Kamis, 22 September 2016

Wisata Lembah Giri Gunung Kuncung Wonosalam

 

Ibarat Malang punya Batu dan Mojokerto punya Pacet, Jombang punya Wonosalam. Kawasan dataran tinggi lereng pegunungan Anjasmara ini kaya potensi alam dan pariwisata. Pemandangan hijaunya pegunungan dan hawa yang sejuk menjadi daya tarik utama Wonosalam, terutama bagi para pelancong domestik.

Tak perlu jauh-jauh ke Malang, di Wonosalam juga banyak lokasi wisata yang belum banyak digali. Sebagai manusia asli kelahiran Kota Santri Jombang BERIMAN, Jombang City Guide kali ini memilih berwisata ke Lembar Giri Gunung Kuncung, karena selain dekat, juga murah.

Jumat, 02 September 2016

Kisah Inspiratif dari Rawon Bu Ida Selorejo


Semua berawal dari bisnis suami yang terpuruk. Sebagai seorang istri yang ingin juga berkontribusi menyelamatkan perekonomian keluarga, Bu Ida pun berinisiatif untuk membuka warung kecil-kecilan. Rawon adalah menunya, dengan konsep warung yang buka 24 jam nostop dan menyasar segmentasi para pengendara yang melintas maupun melakukan perjalanan. Sedikit demi sedikit dan dijalani dengan penuh ketelatenan, Rawon Bu Ida mulai dikenal oleh pelanggannya, hingga akhirnya jadi sebesar sekarang.

Bu Ida

Sabtu, 20 Agustus 2016

Batik nJombangan Sekar Jati : Pencipta Corak Relief Candi Rimbi dan Ringin Conthong Tower


Belum banyak yang tahu bahwa Jombang juga punya corak batik khas. Meski sudah dipajang di Museum Batik di Pekalongan, Jawa Tengah, warga Jombang sendiri belum banyak mengerti maupun mengetahui eksistensi batik kota kelahirannya sendiri. Ketidaktahuan ini mungkin juga disebabkan motif Batik Jombangan ini baru berkembang di era pertengahan 2000-an, cukup terlambat untuk sebuah motif khas dimana kekayaan batik sudah dimiliki Indonesia sejak dulu.

Selasa, 09 Agustus 2016

Prasasti Kusambyan : Prasasti Grogol Peninggalan Prabu Airlangga Dirusak Hanya Demi Emas


Ada sembilan bongkahan batu yang berasal dari pecahan Prasasti Grogol. Dulunya, prasasti ini utuh seperti prasasti batu balok pada umumnya. Diperkirakan dulunya prasasti ini berbentuk balok berpuncak runcing. Sayangnya karena ketololan tingkat tinggi, oknum yang mengklaim mendapat ilham alias bisikan setan bahwa di dalamnya ada emas, akhirnya batu bertulis berisi informasi penting yang penuh sejarah itu dipecah hingga menyisakan sembilan bagian. 



Faktanya, emasnya ada atau tidak??? Jelas tidak, tapi prasasti telanjur dirusak. Entah alat apa yang digunakannya, entah pula apa yang dipikirkannya. Yang pasti pelakunya adalah oknum congok pol. Tak ada catatan apapun mengenai kapan terjadinya peristiwa pengrusakan Prasasti Grogol. Yang jelas ketika Pak Badri Sang Juru Pelihara Prasasti Grogol mulai bertanggung jawab merawat tugu batu bertulis ini, kondisinya sudah tinggal pecahan berkeping-keping.

Kamis, 04 Agustus 2016

Samsi Madu : Sentra Madu Murni Hasil Peternakan Lebah



Madu Samsi, adalah madu hasil peternakan lebah yang berasal dari Hutan Wonosalam. Lebah-lebah spesies jumbo diternakkan, lalu digembalakan ke daerah yang sedang musim bunga. 

Kamis, 07 Juli 2016

Wisata Kampung Durian Wonosalam


Berbeda dengan wisata kampung coklat di Blitar yang memang berkonsep sebuah areal wisata yang ada dan dikelola dalam satu area khusus, wisata kampung durian wonosalam tidak berada dalam satu wilayah khusus, tetapi berada dalam wilayah desa secara keseluruhan. Jadi pengertian Kampung Durian bukan sekedar nama merek, tapi sebuah kampung dalam artian sebenarnya.


Wisata kampung durian di Wonosalam, salah satu daya tarik pariwisata dari Kota Santri Jombang BERIMAN bertempat di Desa Sumber Kecamatan Wonosalam. Sebagai penghasil durian, di seluruh Wonosalam sebenarnya banyak penjual buah durian, namun di Desa Sumber inilah paling banyak terkonsentrasi lapak pedagang yang menjual buah durian hasil kebunnya.

Minggu, 03 Juli 2016

Kuliner Sayur Daun Sintrong : Rumput Liar Sejuta Khasiat


Bahasan kuliner tradisional Wonosalam sepertinya tak ada habisnya. Belum habis rame-rame pesta durian berikut aneka olahannya dicicipi, ternyata ada kuliner tradisional yang didapat dari bahan-bahan tanaman liar di pekarangan rumah penduduk lereng Anjasmoro. Urap-Urap Daun Sintrong namanya, yang didapat dari daun-daun kembang sebul yang tumbuh liar di pekarangan.


Daun Sintrong memang kerap dianggap sebagai gulma yang mengganggu tampilan taman karena sering tumbuh liar dan tidak diinginkan. Tanaman ini kerap dijadikan pakan kambing dan sapi oleh para penduduk. Padahal, meski berupa tanaman liar, daun sintrong memiliki sejuta kandungan gizi dan khasiat yang bisa menyehatkan badan.

Jumat, 10 Juni 2016

Berbagai Penjuru Pendakian Gunung Anjasmoro


Gunung Anjasmoro memang tak terlalu populer di kalangan pendaki yang gemar menaklukkan gunung. Selain tak terlalu tinggi, jalur pendakiannya pun sepi. Meski hari libur, pendakian di Gunung Anjasmoro tidak ramai. Jadi bisa dijadikan alternatif untuk para pendaki sejati yang sudah lelah dengan ramainya pendakian ke puncak gunung yang sangat populer di kalangan pendaki alay.

 Gunung yang membentang di empat kota yaitu Jombang, Mojokerto, Malang dan Kediri di bagian kakinya, merupakan sebuah gugusan pegunungan hijau nan subur. Karena berupa gugusan pegunungan, Anjasmoro memiliki banyak puncak yang sangat menantang untuk ditaklukkan.

Senin, 06 Juni 2016

Kawasan Kuliner Pecel Lele Perak


Sungguh Jombang City Guide kebingungan ketika mendengar maupun makan Pecel Lele Perak ini. Karena memang ada lelenya, tapi pecelnya mana??? Dimanakah Bumbu kacang ala pecel yang ada di Pecel Petra Mak Nah, Pecel Kebon Rojo, Pecel Pincuk Bu dJiah….?? Mana bumbu pecelnya………..??? Kok gak ada?????
Oo…. Oalah…. Ternyata….


Pecel lele yang dimaksud disini adalah lalapan penyetan lele, dimana lelenya dipenyet dalam cobek sambel uleg ditemani oleh lalapan dan nasi. Ini lho yang namanya pecel lele : Lelenya ada, tapi pecelnya adalah sambel uleg.

Senin, 25 April 2016

Kopi Luwak Hasil Penangkaran Asli Bumi Wonosalam


Bukan rahasia lagi bila Wonosalam terkenal sebagai penghasil Durian Bido kebanggaan Jombang. Tapi selain Durian Bido yang digandrungi banyak orang itu, sebenarnya Wonosalam juga penghasil salak, kopi dan cengkeh.

Dari Kiri : Kopi Luwak dan Kopi Super Hasil Bumi Wonosalam

Rabu, 06 April 2016

Jejak Kolonial di Rumah Kuno Seberang KODIM


Bangunan kuno berdiri megah di depan KODIM Jombang. Meski sudah termasuk benda cagar budaya, bangunan peninggalan zaman kolonial ini masih terlihat begitu kokoh. Bangunan lama ini, adalah salah satu dari rumah kuno di Jalan Wahid Hasyim yang masih tersisa. Bangunan depan KODIM Jombang ini, kini menjadi sebuah restoran yang menggunakan ayam bakar sebagai menu andalannya.


Sabtu, 26 Maret 2016

Main ke Kebun Salak Wonosalam


Berwisata ke Wonosalam memang tak ada habisnya. Kali ini Jombang City Guide mampir ke Kebun Salak. Selain penghasil durian, Wonosalam juga terkenal sebagai penghasil kopi, cengkeh dan salak. Ada banyak kebun salak di Wonosalam, dan Kebun Salak Pak Farid ini adalah salah satunya. 


Selasa, 08 Maret 2016

Manistimewanya Kikil Mojokrapak Mbak Atik


Manistimewa, manis nan istimewa. Itulah yang Jombang City Guide rasakan saat pertama mencoba Kikil Mbak Atik Mojokrapak ini. Selama ini kita lebih sering mendengar Kikil Mojosongo dengan segala warna yang bertebaran menghiasi Jalan Hasyim Asyari, wilayah di selatan Ringin Conthong. Tapi di Jalan Wahab Chasbulloh, wilayah di utara Ringin Conthong, juga ada Kikil Mojokrapak asli Jombang yang tak kalah istimewanya.




Sabtu, 06 Februari 2016

Singgah ke Villa Al-Faried



Sebagai kawasan destinasi wisata yang makin ramai, sayangnya Wonosalam belum punya banyak penginapan maupun hotel. Meski demikian, buka berarti di Wonosalam sama sekali tidak ada penginapan. Masih ada beberapa penginapan yang bisa didatangi seperti Padepokan Wonosalam Lestari, Kampoeng Djawi, Villa Kampoeng City, dan Villa Al-Faried.


Jumat, 05 Februari 2016

Bakso Nuklir Mojowarno : Bakso Nuklir Pertama di Jombang


Kali ini rombongan Jombang City Guide sedang menyisir Mojowarno. Tak sengaja rombongan Jombang City Guide terjebak hujan dan akhirnya iseng mampir ke sebuah depot bakso yang namanya sama dengan warung bakso yang ada di Jalan Wahid Hasyim depan kantor Bank Jatim. Bakso Nuklir namanya. Lho kok sama ya???


Selasa, 02 Februari 2016

Yoni Watukucur : Tanpa Cerat Bersanding Umpak dan Reruntuhan Candi


Beberapa umpak bundar sedikit persegi, struktur batu bata kuno dan dua yoni persegi berukuran cukup besar berceceran di sebuah lahan persawahan. Ada sekitar sembilan umpak berbentuk bundar yang mungkin dulunya menjadi pondasi pilar sebuah bangunan. Sedangkan pondasi memanjang dengan sisa sebuah struktur batu bata kuno menandakan di lokasi ini dulunya pernah ada bangunan bersejarah. Bisa jadi bangunan suci atau sisa sebuah pemukiman penting.


Menariknya, ada dua yoni yang berukuran cukup besar di sekitar umpak-umpak tersebut. Yoni tersebut berbentuk persegi dan tak punya pahatan apapun di permukaannya. Memang, kedua yoni ini ukurannya tak sebesar Yoni Gambar maupun lekuknya yang semegah Yoni Badas. Meski tak punya ukiran apapun, tapi lekuknya tak bisa dikatakan polos layaknya Yoni Balongrejo di Sumobito. Lekuk-lekuk dan ukuranya menandakan bahwa yoni ini seakan punya 'kasta' sedikit lebih tinggi dibanding rekan-rekannya yang punya bentuk polos.

Jumat, 08 Januari 2016

Tugu Albatross Wonosalam : Monumen Peringatan Musibah Kecelakaan Pesawat TNI-AL di Kawasan Anjasmoro

Ada sebuah tugu mirip gapura mojopahitan di Jalan Kartosari, Dusun Banyon, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam. Tugu ini didirikan untuk mengenang peristiwa nahas yang pernah terjadi di Wonosalam yaitu musibah jatuhnya pesawat TNI-AL Albatross ALR-302 tanggal 18 Januari tahun 1967. Monumen peringatan itu dinamakan Tugu Albatross sesuai jenis pesawat yang jatuh kala itu.

Tugu Albatross ini bewarna hitam dan terbuat dari batu bata. Ada empat sisi prasasti yang terpasang, dimana di salah satu sisinya terukir nama-nama penumpang pesawat yang menjadi korban. Sedangkan sisi lainnya memuat logo TNI-AL beserta sedikit informasi terkait peristiwa nahas itu termasuk tanggal peresmian tugu.

Selasa, 05 Januari 2016

Kaos Abang-Idjo : Kaos Khas Jombang


Jombang BERIMAN sekarang makin gaya, karena sudah ada kaos asli Jombang yang memang mengeksplorasi potensi Kota Santri. Jombang City Guide sudah pernah bahas tentang kaos ini sebelumnya di sini, namun untuk versi lengkapnya kami bahas ulang lebih detail di halaman ini.

Sabtu, 02 Januari 2016

Soto Dhog Kuali Ringin Conthong


Kota Santri Jombang BERIMAN, memang terkenal dengan Soto Dhognya. Tak heran memang di setiap sudut kota yang ayem tentrem ini banyak warung dan kedai yang menjual Soto Dhog kebanggaan warga kota Santri. Ada banyak penjual Soto Dhog di Jombang, sebut saja diantaranya Soto Dhog Stadion by Pak Mas'ud, Soto Dhog Pak Karman Pahlawan, Soto Dhog Pasar Senggol Bhayangkara dan Soto Dhog Ringin Conthong yang kali ini Jombang City Guide bahas.

Sabtu, 26 Desember 2015

Bubur Sumsum-Campur Muslimat

 

Pagi ini, Jombang City Guide mampir ke lapak bubur sumsum ala Bu Susiati. Lapak bubur Bu Susiati ini, buka setiap pagi mulai pukul 05.30, dan biasanya habis sekitar pukul 08.30 WIB.


Tentang Jombang Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...