Rabu, 25 Maret 2015

Bakso Kempot : Apanya Didi Kempot???



Pertama kali Jombang City Guide andok di Bakso Cak Kempot ini karena diajak oleh almarhumah kakak Jombang City Guide. Semasa hidup di masa remajanya, almarhumah kakak Jombang City Guide memang sering beli bakso dan Es Degan di Bakso Cak Kempot, karena rumah teman mainnya berada di lokasi yang tak jauh dari warung bakso yang buka sejak 1984 ini. Es Degannya unik, karena memakai gula merah untuk pemanisnya, karena itu almarhum kakak suka sekali beli di sini.





Lemonade

Dulunya, warung bakso ini tempatnya masih belum sebagus sekarang. Bahkan sebelum di lokasi yang sekarang, sekitar tahun 1970an, Bakso Cak Kempot masih berjualan di depan SMA Muhammadiyah Jombang. Kini, Bakso Cak Kempot yang berada di Jalan Adityawarman 44 ini sudah direnovasi dengan sangat apik. Tempatnya jadi luas dan temboknya diberi hiasan semacam wallpaper yang cantik.


Wallpapernya bagus yaa...

Kaos Jombang Sejak 1910 by BangJo

Luas

Tempatnya makin nyamanm dengan lebih banyak meja dan kursi untuk para andokers setia. Di meja panjang andokers bisa menikmati sate telur puyuh opsional bila ingin menambah protein. Dan untuk manusia-manusia yang sumego alias haus karbohidrat, juga ada opsi lonthong sebagai penambah ganjal perut.


Lonthong

Bakso Cak Kempot ini seperti bakso-bakso pada umumnya. Ada Bakso yang agak lebih besar dibandingan kawan-kawannya dalam satu mangkuk. Ada keripik goreng, tahu bakso dan siomay. Nah, Siomaynya inilah yang selalu membuat Jombang City Guide rindu.


Dasar memang lidah makanan emperan ya, Jombang City Guide sudah bosan dengan siomay yang dibungkus dengan bungkus putih. Sedangkan di Bakso Cak Kempot ini menyediakan jenis siomay dengan bungkus kubis yang mungkin sudah jarang di masa kini. Ada pun mungkin di rengkek bakso ngiter yang keliling di SD-SD. Ahhh... syukaaaaa...... Btw fotonya belum ada yes...




Kempot, dalam bahasa Jawa artinya peyot. Misalnya pipi kempot, artinya pipi yang peyot, tidak nyempluk sama sekali bahkan cenderung cekung ke dalam. Awalnya Jombang City Guide mengira Bakso Kempot ini adalah bakso yang kempot, yang kopong dan tidak berisi. Tapi setelah andok di sini, ternyata kami salah. Baksonya tidak kempot sama sekali, bulat mentul-mentul sama seperti bakso-bakso pada umumnya.

Bakso Kempot


Kemudian Jombang City Guide menduga, kalau pemilik Bakso Kempot ini pipinya kempot. Pak Tiamin nama beliau. Apa memang pipinya kempot, atau ada kekerabatan dengan seorang penyanyi campursari legendaris yang namanya sama??? Hayo hayoo.....

Adik Bayi, baksonya jangan dicamplak....

Hayo-hayo...
Kenapa hayo......

Lalu Jombang City Guide pun masih bertanya-tanya, kenapa dinamai Bakso Kempot ya???




Setelah melakukan penelusuran, Bakso Kempot, dinamai demikian karena Pak Tiamin, pendiri bakso ini sering dipanggil ‘Kempot’ saat duduk di bangku sekolah. Sehingga karena uniknya nama ini, dijadikan brand name yang bisa menancap di benak para penikmat bakso di Jombang. Jadi memang tidak ada hubungan keluarga sama sekali dengan Didi Kempot penyanyi campursari yang juga adik pelawak Srimulat almarhum Mamik Podhang. Hehhehe……..

Didi Kempot

Mamiek Prakoso - Mamik Podang

Bu Maisaroh, istri Pak Tiamin yang sedang on duty saat Jombang City Guide andok, hanya tersenyum-senyum saat kami mengajukan pertanyaan tentang asal mula kenapa dipanggil Cak Kempot. Hihihi…. Mungkin beliau teringat masa mudanya dan hal-hal yang lucu saat duduk di bangku sekolah ya.

Bu Maisaroh

Saat berjumpa dengan Pak Tiamin alias Cak Kempot, Jombang City Guide sungkan bertanya mengapa dulu saat sekolah dipanggil ‘Kempot’ oleh kawan-kawannya. Akhirnya kami pun ‘sesat di jalan’ dan belum mendapatkan jawaban atas pertanyaan itu. Tapi satu yang pasti sudah terjawab, pipi Pak Tiamin tidak kempot. Setidaknya saat kami berjumpa dengan beliau. Entah saat masih muda dulu ya.... hehehhehe….

Pak Tiamin alias Cak Kempot

Atau Pak Tiamin ini mirip dengan Didi Kempot???? Menurut Jombang City Guide sih enggak. Hehehhe.... Foto yang kami dapatkan juga nge-blur karena terlihat Cak Kempot ini seperti sedang sibuk sedang sibuk sedang sibuuuuuukkk kebanjiran pesanan.. Jadi mingket gak berani mendekat deh...

Sedang Sibuk - Sedang Sibuk


Tapi Didi Kempot kok malah mirip Bruno Mars ya??


Warung Bakso Kempot ini ada di samping Depot Enci, area Jalan Adityawarman belakang RSUD Jombang. Di sini Anda bisa menyantap bakso kempot yang sudah senior di Jombang BERIMAN tercinta ini.



Es Limun Request Tanpa Es
Dapatkah Anda melihat kemiripan dari Bapak dan Anak ini??

Buka setiap hai mulai pukul 10.30 WIB dan tutup saat habis yang biasanya sekitar pukul 20.00-21.00 WIB. Pilihan minuman ada berbagai macam. Misalnya Es Teh, The Hangat, Es Degan yang sangat digilai almarhumah kakak kami tercinta, dan Es Limun alias Es Jeruk Nipis. Ada pula Es Limun Soda kebanggaan Jombang seperti soda temulawak dan Coffee Beer yang sensasional itu.





Dijual seharga Rp. 7.000,- per mangkoknya, Bakso Kempot ini menjadi salah satu bakso senior di Jombang. Monggo mampir dan andok di Bakso Kempot yang nggak kempot sama sekali ini. Dijamin Anda tetap tidak ada hubungannya dengan Didi Kempot apalagi Bruno Mars saat mampir ke sini. Xixixixi……………. 

Makan Bakso Kempot Jadi Ingat Didi Kempot

By the way… jangan sampai kehabisan ya… Soalnya Jombang City Guide pas kesana kemarin pas kehabisan...



Misteri kenapa Pak Tiamin dipanggil ‘kempot’ oleh teman-temannya masih belum terkuak. Siapa mau bantu Jombang City Guide memecahkan misteri ini???????!!?

  



Bakso Kempot
Jl. Adityawarman 44 Jombang
Buka setiap hari

Pukul 10.30 WIB – 21.00 WIB



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang Jombang Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...