Selasa, 20 Maret 2012

Darul Ulum University Auditorium : Sisa Kejayaan

Samean kuliah dimana???”
“Di UI. UNDAR Indah... hahahhaa.....”

Kini, bukan kebanggaan lagi yang melekat.
  
Rumput liar lapangan itu tampak begitu hijau. Tapi lapangan ini kosong. Yang ada hanya penduduk setempat yang ‘ngarit suket’ untuk ternaknya di rumah. Tanpa mereka, mungkin lapangan ini sudah berubah jadi ilalang, atau bahkan hutan kecil. Tampak di belakangnya, auditorium UNDAR yang masih punya sisa kemegahan.




Coba tanyakan pada tiap orang yang punya kisah yang ada hubungannya dengan UNDAR di masa lampau. UNDAR bahkan disejajarkan dengan Ringin Conthong sebagai ikon Kota Santri. Betapa banyak anak sekolah yang berkunjung dan bekerja sama untuk praktikum dengan para mahasiswa itu. Betapa banyak mahasiswa yang dulunya beraktivitas dan diwisuda disana. Betapa jaya Universitas Darul Ulum kala itu, hingga banyak mahasiswa datang dari seluruh penjuru Indonesia menuntut ilmu disana. 



Lapangan kosong, cocok untuk menyendiri, merenungkan banyak hal ditemani angin sepoi-sepoi. Mungkin bagus juga untuk cari ilham... atau wangsit... Sing penting ojo kesambet ae. Makane moco Bismillah nang endi-endi yo....



Belum ada perguruan tinggi lain yang bisa menandingi kehebatan UNDAR di Jombang. Pemuda-pemudi Jombang tidak memiliki alternatif yang sepadan dengan UNDAR, sehingga kebanyakan dari mereka merantau ke Surabaya dan Malang. Ada juga yang sampai tembus ke UI, (Universitas Indonesia yang asli ya, bukan UNDAR Indah, xixixixi...)


Masalah internal masih membelit universitas kebanggaan Jombang ini. Lapangan seluas ini tetap kosong. Auditorium UNDAR yang megah juga tetap sunyi. Hanya perdamaian antar saudara seayah yang mungkin bisa mengakhirinya...
  


4 komentar:

  1. Ketika lewat depan Kampus Undar Jombang ada rasa prihatin di hati. Mengapa 'tidak bisa berkembang' seperti kampus lain misalnya Unmuh Malang yang begitu megah berkembang dengan pesat ? Kapan Undar Jombang bisa menyamai Unmuh Malang ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau menurut saya organisasinya terlalu besar tapi konsepnya masih konservatif kekeluargaan. mana keluarga pemilik UNDARnya ada konflik internal juga... (katanya sih gara2 perseteruan saudara seayah) Sayang sekali memang. padahal UNDAR dulu rujukan utama universitas islam NU yang paling membanggakan ya. Secara ya... NU dari Jombang. Kalau mau sekolah islam yang bagus, ya di Jombang.... ya di UNDAR...
      Bibi saya dosen di UNDAR. sejak UNDAR konflik, bibi saya kerja serabutan. Padahal ilmunya sebagai dosen bukan main2. saya juga masih ingat dulu waktu TK jadi 'bahan' praktikum mahasiswa psikologi, untuk ngetes IQ dan keterampilan anak2. Masa2 itu tidak akan kembali, tapi semoga konflik segera berakhir dan kejayaan itu kembali juga..... AMIN

      Hapus
  2. Wah jadi inget dulu waktu tinggal di jombang permai tepatnya di belakang kampus UNDAR :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yak, betul sekali, terimakasih banyak. Memang gambar ini diambil di Jombang permai yang punya gerbang kecil-karatan yang tembus ke lapangan. Sering dipakai anak2 sepakbola dan ngarit orang2 untuk ternaknya. Saya sempat kaget waktu pak Ngaritnya minta izin leewat gara2 saya foto2. xixixixixi..... Jombang Permai kan paling bergensi waktu itu. Perumahan tengah kota, belakang UNDAR dan stadion. Sip banget ya.
      Lapangan ini sunyi sekali, angin sepoi2,cocok untuk menyendiri dan merenungkan banyak hal.
      asal jangan kesambet aja sih.... Hehehehehe......

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...