenuhnya oleh Surabaya, Ibukota Jawa Timur.





Jadi, bila Anda bertemu plat dengan ciri-ciri plat nopol Jombang yang telah disebutkan diatas, berarti kendaraan tersebut bernopol Jombang atau berasal dari Jombang. Dimana sedikit banyak, boleh diasumsikan pasti penumpangnya ada hubungan dengan warga Jombang.


Beruntung pula akhirnya Jombang bisa kebagian nomor yang bisa dimodif jadi keren, misalnya S 3 XY, atau S 3333 XY. Bisa juga S 15 WA atau S 15 WI. Tidak bisa didapatkan di kota lain, bukan???
Seksiiiiiiiiiiii


Meski Jombang selalu mendapat huruf bagian akhir, namun bukan berarti kemajuan dan perkembangan Jombang jadi paling belakang, kan??? Kita sebagai warga Jombang harus menjadi bagian dari partisipan kemajuan itu.

Mbak, kok nggak pake helm?


Senang rasanya bila sedang berada di kota lain yang nun jauh dari Kota Santri yang BERIMAN kemudian menemui plat Jombang, bukan????

5 komentar:

  1. Waktu dulu saya masih di Jombang, platnya L Mbak, tapi belum lama ini pulang ke Jombang berubah jadi S ya...

    Bila di Jogja ketemu plat W pernah saya perhatikan pengemudinya, jangan2 tetanggaku di Jombang, hehe.... Berarti sekarang yang perlu saya perhatikan plat S ya... dan huruf awal belakang Z.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, tidak hanya Z, tapi juga W, X, Y, Z,,, V tidak termasuk.
      Terimakasih sudah mampir ke Jombang City Guide ya Pak,

      jangan bosan-bosan untuk memperhatikan kendaraan dengan plat Jombang,
      dan mampir ke Jombang City Guide,, Hehehehe

      Hapus
  2. salam kenal mbak e,,,!

    jombang sekarang pakai S,,,nyama2 lamongan aja (musuh bonek ) heeeheheh
    jombang jadi inget sama desa ( sumoblito)

    jika berkenan mampir y
    dan jalin silatuhromi di sini http://anginskk.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lho, bukannya emang satu grup di Bojonegoro ya???
      Akhirnya semua sama juga, kan,,,
      Mojokerto. Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Jombang,,
      Wah,,, kebetulan saya bonek,,, bukan berarti kita musuh, kan,,,,
      Makasih sudah mampir ke Jombang City Guide,
      kapan2 mampir lagi yow... xixixixi....

      Hapus
  3. SALAM SATU JIWA KEBO KICAK juga AREMA *87

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...