Senin, 01 Januari 2018

Yoni Naga Raja Kecil di Reruntuhan Candi Tamping Mojo


Peninggalan purbakala selalu dikaitkan dengan era Majapahit, padahal faktanya tak selalu demikian. Nyatanya, Jombang merupakan lokasi dimana dua kerajaan menempatkan ibukotanya. Dua kerajaan itu adalah Majapahit Wilwatikta dan Mataram Kuno dinasti Isyana. Dengan dua kerajaan besar yang bertahta di Jombang pada masa lalu, tentunya banyak benda peninggalan era kerajaan kuno yang ada di Jombang.

Susunan bata kuno

Jajan Gonceng : Serunya Memilih Aneka Kue Tradisional Keliling


“Setiap Ahad pagi setelah pukul enam tepat, kami selalu rajin nyanggong di depan rumah untuk sweeping jajan gonceng. Bangun sepagi mungkin supaya siap untuk nyegat jajan gonceng, karena telat sedikit, jajan goncengnya sudah habis.”

Itulah kenangan yang tertancap di memori Jombang City Guide tentang Jajan Gonceng yang setiap hari lewat di depan rumah saat kami masih sekolah dasar dulu. Berhubung masih sekolah dan siapapun paham betapa ruwetnya suasana pagi sebelum berangkat, jadi kesempatan nyegat jajan gonceng itu hanya bisa dilakukan di Ahad pagi.


Jajan Gonceng, begitulah kami menyebutnya, adalah kue-kue yang dijajakan setiap pagi dalam sebuah rengkek yang biasanya diletakkan di belakang sepeda atau sepeda motor yang dikendarai oleh bapak-bapak penjualnya. Berhubung diletakkan di belakang sepedanya, sehingga seakan dibonceng oleh penjualnya, sehingga kami menyebutnya Jajan Gonceng.

Minggu, 17 Desember 2017

Penemuan Potongan Arca Kepala Brahma Empat Wajah di Makam Keramat Pandegong


Tahun 2017 sepertinya menjadi tahun dimana banyak penemuan sejarah peninggalan kerajaan kuno ditemukan di Jombang setelah lama terkubur di bawah permukaan tanah. Setelah penemuan Situs Sugihwaras dan Situs Karobelah, sebuah potongan arca berbentuk kepala Dewa Brahma dengan empat wajah ditemukan seorang warga di makam keramat Pandegong, di Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno.

Pak Jayadi menunjukkan temuannya

Selasa, 05 Desember 2017

Menanti Tuntasnya Renovasi Agrowisata Kebun Kelengkeng Suwarno


Jembatan Ploso yang sedang dalam taraf perbaikan dibuka sejenak. Rombongan Jombang City Guide pun segera meluncur ke Agrowisata Kebun Kelengkeng Suwarno yang ada di kawasan utara Ringin Conthong, tepatnya di daerah Plandaan.


Sabtu, 02 Desember 2017

Nasi Krawu nJombangan : Pol Mantapnya Pol Pedesnya


Nasi Krawu memang makanan khasnya Gresik. Nama nasi krawu ini berasal dari istilah ‘krawuk’ dalam bahasa Jawa yang artinya mengambil dengan tangan seperti mencengkeram. Dalam perkembangannya, akhirnya istilah krawuk menjadi krawu yang kemudian menjadi label kebanggan Gresik, meski resep aslinya berasa dari Madura. Karena ciri khasnya dimakan dengan tangan seperti ‘dikrawuk’, maka disebutlah nasi daging suwir ini dengan Sego Krawu yang dalam Bahasa Indonesianya menjadi Nasi Krawu.


Jumat, 10 November 2017

Bakso Kikil Citarasa Yang Penuh Sukacita


Hingar bingar bakso kekinian berbentuk bakso beranak, bakso kotak, bakso durian, bakso nuklir, mungkin membuat bakso klasik jadi terlihat kuno. Semangkuk bakso yang dipenuhi dengan kikil mungkin sudah biasa. Namun rasa klasik dan cita rasa unggulan memang tidak pernah bohong, dan tercermin dari kenikmatan menyantap Bakso Kikil Citarasa legendaris buatan Pak Toni.

Bakso dipenuhi kikil

Rabu, 08 November 2017

Rumah Hobbit di Ekowisata Taman Banyumili


Setelah berpetualang menemani Frodo Baggins membuang cincin sakti ke Kawah Gunung Mordor, Samwise Gamgee membangun keluarga kecil barunya. Sayangnya Frodo dan Bilbo Banggins harus pergi dari Shire ke alam keabadian bersama Gandalf Sang Penyihir Putih dan para peri termasuk Lord Elrond serta Lady Galadriel, sehingga meninggalkan rumah warisan keluarga Baggins. Akhirnya Sam yang menjaga dan merawat rumah medhag itu di Ekowisata Banyumili. Xixixixix………

Di seberang atas Villa Rosari Refresh Wonosalam, tak jauh dari Kampoeng Djawi, dibuka destinasi wisata baru. Ekowisata Banyumili, dibuka tanggal 4 November lalu yang sudah banyak didatangi para wisatawan yang penasaran dengan foto-foto rumah para Hobbit yang beredar di media sosial.


Minggu, 08 Oktober 2017

Rawon Janti Mojoagung


Tak dapat disangkal, Mojoagung memang punya banyak warung rawon yang mampu memanjakan lidah para penikmatnya. Sup Daging berkuah legam ini banyak ditemui di berbagai sudut kecamatan Mojoagung, dan makin banyak pula pilihan wisata kuliner rawon untuk para pecintanya. Salah satu warung rawon yang cukup ramai adalah Warung Rawon Janti Bu Sumarni.

Kamis, 05 Oktober 2017

Agrowisata Taman Sayur Banjarsari : Keukenhofnya Jombang


Sekarang Jombang punya taman yang sangat indah. Kalau Belanda punya Keukenhof, taman bunga terbesar di dunia, Jombang punya Taman Sayur Banjarsari. Taman Sayur Banjarsari ini berusaha membuat dirinya mirip dengan Keukenhof, yah dengan gaya  tropis nJombangan dan isinya sayur sih. Xixixixi...........


Senin, 02 Oktober 2017

Penemuan Situs Karobelah : Pesanggrahan Tamu Kerajaan Majapahit


Setelah penemuan situs pra-Majapahit di Sugihwaras, ditemukan lagi situs dengan material bata kuno berukuran besar khas zaman Majapahit di Karobelah, Mojoagung. Penemuan Situs Karobelah menambah panjang daftar penemuan situs kuno di Jombang, yang diduga dulunya adalah bagian bangunan dari ibukota kerajaan Majapahit.

Struktur bangunan yang ditemukan oleh Pak Slamet saat mencangkul di ladang untuk jalan lingkungan di bekas saluran irigasi. Saat menggali, cangkul Pak Slamet mengenai benda keras. Ketika mencoba mencangkul di titik lain tak jauh dari titik pertama, ternyata terjadi hal yang sama. Karena berkali-kali membentur benda keras, Pak Slamet pun melakukan penggalian sedikit demi sedikit. Ketika digali lebih lanjut, ditemukanlah susunan batu bata yang menyerupai sebuah dinding.


Minggu, 01 Oktober 2017

Senja Jingga di Pusat Kota

 

Sore itu seusai pulang berpetualang menyisir Kota Santri kelahiran kami, tak sengaja rombongan Jombang City Guide melihat ufuk barat yang begitu indah. Tampak dari depan rumah Jombang City Guide, langit senja berwarna oranye agak merah muda mengiringi matahari terbenam.

Jumat, 08 September 2017

Agrowisata Bale Tani : Arena Edukasi Tani dan Rekreasi Keluarga



Kini warga Jombang tak perlu lagi jauh-jauh ke Malang dan Batu bila ingin menikmati suasana agrowisata maupun mencari tujuan wisata untuk keluarga, karena Bale Tani di Dusun Serning Desa Banjaragung Kecamatan Bareng sudah memenuhi ekspektasi warga Jombang yang haus akan tempat wisata yang mendidik. Bale Tani yang dibuka untuk umum sejak bulan April 2017 menambah deretan destinasi wisata keluarga yang menghiasi Kota Santri Jombang BERIMAN.


Senin, 04 September 2017

Renyahnya Lumpia Ditemani Legitnya Bubur Sagu


Di tengah maraknya kuliner kekinian yang cenderung kebarat-baratan, di Jombang sekarang sudah hadir kedai yang khusus menjual duet sajian tradisional : Lumpia dan Dawet Sagu.

Sabtu, 02 September 2017

Kursus Kilat Kerajinan Tanah Liat Kebondalem


Berawal dari tugas sekolah Princess Dija yang menuntut pembuatan prakarya dari bahan tanah liat, Jombang City Guide akhirnya berpetualang ke Kademangan, Mojoagung untuk mengunjungi rumah pengrajin perkakas dari tanah liat.



Di Dusun Kebondalem yang diduga kuat sebagai bagian dari istana Kerajaan Majapahit inilah, Jombang City Guide ‘menyatroni’ rumah Ibu Liana Sang Pengrajin Perkakas dari tanah liat. Bu Liana adalah salah satu pengrajin perkakas dari tanah liat yang ada di Jombang. Di depan rumah Bu Liana, dijemur banyak cobek untuk uleg-uleg bumbu dapur  yang sepertinya dalam tahap pengeringan.

Jumat, 01 September 2017

Yoni Gambar : Tapal Batas Kota Raja Wilwatikta


Yoni Gambar berada di tengah hamparan sawah yang berada di Dusun Sedah, Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Yoni Gambar, disebut demikian karena lokasinya yang berkaitan dengan Mbah Gambar, yang dianggap sebagai sesepuh desa setempat. Berbeda dengan rekannya yaitu Yoni Badas yang diduga sudah diboyong ke Museum Nasional Indonesia, lokasinya Yoni Gambar masih In Situ, yang artinya masih berada di tempat aslinya.



Sabtu, 12 Agustus 2017

Dua Bule Cantik Sambangi Warung Favorki


Rupanya, ada bule lain yang membaca artikel Jombang City Guide tentang Favorki Polandianya Mas Yusuf. Mereka adalah Mbak Charlene dari Belgia dan Mbak Agatha dari Polandia. Ibu Kost mereka, Bu Endang Lukman, yang istilah kerennya home parents ingin mempertemukan manusia-manusia sama negara dan sama benua itu.

Kebetulan dua londho cantik itu sedang ada di Waru, Sidoarjo, yang berjarak dua jam perjalanan dari Jombang bila tak macet. Katanya, Mbak Agatha kangen makan favorki. Akhirnya disempatkanlah mampir ke Jombang sebelum besok mengeksplore Malang.

Selasa, 08 Agustus 2017

Batu Transformer di Gerbang Hutan Wana Wisata Selo Ageng


Wana Wisata Selo Ageng sebenarnya bukan wisata baru di Wonosalam. Selo, yang artinya batu dan Ageng yang artinya besar. Sesuai namannya, Selo Ageng memang sebuah tempat yang memiliki batu yang besar. Tak hanya besar, bahkan bisa dikatakan raksasa.


Wana Wisata Selo Ageng adalah bumi perkemahan yang pertama kali buka tahun 2005. Namun dengan pengembangan dan perkembangan, akhirnya makin dipercantik tahun 2017. Sedikit mengikuti tren traveling di kalangan generasi milenial, Selo Ageng pun kini menyajikan pemandangan yang instagramable.

Kamis, 03 Agustus 2017

Favorki Keripik Khas Polandia ala Mas Jozaf


Ini yang lagi rame di Jombang : Ada bule, jualan gorengan. Katanya sih makanan tradisional Polandia. Wah-wah… seperti apa rasanya ya???


Adalah Jozaf Jan Panczyk, londho asli Polandia yang kesasar di Jombang. Sehari-hari dia berjualan Keripik Goreng khas Polandia yang dinamai Favorki dengan berkeliling ke sekolah-sekolah yang ada di Jombang.

Kamis, 06 Juli 2017

Dandelion Si Bunga Jombang


Banyak yang tak tahu, bahwa kembang sebul ini punya nama yang sama dengan sebuah kabupaten berjuluk Kota Santri yang menggunakan BERIMAN sebagai slogannya. Bunga yang tumbuh liar di berbagai tempat ini memang sering disebut kembang sebul karena saat mekar dan merekah, karang bunganya bisa ditiup dan benihnya yang berupa bunga kecil-kecil berterbangan dibawa angin dengan indahnya.

Senin, 03 Juli 2017

Rekreasi Asyik ke Wana Wisata Bukit Pinus



Wisata bernuansa hutan di Jombang sedang giat-giatnya. Bermunculan berbagai wisata hutan di lahan milik Perhutani. Lahan-lahan tersebut sebenarnya hanyalah pepohonan khas hutan pada umumnya, namun dengan kreativitas Perhutani dan Karang Taruna setempat, akhirnya bisa menjadi destinasi wisata yang instagramable.

Tentang Jombang Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...