Senin, 27 Juli 2015

Sirene 'Seruling' Penanda Buka Puasa Peninggalan Belanda

Di Bulan Ramadhan ada tradisi unik yang terjaga di Jombang sejak abad ke-18. Selain muncul tradisi baru berupa Bazaar Ramadhan yang hanya ada di bulan puasa yang bikin kalap itu, ada seruling berupa sirine penanda buka dan imsak selama bulan puasa.


Sirine ini lebih dikenal sebagai seruling oleh masyarakat Jombang, dimana lidah Jawa akhirnya menyebutnya menjadi suling. Seruling yang berupa sirine ini akan berbunyi saat waktu imsak dan buka puasa tiba sepanjang bulan Ramadhan.

Minggu, 12 Juli 2015

Bubur Srunthul Sidobayan ala Pak Toni



Waktu Jombang City Guide masih SD, Ada bubur seruntul nikmat yang mangkal di dekat Sungai Sidobayan. Rupanya, bubur serunthul yang nikmat itu digawangi oleh Pak Toni, yang sampai sekarang masih setia mangkal di samping Kali Sidobayan Jalan Gus Dur.



Rabu, 17 Juni 2015

Soto Nglaban : Cak Har Lamongan Kalahh


Selain ada Soto Ayam Gang Buntu yang cepet habis itu, ada lagi soto ayam andalan Jombang yang melegenda nikmatnya. Hyaaaayyy............. sedikit berlebihan memang Jombang City Guide menyebutnya... Tapi... ampun deh... enak puooooll!

Sabtu, 06 Juni 2015

Arsitektur Belanda di Gedung Korpri Jombang


Siang itu cerah sekali. Gedung Korpri Jombang yang ada di samping BCA Jombang tampak lengang. Sebuah bangunan lama dari sekian yang tersisa di Jombang, yang berarsitektur kolonial. Beberapa renovasi sudah pernah dilakukan, namun aura ‘londo’-nya masih kental terasa.

Selasa, 05 Mei 2015

Melihat Pohon Gharqad dari Dekat

Boxthorn - Gojiberry - Christmasberry

Di ex –Guest house samping Food Court Ringin Conthong, ada tanaman yang lucu yang buahnya merah pentul-pentul. Tanaman berbuah unik ini dijadikan pagar hidup di ex-guest house Jombang, dan Jombang City Guide belum pernah menemui tanaman yang seperti itu. Menurut penuturan Ibu Erlina yang merupakan penjaga rumah, ini adalah tanaman yang kerap dijadikan hiasan natal, atau disebut Christmas Berry.


Rangkaian Christmasberry untuk Natal

Senin, 04 Mei 2015

Bermain Sambil Belajar di Padepokan Wonosalam Lestari


Saat didatangi ke lokasi, Padepokan Wonosalam Lestari sama seperti banyak tempat di Wonosalam pada umumnya yang menawarkan fasilitas kolam renang, kolam ikan, camping ground, penginapan untuk gathering, adventure, pelatihan dan training, maupun sarana outbound bernuansa alam.


Sabtu, 02 Mei 2015

Pethulo Klanting Stadion Merdeka


Menurut Wikipedia, Klanting adalah salah satu cemilan tradisional Jawa. Klanting terbuat dari tepung jagung, menjadikan tekstur makanan ini seperti karet mirip agar-agar. Warna klanting dapat bermacam-macam, termasuk merah dan hijau. Makanan ini sebenarnya hambar namun menjadi nikmat dan manis karena ditaburi bubuhan parutan kelapa dan siraman gula merah. Makanan ini sering dijumpai di pasar-pasar tradisional.

Minggu, 12 April 2015

Tahu Pong Gloria : Asli Made in JOMBANG


Tahu memang lebih identik dengan Kota Kediri. Ada tahu kuning, tahu pong, tahu takwa, dan lain sebagainya. Namun, bukan berarti Jombang Kota Santri tidak punya tahu andalan yang juga tidak kalah enak dengan tahu pong Kediri.

Kamis, 02 April 2015

Segarnya Sungai Boro : Sungai Paling Jernih di Jawa Timur


Beberapa aktivis arung jeram mengklaim Sungai Boro merupakan kali paling jernih di Jawa Timur. Seperti sungai-sungai di Wonosalam pada umumnya yang airnya begitu jernih, Sungai Boro berada di Dusun Mendiro, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang merupakan salah satu sungai andalan di dataran tinggi milik Jombang ini. Untuk mencapai sungai paling jernih di Jawa Timur ini, kita bisa mendatangi kompleks Wisata Gua Sigolo-Golo karena salah satu titik Sungai Boro mengalir di bawah Gua Sigolo-Golo.

Nama Boro, berasal dari kata ‘ngemboro’ atau mengembara, semacam lelono atau pengelanaan dan petualangan. Aliran sungainya yang berada pada ketinggian 800 mdpl begitu deras dan berhulu di Gunung Arjuna. Sungai ini tak pernah kering karena disokong oleh puluhan sumber mata air yang sekarang kondisinya memprihatinkan, diantaranya Sumber Beji, Kendil Wesi, Selo Ringgit, Kembang Siki, yang juga merupakan penyangga Taman Hutan Rakyat yang juga masih berada di Wonosalam.

Kamis, 12 Maret 2015

Beringin Kunthing : Adik Kecil Ringin Conthong


Tak banyak yang tahu bila Ringin Conthong punya adik kecil. Ceritanya, saat menanam Ringin Conthong di Bundaran Titik Nol Jombang, Kanjeng Sepuh Sang Bupati Pertama Jombang juga memiliki bibit pohon beringin yang lain yang ukurannya lebih kecil. Si Beringin Kecil ini kemudian ditanam sesaat setelah menanam kakaknya, di depan Pendopo Kabupaten, tempat yang sampai sekarang menjadi kediaman orang nomor satu di Kabupaten Jombang.


Penanaman pohon beringin kecil ini juga bersamaan dengan diletakkannya batu pertama pembangunan Pendopo Kabupaten Jombang pada tanggal 22 Februari 1910. Setelah memisahkan diri dari Mojokerto dan berdiri sebagai afdeeling sendiri, Jombang mulai membangun berbagai sarana dan prasarana untuk fasilitas mandirinya. Sebelumnya, semuanya masih ‘ikut’ afdeeling Mojokerto, sehingga Jombang belum punya banyak infrastruktur sendiri, termasuk belum memiliki Pendopo Kabupaten. Kala itu, dengan dibangunnya pendopo dan ditanamnya pohon beringin kecil ini, diharapkan dapat ‘mengisi’ Jombang secara bertahap.

Senin, 02 Maret 2015

Agrowisata PDP Panglungan : Kebun Raya ala Wonosalam




Jombang punya semacam kebun raya, namanya Agrowisata PDP Panglungan. Agrowisata Panglungan bisa dikatakan Kebun Raya ala Wonosalam, yang menawarkan kesegaran udara khas pegunungan, perbukitan hijau, dan pemandangan hijau yang cantik nan eksotis khas Lereng Anjasmoro. Meskipun namanya bukan 'kebun raya', tapi fungsi Agrowisata Panglungan seperti kebun raya yang 'bertugas' menyimpan sebanyak-banyaknya berbagai koleksi tanaman yang ada. 



Jumat, 27 Februari 2015

Kesenggol Saat Senggol-Senggolan Belanja di Pasar Senggol Jombang


Pasar di Jalan Melati Jombang, lebih dikenal sebagai Pasar Senggol, karena lapak pedagang ada di kanan dan kiri  di sepanjang jalan, seakan-akan para pembeli yang sedang berbelanja akan tersenggol barang dagangan plus belanjaan dan saling senggol-senggolan saat belanja karena saking ruwetnya, terutama jalan ini juga masih dilalui kendaraan bermotor.

Kamis, 12 Februari 2015

Sabar Menanti dan Mengantri Pecel Petra ala Mak Nah



Selain Pecel Pintjoek Bu Djiah dan Pecel Merah Kebon Rojo, Jombang juga punya sajian kuliner pecel unggulan lainnya. Adalah Pecel Pincuk Mak Nah yang berada di salah satu emperan trotoar Jalan Profesor Buya Hamka. Pecel ini mangkal dekat sekolah Kristen Petra, sehingga Pecel Mak Nah ini jadi sering disebut Pecel Petra. Setiap hari setiap pagi kira-kira pukul setengah enam pagi, Mak Nah dan putrinya bersiap dan sudah dikerubuti pelanggan yang ganas. Hehhehe… *Lapar maksudnya…. Kruyuk-kruyuk….


Jumat, 09 Januari 2015

Tapak 29 : Reruntuhan Sanggar Pamujan Zaman Megalitik????



Anjasmoro Selatan memang masih begitu rimbun sehingga masih banyak potensi di daamnya yang belum terkuak. Salah satunya adalah tatakan batu berundak mirip sebuah altar pemujaan yang berada di lereng gunung di Dusun Jarak Kebun, Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Penduduk setempat kerap menyebutnya tapakan, yang berasal dari kata pertapaan.

Susunan batu ini tampak membentuk sebuah tangga dengan batu andesit sebagai penyusunnya. Menariknya, bentuk bebatuan penyusun ‘candi’ ini bukan berupa balok tapi berupa lempengan batu layaknya tembok batu alam yang biasa dijual di toko bangunan. Tapi ukurannya sangat besar dan lebar, dengan ketebalan sekitar 8cm dan ditata sedemikian rupa menjadi susunan punden berundak. Penduduk setempat percaya susunan lempengan bebatuan ini merupakan sanggar pamujan atau sanggar pemujaan.

Jumat, 02 Januari 2015

Mie Senggol Bang Fadhil Hayam Wuruk


Saat lapar melanda di malam hari ketika jam makan malam mulai berdentang, Mie Senggol Bang Fadhil adalah salah satu jujugan Jombang City Guide. Meski namanya Mie Senggol, Bang Fadhil tidak hanya menjual aneka Mie, tapi juga nasi goreng, capcay, fuyunghai, bahkan aneka es campur ala-ala Shanghai.

Kamis, 18 Desember 2014

Eggrolls Takoto : Ungguli Eggrolls Serenanya Monde


Eggrolls adalah sebutan untuk gulungan keripik manis berbahan dasar telur. Eggrolls  juga merupakan nama beken barat dari semprong dalam istilah Jawa. Eggrolls yang sangat populer di Indonesia adalah Serena Eggrolls oleh Monde. Namun, dengan kemajuan teknologi informasi dan perkembangan dunia kuliner, kini banyak anak bangsa membuat eggrolls karyanya sendiri dengan berbagai modifikasi bahan yang kreatif.

Kamis, 04 Desember 2014

Elang Bido : Elang Jawa Yang Namanya Dicomot Jadi Sebutan Durian Legendaris Wonosalam


Sebutan Durian Bido diambil dari nama burung Elang Jawa yang kerap tinggal di pucuk pohon durian raksasa di Galengdowo. Burung Elang Jawa itu berjenis Elang Bido atau Elang Badol. Elang Bido banyak ditemui di seluruh kawasan lereng Anjasmoro, yang hingga kini banyak penduduk yang masih sering melihatnya wara-wiri di atas pohon durian yang tinggi menjulang di desanya. Elang yang juga dijuluki Elang Badol ini juga ditakuti karena sering menerkam anak ayam. Dari ‘prakarsa’ elang bido inilah, durian legendaris asal Wonosalam ini kemudian dijuluki Durian Bido.

Durian Bido memang punya daya tarik tersendiri yang mampu menyedot perhatian wisatawan hingga Wonosalam menjadi kawasan yang dikenal sebagai surganya Si Raja Buah dari Lereng Anjasmoro. Tapi bagi orang luar Wonosalam biasanya masih asing dengan eksistensi Elang Bido yang namanya dicomot menjadi ‘nama merek’ durian kebanggaan Wonosalam ini.

Sabtu, 22 November 2014

Tahu Bumbu Mak Saromah Seroja

Tahu Telor Bumbu ala Mak Saromah Seroja

Tahu Bumbu, merupakan makanan olahan berbahan tahu khas Jawa Timur. Tahu bumbu, adalah tahu yang digoreng kemudian dibumbui dengan bumbu kacang yang diuleg bersama petis. Karena mengandung unsur petis di dalamnya, sehingga makanan ini memang merupakan favorit warga Jawa Timur. Karena hanya warga Jawa Timurlah yang sangat menggandrungi bumbu petis. Huehehhehe.....

Senin, 10 November 2014

Gang Suling Jombang

Selama bulan Ramadhan ada yang unik di Jombang. Selain ada bazaar ramadhan yang bikin kalap itu, ada sirine penanda buka dan imsak selama bulan puasa. Ya, sirine ini lebih dikenal sebagai suling oleh masyarakat Jombang. Seruling yang berupa sirine ini akan berbunyi saat waktu imsak dan buka puasa tiba sepanjang bulan Ramadhan.


Di Jombang ada dua suling yang berbunyi yaitu di Gardu Suling sebelah lapangan tenis Pendopo Kabupaten Jombang dekat Alun-Alun Jombang, dan di Gang Suling yang menghubungkan antara Jalan Achmad Yani dan Jalan Professor Buya Hamka.

Tentang Jombang Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...