Senin, 31 Maret 2014

Jombang Punya Grafiti

Simak : Sejarah Grafiti

Grafiti adalah sebuah seni jalanan yang berupa coret-coret tembok dengan tulisan atau gambar tertentu untuk menyampaikan sesuatu. Tulisannya pun bisa bermacam-macam dengan font yang tergantung pada kreativitas pembuatnya, tapi tetap khas. Kekhasan grafiti biasanya dibuat seringnya dengan tulisan yang rengket-rengket. Sayangnya, karena karakteristik rengket-rengket yang melekat pada grafiti, biasanya tulisan tersebut malah makin susah dibaca. Karena makin susah dibaca, maksud tulisannya juga malah tidak tersampaikan pada khalayak ramai.

Jumat, 21 Maret 2014

Ketan Merdeka : Momentum Berburu Kuliner Pagi Buta

Jombang punya legenda kuliner andalan yang buka sejak pagi buta, dan ludes saat matahari terbit. Diantara kuliner pagi buta itu adalah Nasi Bali Tersenyum dan Khetan Merdeka.



(Se)Piring Kecil Ketan Merdeka

Kedai Ketan Merdeka menyajikan ketan bubuk sebagai menu utama. Ketan yang terdiri dari ketan hitam dan ketan putih kemudian ditaburi dua macam bubuk beda warna lalu ditaburi parutan kelapa merupakan sajian makanan Indonesia yang tetap digemari masyarakat Jombang.

Kamis, 27 Februari 2014

Rumah Lama di Samping Ringin Conthong


Waktu Jombang City Guide masih duduk di bangku TK dan menabung TABANAS di BCA Jombang, sempat melihat penghuni rumah lama ini sedang beraktivitas di depan rumahnya. Waktu itu, beliau sedang mengeluarkan sepedanya, seperti hendak keluar dari pagar rumahnya. Seingat Jombang City Guide, penghuni rumah ini orang Tionghoa.

Lambat laun, rumah ini makin sepi, dan sepertinya makin kosong. Berbanding terbalik dengan makin ruwetnya bank tetangganya yang sudah mengkek-mengkek aktivitasnya.

Kini, saat Jombang City Guide sedang ikut Car Free Day di Jalan Wahid Hasyim di hari Minggu, Jombang City Guide masih melihat rumah ini makin suwong, tanpa penghuni.

Rabu, 19 Februari 2014

Pelangi Kikil di Mojosongo

Di Jombang, kini ada pelangi yang terbit saat petang. Lho kok bisa???


Iya, soalnya pelangi ini bukan pelangi yang ada di langit, tapi pelangi warung kikil yang buka saat petang. Kenapa disebut pelangi, karena tiap warungnya punya warna khas yang beraneka ragam. Ada merah, kuning, biru, ijo….

Waah seru yaa…..

Kamis, 30 Januari 2014

Apotik Djombang : Apotek Pertama di Jombang


Foto Lawas : Apotik Djombang

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, penulisan yang benar dalam menyebut kata yang merujuk pada toko obat farmasi adalah Apotek, dimana peracik ramuan obatnya disebut Apoteker.

Gambar diatas adalah gambar Apotik Djombang yang (katanya) diambil tahun 1930, dimana mungkin ejaannya masih merupakan ejaan lama dengan menggunakan kata ‘apotik’ dan penulisan ‘dj’ untuk melafalkan ‘j’ dalam kata Djombang. Hmmm…. Jadi keinget PSID ya….

Rabu, 22 Januari 2014

Sate Kambing dan Gule Pak Slamet Ringin Conthong

Sate Kambing Pak Slamet Ringin Conthong Jombang
Dulu, kakek dan ayah Jombang City Guide adalah langganan setia Gule dan Sate Kambing Pak Slamet. Setiap kakek Jombang City Guide berkunjung, ayah dan ibu Jombang City Guide pastilah menjamu beliau dengan Gule dan Sate Kambing Pak Slamet.

Kamis, 12 Desember 2013

Pecel Kebon Rojo : Merahnya Raja Pecel, Lauknya Juara

Pecel Kebon Rojo : Bumbunya Merah

Warung Pecel Kebon Rojo, begitulah namanya. Bertempat di Jalan Wahidin Sudiro Husodo 12, sangat dekat dengan Kebon Rojo, Warung Pecel Kebon Rojo ini buka setiap pagi (buta!) pukul 04.00 WIB dan tutup pukul 14.00 WIB. Salutnya, pecel ini libur selama Ramadhan. Wajarlah, mungkin Ibu Purwati pemilik warung pecel ini ingin berkonsentrasi untuk beribadah dan tidak ingin menjual makanan di siang hari selama Ramadhan, karena hukumnya haram.

Rabu, 04 Desember 2013

Jombang Car Free Day


Tak mau kalah dengan kota besar yang menghelat Car Free Day, Jombang pun mengadakan acara bebas kendaraan bermotor ini di Jalan Wahid Hasyim yang dimulai dari Menara Air Ringin Conthong. Sepanjang Jalan Wahid Hasyim ditutup dan dijaga oleh aparat kepolisian, mulai pukul 05.30 WIB sampai 08.30 WIB.


Jombang City Guide berkesempatan hadir dan
mengambil gambar di momen mingguan warga Jombang ini.



Kamis, 14 November 2013

Barisan Es Degan Kombinasi : Duren + Leci + Avokad


Di awal era 2000-an, ada sebuah rombong Es Degan yang ‘ngiter’ di sekitar Ringin Conthong. Setiap pulang sekolah, saya selalu menemukan rombong tersebut. Rombong Es Degan itu berwarna biru, istimewanya es kelapa muda itu dilengkapi buah alpukat* di dalamnya. Wow... Seperti penjual yang bermoral pada umumnya, rombong es degan apukat* itu pun ‘menghilang’ selama Ramadhan. Namun sayangnya pasca bulan Ramadhan, saya tidak lagi menemukan Pak Es Degan Rombong Biru itu..... Sampai detik ini saya tidak tau kemana Bapak penjualnya pergi....


Es Degan, atau yang sering disebut Es Kelapa Muda bagi pengucap bahasa non-Jawa, saat ini menjadi makanan baru khas Jombang. Ramainya jalan Merdeka, mengundang masyarakat Jombang yang kreatif untuk membuka rombong jualan Es Degan yang populer. Maraknya rombong es degan kemudian menjadi tren dan wisata kuliner baru yang ada di Jombang. Semakin banyak rombong es degan yang menjual es kelapa muda unik di Kota Santri. Mereka bahkan memiliki ciri khas sendiri; hampir semua rombong es degan berwarna hijau dan merah, melambangkan kota Jombang yang diwakili oleh warna ‘ijo lan abang’.



Senin, 04 November 2013

Candi Pundong : Candi 'Berkotak Hitam'


Candi Pundong merupakan salah satu candi yang tersisa di Jombang. Lokasinya tak jauh dari Watugaluh, yang dulunya merupakan ibukota kerajaan yang didirikan Mpu Sindok di Jombang.

Foto Lawas Candi Pundong

Senin, 28 Oktober 2013

Komunitas Sugar Glider Jombang

Saat ini, di Jombang banyak sekali komunitas yang sedang tumbuh. Komunitas sepeda biasa berkumpul di Ringin Conthong, komunitas lain berkumpul di Pasar Buah Jombang. Ada pula komunitas reptil yang sering mengadakan pertemuan di Alun-Alun Jombang.

Nah, kini, sudah ada komunitas SugarGlider Jombang. Komunitas ini 'diawali' oleh Anggi Rahmat Zulfikar dan Iva Aminatus Solihah. Dua orang ini adalah arek nJombang yang juga anggota dari Komunitas Sugar Glider Surabaya. Secara teknis komunitas Sugar Glider Jombang ini, awalnya beranggotakan dua orang yang juga menghirup hawa Jombang, namun dengan berkembangnya waktu, mulai banyak anggotanya. Hingga kini, masih terbuka keanggotaan komunitas ini.

Selasa, 01 Oktober 2013

Tentang Jombang Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...