Minggu, 12 April 2015
Kamis, 02 April 2015
Segarnya Sungai Boro : Sungai Paling Jernih di Jawa Timur
Beberapa aktivis arung jeram mengklaim Sungai Boro
merupakan kali paling jernih di Jawa Timur. Seperti sungai-sungai di Wonosalam
pada umumnya yang airnya begitu jernih, Sungai Boro berada di Dusun Mendiro,
Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang merupakan salah satu
sungai andalan di dataran tinggi milik Jombang ini. Untuk mencapai sungai
paling jernih di Jawa Timur ini, kita bisa mendatangi kompleks Wisata Gua
Sigolo-Golo karena salah satu titik Sungai Boro mengalir di bawah Gua
Sigolo-Golo.
Nama Boro, berasal dari kata ‘ngemboro’ atau mengembara, semacam lelono atau pengelanaan dan
petualangan. Aliran sungainya yang berada pada ketinggian 800 mdpl begitu deras
dan berhulu di Gunung Arjuna. Sungai ini tak pernah kering karena disokong oleh
puluhan sumber mata air yang sekarang kondisinya memprihatinkan,
diantaranya Sumber Beji, Kendil Wesi, Selo Ringgit, Kembang Siki, yang juga
merupakan penyangga Taman Hutan Rakyat yang juga masih berada di Wonosalam.
Kamis, 26 Maret 2015
Kamis, 12 Maret 2015
Beringin Kunthing : Adik Kecil Ringin Conthong
Tak banyak yang tahu bila Ringin Conthong punya adik kecil.
Ceritanya, saat menanam Ringin Conthong di Bundaran Titik Nol Jombang, Kanjeng
Sepuh Sang Bupati Pertama Jombang juga memiliki bibit pohon beringin yang lain
yang ukurannya lebih kecil. Si Beringin Kecil ini kemudian ditanam sesaat
setelah menanam kakaknya, di depan Pendopo Kabupaten, tempat yang sampai sekarang
menjadi kediaman orang nomor satu di Kabupaten Jombang.
Penanaman pohon beringin kecil ini juga bersamaan dengan
diletakkannya batu pertama pembangunan Pendopo Kabupaten Jombang pada tanggal
22 Februari 1910. Setelah memisahkan diri dari Mojokerto dan berdiri sebagai
afdeeling sendiri, Jombang mulai membangun berbagai sarana dan prasarana untuk
fasilitas mandirinya. Sebelumnya, semuanya masih ‘ikut’ afdeeling Mojokerto,
sehingga Jombang belum punya banyak infrastruktur sendiri, termasuk belum
memiliki Pendopo Kabupaten. Kala itu, dengan dibangunnya pendopo dan ditanamnya
pohon beringin kecil ini, diharapkan dapat ‘mengisi’ Jombang secara bertahap.
Senin, 02 Maret 2015
Agrowisata PDP Panglungan : Kebun Raya ala Wonosalam
Jombang punya semacam kebun raya, namanya Agrowisata PDP Panglungan.
Agrowisata Panglungan bisa dikatakan Kebun Raya ala Wonosalam, yang menawarkan
kesegaran udara khas pegunungan, perbukitan hijau, dan pemandangan hijau yang cantik
nan eksotis khas Lereng Anjasmoro. Meskipun namanya bukan 'kebun raya', tapi fungsi Agrowisata Panglungan seperti kebun raya yang 'bertugas' menyimpan sebanyak-banyaknya berbagai koleksi tanaman yang ada.
Jumat, 27 Februari 2015
Kesenggol Saat Senggol-Senggolan Belanja di Pasar Senggol Jombang
Pasar di Jalan Melati Jombang, lebih dikenal sebagai Pasar
Senggol, karena lapak pedagang ada di kanan dan kiri di sepanjang jalan, seakan-akan para pembeli
yang sedang berbelanja akan tersenggol barang dagangan plus belanjaan dan
saling senggol-senggolan saat belanja karena saking ruwetnya, terutama jalan
ini juga masih dilalui kendaraan bermotor.
Kamis, 12 Februari 2015
Sabar Menanti dan Mengantri Pecel Petra ala Mak Nah
Selain Pecel Pintjoek Bu Djiah dan Pecel Merah Kebon Rojo, Jombang juga punya sajian kuliner pecel unggulan lainnya. Adalah Pecel Pincuk
Mak Nah yang berada di salah satu emperan trotoar Jalan Profesor Buya Hamka.
Pecel ini mangkal dekat sekolah
Kristen Petra, sehingga Pecel Mak Nah ini jadi sering disebut Pecel Petra. Setiap
hari setiap pagi kira-kira pukul setengah enam pagi, Mak Nah dan putrinya
bersiap dan sudah dikerubuti pelanggan yang ganas. Hehhehe… *Lapar maksudnya…. Kruyuk-kruyuk….
Jumat, 09 Januari 2015
Tapak 29 : Reruntuhan Sanggar Pamujan Zaman Megalitik????
Anjasmoro
Selatan memang masih begitu rimbun sehingga masih banyak potensi di daamnya
yang belum terkuak. Salah satunya adalah tatakan batu berundak mirip sebuah
altar pemujaan yang berada di lereng gunung di Dusun Jarak Kebun, Desa Jarak,
Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Penduduk setempat kerap menyebutnya
tapakan, yang berasal dari kata pertapaan.
Susunan
batu ini tampak membentuk sebuah tangga dengan batu andesit sebagai penyusunnya.
Menariknya, bentuk bebatuan penyusun ‘candi’ ini bukan berupa balok tapi berupa
lempengan batu layaknya tembok batu alam yang biasa dijual di toko bangunan. Tapi
ukurannya sangat besar dan lebar, dengan ketebalan sekitar 8cm dan ditata
sedemikian rupa menjadi susunan punden berundak. Penduduk setempat percaya
susunan lempengan bebatuan ini merupakan sanggar pamujan atau sanggar pemujaan.
Jumat, 02 Januari 2015
Kamis, 18 Desember 2014
Eggrolls Takoto : Ungguli Eggrolls Serenanya Monde
Eggrolls adalah sebutan untuk
gulungan keripik manis berbahan dasar telur. Eggrolls juga merupakan nama beken barat dari semprong
dalam istilah Jawa. Eggrolls yang sangat populer di Indonesia adalah Serena Eggrolls oleh Monde. Namun, dengan kemajuan teknologi informasi dan
perkembangan dunia kuliner, kini banyak anak bangsa membuat eggrolls karyanya
sendiri dengan berbagai modifikasi bahan yang kreatif.
Kamis, 04 Desember 2014
Elang Bido : Elang Jawa Yang Namanya Dicomot Jadi Sebutan Durian Legendaris Wonosalam
Sebutan
Durian Bido diambil dari nama burung Elang Jawa yang kerap tinggal di pucuk pohon
durian raksasa di Galengdowo. Burung Elang Jawa itu berjenis Elang Bido atau
Elang Badol. Elang Bido banyak ditemui di seluruh kawasan lereng Anjasmoro, yang
hingga kini banyak penduduk yang masih sering melihatnya wara-wiri di atas
pohon durian yang tinggi menjulang di desanya. Elang yang juga dijuluki Elang
Badol ini juga ditakuti karena sering menerkam anak ayam. Dari ‘prakarsa’ elang
bido inilah, durian legendaris asal Wonosalam ini kemudian dijuluki Durian
Bido.
Durian
Bido memang punya daya tarik tersendiri yang mampu menyedot perhatian wisatawan
hingga Wonosalam menjadi kawasan yang dikenal sebagai surganya Si Raja Buah
dari Lereng Anjasmoro. Tapi bagi orang luar Wonosalam biasanya masih asing
dengan eksistensi Elang Bido yang namanya dicomot menjadi ‘nama merek’ durian
kebanggaan Wonosalam ini.
Sabtu, 22 November 2014
Tahu Bumbu Mak Saromah Seroja
Tahu Bumbu, merupakan makanan olahan
berbahan tahu khas Jawa Timur. Tahu bumbu, adalah tahu yang digoreng kemudian
dibumbui dengan bumbu kacang yang diuleg
bersama petis. Karena mengandung unsur petis di dalamnya, sehingga makanan ini
memang merupakan favorit warga Jawa Timur. Karena hanya warga Jawa Timurlah
yang sangat menggandrungi bumbu petis. Huehehhehe.....
Senin, 10 November 2014
Gang Suling Jombang
Selama bulan Ramadhan ada yang unik di Jombang.
Selain ada bazaar ramadhan yang bikin kalap itu, ada sirine penanda buka dan
imsak selama bulan puasa. Ya, sirine ini lebih dikenal sebagai suling oleh
masyarakat Jombang. Seruling yang berupa sirine ini akan berbunyi saat waktu
imsak dan buka puasa tiba sepanjang bulan Ramadhan.
Di Jombang ada dua suling yang berbunyi yaitu
di Gardu Suling sebelah lapangan tenis Pendopo Kabupaten Jombang dekat Alun-Alun Jombang, dan di Gang
Suling yang menghubungkan antara Jalan Achmad Yani dan Jalan Professor Buya
Hamka.
Selasa, 28 Oktober 2014
Soto Dhog Pahlawan by Pak Karman
Jombang memang belum punya makanan khas yang
terkenal seantero negri. Meski ada Nasi Kikil dan Pecel Lele yang mulai
digemari pelancong yang melintas di Jombang, Soto Dhog tetap menjadi makanan
yang katanya asli dari Jombang. Dengar-dengarnya sih, Pak Bupati akan
mengesahkan Soto Dhog sebagai makanan khas dari Jombang BERIMAN. Semoga segera
ya.
Minggu, 05 Oktober 2014
Rabu, 01 Oktober 2014
Visit Jombang!!!
![]() |
| Inilah logo Jombang versi terbaru,silakan didownload atau disebarluaskanTapi............ kenapa ada kuningnyaaaaaaaa????????????? |
Jadi ceritanya, ada kontes membuat
logo jombang. Nah, pemenangnya akhirnya berhak berbangga menjadikan hasil
karyanya jadi logo Visit Jombang ini.
Dalam gambar, tampak ada dua logo
yang menunjukkan ciri khas kebanggaan Jombang. Tampak gambar juara adalah gambar
menara air Ringin Contong yang merupakan ikon dan titik nol jombang. Sedangkan
gambar kedua adalah besut, seorang tokoh kebanggaan Jombang yang merupakan
maskot Kota Santri.
Langganan:
Postingan (Atom)




